Sayuran · Brassicaceae

Selada Air

Nasturtium officinale

Berikan selada air air yang sejuk, bersih, dan mengalir, dan tanaman ini akan membalas Anda dengan panen berasa pedas mulai musim semi hingga musim gugur, bahkan pada percobaan pertama Anda.

Cahaya

Matahari penuh

Air

Setiap 1–⁠3 hari

Kehangatan

0–⁠25°C

Panen

50–⁠60 hari

Aman untuk hewan peliharaan
Selada Air

Ikhtisar

Selada air menjadi pilihan sayuran pertama yang menyenangkan untuk dicoba, dan tanaman ini lebih pemaaf daripada yang mungkin Anda kira. Sayuran hijau yang tumbuh cepat ini memiliki rasa pedas yang segar yang membangkitkan cita rasa salad atau sandwich, dan tanaman ini termasuk dalam keluarga sawi-sawian bersama kubis dan lobak, bukan kerabat nasturtium kebun yang merambat dan sering tertukar dengannya. Anda akan menemukannya tumbuh liar di tepi aliran sungai yang sejuk dan bersih di sebagian besar wilayah beriklim sedang.

Satu-satunya hal yang benar-benar dibutuhkan tanaman ini adalah pasokan air yang stabil. Akarnya suka basah sepanjang waktu, paling bahagia dalam air mata air yang mengalir, meskipun tanaman ini juga senang tumbuh di tepian berlumpur atau dalam pot yang diletakkan di atas nampan berisi air. Jaga agar air tetap sejuk dan mengalir, dan Anda akan memetik selada air hampir lebih cepat daripada kecepatannya tumbuh kembali.

Tidak banyak tanaman pangan yang semudah ini untuk dibuat senang, jadi tenang saja. Pangkas pucuknya secara rutin, dan tanaman akan merespons dengan tumbuh lebih rimbun dan tetap empuk. Jika air menghangat atau berhenti mengalir sehingga daunnya menjadi pahit, itu bukan kegagalan Anda, hanya sebuah sinyal untuk mendinginkan kondisinya, dan tanaman akan segera pulih begitu Anda melakukannya.

Perawatan

Singkatnya: jaga agar air tetap sejuk dan bersih di sekitar akar setiap saat, berikan sinar matahari penuh hingga sedikit naungan, dan sering-seringlah memetik agar daunnya tetap empuk dan tanaman menunda pembungaan. Lakukan itu, dan selada air akan mengurus dirinya sendiri.

Cahaya

Selada air senang berada di bawah sinar matahari penuh hingga naungan sebagian. Sinar matahari penuh memberikan pertumbuhan paling lebat dan subur, meskipun sedikit naungan di sore hari adalah kebaikan tersendiri saat musim panas karena membuat air dan daun tetap lebih sejuk.

Penyiraman

Ini adalah bagian yang paling penting, jadi berikan perhatian khusus. Akar perlu tetap terendam atau berada di tanah yang selalu jenuh air, dan tidak boleh mengering meski hanya sebentar. Air mata air atau air mengalir yang sejuk dan bersih adalah pilihan ideal, dan dalam wadah, Anda dapat meletakkan pot di atas nampan berisi air dan menggantinya setiap 1 hingga 3 hari agar tetap sejuk, bersih, dan kaya oksigen.

Media tanam

Tanamlah di tanah lempung yang subur dan berlumpur di tepi air, atau dalam pot berisi tanah yang diletakkan di dalam air. Tanaman ini dapat menoleransi rentang pH yang cukup luas, dari 6,5 hingga 8,0, sedikit condong ke sisi netral hingga basa yang mencerminkan aliran sungai berkapur asalnya.

Suhu

Selada air adalah tanaman air sejuk yang tetap nyaman pada suhu sekitar 0°C hingga 25°C. Tanaman ini tahan terhadap embun beku, tetapi cenderung berbunga cepat dan menjadi pahit begitu suhu air naik jauh melebihi rentang tersebut, sehingga sedikit naungan di musim panas dan air yang sejuk akan membuatnya tetap nyaman.

Kelembapan

Sebagai tanaman air, selada air menyukai udara yang lembap, dari 70% hingga hampir 100%. Genangan air di sekitar akarnya biasanya sudah cukup untuk menjaga kelembapan udara dengan sendirinya, jadi ini adalah satu hal yang bisa Anda lupakan dengan tenang.

Pemupukan

Dalam air mengalir yang bersih, tanaman ini dapat mencukupi kebutuhan nutrisinya sendiri, sehingga Anda boleh melewatkan pemupukan tanpa rasa khawatir. Dalam wadah, berikan pupuk cair seimbang yang diencerkan setiap bulan selama musim semi dan musim panas, saat air yang tidak mengalir belum bisa mencukupi semua kebutuhannya.

Pemangkasan

Pangkas dan panen ujung pucuknya secara rutin, dan tanaman akan membalasnya dengan pertumbuhan yang rimbun dan empuk. Begitu tangkai bunga muncul, segera potong, karena pembungaan membuat daun menjadi pahit dan memberi sinyal bagi tanaman untuk melambat.

Penggantian pot

Angkat dan bagi hamparan tanaman kira-kira setahun sekali, atau sedikit lebih awal jika batang-batangnya mulai berdesakan dan pertumbuhan baru melambat. Batang yang mulai menjalar melewati tepi nampan adalah pengingat ramah bahwa sudah waktunya memberi tanaman ruang yang baru.

Ukuran & jarak tanam

Tanaman ini tetap rendah, hanya mencapai tinggi 10 hingga 50 cm, tetapi menyebar ke samping membentuk hamparan selebar 30 hingga 90 cm. Sediakan ruang untuk penyebarannya, atau jarangkan sesekali agar air tetap dapat mengalir dengan lancar.

Waktu tanam

Selada air menyukai bagian-bagian tahun yang sejuk dan tumbuh subur sepanjang musim semi dan musim gugur, lalu melambat ketika panasnya musim panas tiba. Taburkan benih di permukaan media pada akhir musim dingin hingga awal musim semi, pindahkan bibit muda ke luar begitu bahaya embun beku berat telah berlalu, dan petik daunnya mulai musim semi hingga musim gugur, atau sepanjang tahun di tempat yang airnya tetap sejuk dan mengalir.

Tabur Feb–Mar
Tanam Apr–Mei
Berbunga Mei–Jul
Panen Apr–Okt

Bulan-bulan umum untuk iklim sedang: mulai lebih awal di zona hangat, lebih lambat di daerah yang embun beku musim seminya bertahan lama.

  • Semai: Akhir musim dingin hingga awal musim semi, ditabur di permukaan media yang selalu lembap
  • Tanam: Musim semi setelah bahaya embun beku berat berlalu, atau musim gugur di wilayah dengan musim dingin yang ringan
  • Panen: Panen daun mulai musim semi hingga musim gugur (sepanjang tahun di air mengalir yang hangat); bunga kecil berwarna putih berbentuk silang muncul pada akhir musim semi hingga musim panas

Ketahanan

Suhu: hingga -34°C

Pemecahan masalah

Hampir semua masalah pada selada air kembali ke soal air atau cuaca, jadi jarang ada misteri besar yang perlu dipecahkan. Air yang hangat dan tidak mengalir serta panasnya musim panas menjadi penyebab sebagian besar masalah, dan daunnya akan memberi Anda tanda peringatan dini. Cari kecocokan gejala di bawah ini dan perbaiki kondisinya dengan lembut sebelum seluruh hamparan tanaman menderita.

Kemunduran

Daun memudar menjadi kuning pucat pada hamparan yang lesu

Ini biasanya kembali ke soal air yang hangat dan tidak mengalir. Saat air berhenti bergerak, kadar oksigennya berkurang dan suhunya naik, sehingga daun-daun tertua menjadi yang pertama memucat. Ganti atau sirkulasikan air agar tetap sejuk, berikan sedikit naungan pada tanaman selama musim panas, dan jika ditanam dalam wadah, berikan pupuk seimbang yang diencerkan untuk mengembalikan warnanya.

Solusi:

  • Ganti atau sirkulasikan air agar tetap sejuk dan beroksigen
  • Pindahkan ke tempat yang sedikit ternaungi selama musim panas
  • Berikan pupuk seimbang yang diencerkan saat ditanam dalam wadah
Kemunduran

Tangkai bunga muncul dan daun menjadi keras serta pahit

Ini disebut bolting, dan pemicunya adalah panas. Begitu air menghangat melewati sekitar 24°C, tanaman mengirim tangkai bunga ke atas, daunnya mengecil, dan rasa pedas yang bersahabat berubah menjadi tajam dan keras. Pangkas batang yang berbunga, pindahkan tanaman ke tempat teduh dengan air yang lebih sejuk, dan jika musim panas benar-benar telah mengambil alih, mulailah kembali dari stek batang begitu cuaca mendingin. Tanaman ini pulih dengan mudah.

Solusi:

  • Panen dan pangkas batang yang berbunga
  • Sediakan naungan dan air yang lebih sejuk
  • Mulai kembali dari stek batang pada musim yang lebih sejuk
Kosmetik

Daun memelintir dengan kerumunan serangga atau lubang-lubang kecil

Dua hama menjadi penyebab utama masalah ini. Kutu daun berkerumun di bagian bawah daun dan membuat pertumbuhan baru memelintir, sementara kumbang kutu menggerogoti lubang-lubang kecil bundar yang membuat daun tampak berbintik seperti terkena tembakan peluru kecil. Semprotan air yang kuat dapat merontokkan keduanya, dan memotong pucuk yang rusak parah akan membuat tanaman pulih kembali.

Solusi:

  • Rontokkan hama dengan semprotan air yang kuat
  • Buang pucuk yang terserang parah

Toksisitas

Ini kabar yang melegakan: selada air adalah makanan, bukan bahaya. Tanaman ini aman untuk kucing, anjing, kuda, kelinci, ternak, unggas, dan manusia, tanpa racun sedikit pun di seluruh bagian tanaman. Satu-satunya hal yang perlu diwaspadai adalah untuk manusia, dan itu pun lebih bergantung pada tempat selada air itu tumbuh daripada sifat tanamannya sendiri.

Aman untuk

Manusia · Kucing · Anjing · Kuda · Kelinci · Ternak · Burung

Kucing Tidak ada

Kucing tidak perlu khawatir terhadap selada air. Gigitan iseng karena rasa penasaran sama sekali tidak berbahaya, meskipun daun yang pedas ini jarang membuat mereka tertarik lama.

Anjing Tidak ada

Anjing aman dengan selada air, baik daun maupun batangnya. Anjing yang melahap dalam jumlah banyak mungkin mengalami sedikit kembung yang tidak berbahaya, dan tidak lebih dari itu.

Kuda Tidak ada

Kuda dapat merumput selada air tanpa perlu khawatir. Rasa tajam seperti sawi justru cenderung membuat mereka enggan memakannya dalam jumlah banyak.

Kelinci Aman

Kelinci dapat menikmati selada air sebagai bagian dari campuran pakan sayuran hijau. Perkenalkan secara bertahap, seperti halnya sayuran daun baru lainnya, agar sistem pencernaannya punya waktu untuk menyesuaikan diri.

Ternak Aman

Sapi, kambing, dan domba dapat merumput selada air dengan aman. Tanaman ini tidak mengandung racun yang dapat mengganggu ternak yang merumput.

Burung Aman

Ayam dan unggas peliharaan lainnya dapat mematuk daun yang empuk ini tanpa efek buruk, dan sayuran hijau ini menambah variasi yang menyegarkan dalam pakan mereka.

Manusia Aman

Selada air adalah sayuran salad yang bergizi, enak dimakan mentah maupun dimasak. Satu-satunya hal yang perlu diperhatikan adalah tanaman liar, karena selada air yang dikumpulkan dari perairan tempat ternak merumput dapat membawa parasit cacing hati, jadi masaklah selada air yang dipanen liar atau tanam sendiri di air bersih sebelum memakannya mentah.

Catatan keamanan pangan untuk manusia (bukan toksisitas bagi hewan peliharaan): selada air liar dari perairan yang mungkin tercemar oleh ternak yang merumput dapat membawa larva cacing hati (Fasciola) dan patogen yang ditularkan melalui air. Masak selada air yang dipanen liar, atau tanam sendiri di air yang bersih dan tidak tercemar sebelum memakannya mentah.

Varietas

Sebagian besar selada air yang Anda tanam biasanya adalah spesies liar biasa, tetapi ada beberapa jenis bernama yang layak Anda kenali.

Berdaun Lebar Unggul

Varietas budi daya yang dipilih karena daunnya lebih besar dan lebih lebar serta memberikan hasil panen yang lebih melimpah dibandingkan tanaman liar.

Nasturtium microphyllum (selada air berdaun kecil, berbiji satu baris)

Kerabat dekat dengan daun yang lebih kecil dan biji yang tersusun dalam satu baris, yang mudah menyilang dengan selada air asli di mana pun keduanya tumbuh bersama.

Cara memperbanyak

Selada air berkembang biak begitu bersemangat sehingga menghentikannya justru menjadi tugas yang lebih sulit, baik Anda menumbuhkan akar dari beberapa stek dalam segelas air maupun menaburkan benih di atas tanah lembap.

Stek batangMudah

Kapan saja selama masa pertumbuhan aktif, paling baik pada musim semi atau musim gugur · 1 hingga 2 minggu

Stek adalah cara tercepat untuk memulai, dan Anda bisa mengambilnya kapan saja selama tanaman sedang tumbuh, dengan musim semi dan musim gugur memberikan hasil paling baik. Potong batang sepanjang sekitar 10 hingga 15 cm dan berdirikan dalam segelas air atau tekankan ke dalam tanah basah. Akar akan tumbuh dari ruas batang dalam waktu 1 hingga 2 minggu, dan Anda pun siap melanjutkan.

BijiMudah

Musim semi, dalam kondisi sejuk dan lembap · 2 hingga 3 minggu untuk berkecambah dan tumbuh mapan

Benih tumbuh dengan baik pada hari-hari musim semi yang sejuk dan lembap. Taburkan biji-biji kecil ini di permukaan media yang selalu lembap, bukan menguburnya, karena mereka membutuhkan cahaya dan tidak boleh sampai mengering. Beri waktu 2 hingga 3 minggu pada suhu sejuk agar berkecambah dan tumbuh mapan.

Mitos

Mitos

Selada air liar selalu aman dimakan mentah langsung dari sungai.

Fakta

Selada air yang diambil dari perairan tempat ternak merumput dapat membawa larva cacing hati dan organisme lain yang terbawa air, yang sama sekali tidak dapat Anda lihat. Kebiasaan aman yang mudah dilakukan adalah: masak selada air yang dipanen liar, atau tanam sendiri di air bersih, sebelum memakannya mentah.

Mitos

Selada air yang dapat dimakan dan nasturtium kebun yang hias adalah tanaman yang sama.

Fakta

Keduanya sama-sama memiliki rasa pedas dan sebagian nama yang serupa, tetapi kemiripannya berhenti di situ. Tanaman yang dapat dimakan adalah Nasturtium officinale dari keluarga sawi-sawian, sedangkan nasturtium kebun yang merambat adalah Tropaeolum majus, genus yang sama sekali berbeda.

Mitos

Selada air membutuhkan air mengalir yang dalam dan tidak dapat ditanam di rumah.

Fakta

Air mata air yang mengalir memang ideal, tetapi jauh dari kata wajib. Pot berisi tanah subur yang diletakkan di atas nampan berisi air, dijaga tetap basah dan diganti secara berkala, sudah cukup memberi Anda pasokan yang stabil langsung di ambang jendela atau teras.

Sumber