Mengetahui siapa yang tidak boleh menggunakan lavender sangat penting. Tanaman populer ini membawa risiko nyata bagi kelompok tertentu. Orang yang mengonsumsi obat penenang perlu berhati-hati. Begitu juga wanita hamil atau menyusui, mereka yang memiliki masalah hormon, dan anak kecil. Tanaman ini aman untuk kebanyakan orang dewasa dalam jumlah normal. Tapi kelompok-kelompok ini menghadapi bahaya spesifik.
Saya mengalami ini di keluarga sendiri dua tahun lalu. Ibu saya ingin mencoba kapsul lavender untuk tidur. Beliau mengonsumsi obat penenang resep untuk kecemasan. Saya menghabiskan satu malam penuh membaca data keamanan NIH sebelum menyarankannya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Riset itu menunjukkan betapa banyak orang yang menganggap lavender aman hanya karena tumbuh di kebun. Alami tidak berarti bebas risiko bagi Anda jika Anda mengonsumsi obat-obatan tertentu.
Interaksi obat lavender terbesar berasal dari obat-obatan penenang. NIH memperingatkan bahwa pil lavender yang dikonsumsi bersama obat tidur atau obat anti-kecemasan dapat meningkatkan kantuk ke tingkat yang berbahaya. Lavender bekerja pada beberapa jalur otak yang sama dengan yang ditargetkan obat-obatan ini. Menggabungkan keduanya menciptakan efek berlipat ganda. Anda bisa menjadi terlalu mengantuk untuk mengemudi atau tetap waspada. Jika Anda mengonsumsi obat apa pun yang membuat mengantuk, dapatkan persetujuan dokter sebelum menambahkan pil lavender.
Orang yang Mengonsumsi Obat Penenang
- Tingkat risiko: Tinggi saat Anda menggabungkan pil lavender dengan obat tidur atau obat anti-kecemasan jenis apa pun.
- Apa yang terjadi: Efek penenang gabungan dapat menyebabkan kantuk berlebihan dan memperlambat waktu reaksi Anda.
- Langkah selanjutnya: Konsultasikan dengan dokter sebelum menambahkan suplemen lavender apa pun ke rutinitas harian Anda.
Wanita Hamil dan Menyusui
- Tingkat risiko: Belum jelas karena belum cukup penelitian tentang penggunaan lavender selama kehamilan.
- Kekhawatiran utama: Beberapa uji pada hewan menunjukkan lavender dapat mengubah kadar hormon, yang menimbulkan tanda bahaya bagi ibu hamil.
- Langkah selanjutnya: Gunakan lavender hanya dalam jumlah makanan dan hindari suplemen kuat atau penggunaan minyak yang banyak.
Anak di Bawah Usia Enam Tahun
- Tingkat risiko: Sedang untuk penggunaan kulit karena anak kecil memiliki kulit yang lebih tipis sehingga menyerap minyak lebih cepat.
- Kekhawatiran utama: Minyak lavender murni dapat menyebabkan ruam kulit atau reaksi alergi pada kulit anak yang sensitif.
- Langkah selanjutnya: Selalu encerkan minyak lavender sebelum dioleskan pada anak dan jangan pernah biarkan mereka menelannya.
Kondisi Sensitif Hormon
- Tingkat risiko: Sedang berdasarkan laporan yang mengaitkan lavender dengan aktivitas mirip estrogen pada anak laki-laki.
- Kekhawatiran utama: Beberapa kasus menunjukkan pertumbuhan jaringan payudara pada anak laki-laki yang sering menggunakan produk kulit lavender.
- Langkah selanjutnya: Jika Anda memiliki kondisi terkait estrogen, tanyakan kepada dokter tentang lavender sebelum menggunakannya.
Efek samping lavender yang paling umum bersifat ringan untuk orang dewasa yang sehat. Anda mungkin mengalami kemerahan, gatal, atau ruam dari produk kulit jika kulit Anda sensitif. Menghirup lavender dari diffuser dapat memicu sakit kepala di ruangan sempit dengan sirkulasi udara buruk. NIH menyatakan produk lavender oral aman untuk penggunaan jangka pendek. Lavender dalam jumlah makanan aman untuk kebanyakan orang.
Lindungi diri Anda dengan beberapa langkah cepat. Lakukan tes tempel kulit sebelum menggunakan produk lavender baru apa pun. Oleskan sedikit di bagian dalam lengan bawah dan tunggu 24 jam untuk melihat reaksi. Beritahu dokter tentang pil lavender yang Anda konsumsi. Jangan pernah mengoleskan minyak murni langsung ke kulit tanpa mencampurnya dengan minyak pembawa terlebih dahulu. Jauhkan semua minyak esensial dari anak kecil yang mungkin meminumnya. Peringatan keamanan lavender sederhana ini hanya butuh waktu beberapa detik untuk diikuti dan menjaga Anda tetap aman.
Baca artikel lengkap: Panduan Bunga Lavender: Jenis, Perawatan, dan Kegunaan