Apa kondisi penyimpanan ideal untuk kentang?

picture of Benjamin Miller
Benjamin Miller
Diterbitkan:
Diperbarui:

Kondisi penyimpanan ideal yang dibutuhkan kentang adalah 32 hingga 40°F (0 hingga 4°C) dengan kelembapan 90 hingga 95% dalam kegelapan total. Ketiga faktor ini bekerja bersama untuk menjaga kentang Anda tetap keras, bebas tunas, dan siap dimakan selama berbulan-bulan setelah panen. Lakukan dengan benar dan hasil panen Anda bertahan hingga musim semi.

Saya mengubah sudut basement menjadi area penyimpanan kentang lima tahun lalu. Ruangan itu tetap sejuk secara alami sepanjang tahun. Saya menggantung termometer di dinding untuk memantau suhu penyimpanan kentang sepanjang musim. Wadah air di lantai menambah kelembapan saat udara menjadi kering di musim dingin. Tirai gelap menghalangi cahaya apapun mencapai tempat penyimpanan. Pengaturan sederhana ini menjaga kentang saya tetap segar selama lima hingga enam bulan setiap tahun.

Suhu dingin memperlambat seberapa cepat kentang menggunakan energi tersimpannya. Bahkan setelah panen, umbi terus bernapas dan menggunakan patinya. Suhu lebih rendah berarti penggunaan pati lebih lambat dan umur simpan lebih lama. Dingin juga mencegah tunas terbentuk. Kentang Anda tetap dormant alih-alih mencoba menumbuhkan tanaman baru di tempat penyimpanan.

Kelembapan tinggi mencegah kentang Anda mengering dan menjadi lembek. Udara kering menarik kelembapan dari umbi melalui kulitnya. Anda akan mendapat kentang keriput yang kehilangan banyak beratnya. Targetkan kelembapan 90 hingga 95% untuk menjaga daging tetap keras dan penuh. Universitas Minnesota mencantumkan rentang ini sebagai ideal untuk penyimpanan kentang jangka panjang.

Kegelapan sama pentingnya dengan suhu dingin dan udara lembap. Cahaya memicu penghijauan dan penumpukan solanin. Bahkan cahaya redup seiring waktu bisa membuat kentang Anda hijau dan pahit. Jaga area penyimpanan Anda benar-benar gelap di antara kunjungan. Gunakan tempat dengan sisi padat atau tutup peti dengan kain untuk menghalangi cahaya yang masuk.

Suhu penyimpanan kentang penting untuk bagaimana Anda berencana memasaknya. Kentang yang disimpan di bawah 40°F (4°C) mengubah sebagian pati menjadi gula. Ini membuatnya lebih manis dan bisa menyebabkannya kecoklatan terlalu cepat saat digoreng. Jika Anda berencana membuat kentang goreng atau keripik, simpan kentang tersebut pada suhu 40 hingga 50°F (4 hingga 10°C). Suhu yang sedikit lebih hangat mencegah penumpukan gula.

Sirkulasi udara membantu mencegah pembusukan dalam penyimpanan kentang jangka panjang. Jangan menumpuk kentang dalam massa padat. Gunakan kantong jaring, peti kayu bercelah, atau tempat dengan lubang di sisinya. Udara perlu bergerak di sekitar setiap umbi untuk membawa kelembapan dan mencegah penyakit menyebar. Saya menumpuk peti dengan penyangga kecil di antaranya agar udara bisa mengalir di sekelilingnya.

Periksa kentang yang disimpan sekitar sebulan sekali. Cari yang menunjukkan bintik lembek, jamur, atau tunas panjang. Singkirkan segera sebelum mempengaruhi kentang di sekitarnya. Satu umbi yang membusuk bisa merusak seluruh peti jika Anda membiarkannya cukup lama. Pemeriksaan bulanan yang cepat menyelamatkan seluruh hasil panen Anda.

Ketika pertama kali mencoba menyimpan kentang, saya menyimpannya dalam wadah plastik tertutup di garasi. Setengahnya busuk dalam dua bulan. Wadah tertutup memerangkap kelembapan dan panas. Tidak ada sirkulasi udara sama sekali. Saya belajar bahwa penyimpanan kentang yang baik membutuhkan ruang bernapas. Wadah terbuka dan suhu dingin membuat perbedaan besar.

Kentang hasil kebun Anda bisa bertahan dari panen di musim gugur hingga Anda menanam lagi di musim semi. Cukup berikan kondisi dingin, lembap, dan gelap yang mereka butuhkan. Sedikit usaha menyiapkan ruang penyimpanan yang tepat terbayar dengan kentang segar selama berbulan-bulan dari kebun Anda sendiri.

Baca artikel lengkap: Kapan Panen Kentang: 6 Tanda Utama

Lanjutkan membaca