Apa efek samping lidah buaya?

picture of Paul Reynolds
Paul Reynolds
picture of Samuel Fitzgerald
Samuel Fitzgerald
Diterbitkan:
Diperbarui:

Efek samping lidah buaya tergantung pada bagian mana yang Anda gunakan dan cara penggunaannya. Mengoleskan gel lidah buaya ke kulit aman untuk kebanyakan orang. Meminum lateks lidah buaya adalah cerita yang sama sekali berbeda. FDA dan IARC sama-sama mengeluarkan peringatan tentang lateks oral. Anda perlu memahami perbedaan antara gel dan lateks sebelum menggunakan produk lidah buaya apa pun.

Ketika pertama kali menanam lidah buaya di rumah, saya mengira semua bagian tanaman sama amannya. Saya pernah mendengar orang minum jus lidah buaya jadi saya tidak berpikir dua kali. Kemudian saya mencari tahu tentang risiko lidah buaya yang terkait dengan getah kuning di bawah kulit daun. Bacaan itu langsung mengubah pikiran saya. Gel bening di bagian dalam adalah zona aman Anda. Cairan kuning antara gel dan kulit hijau itulah yang menyebabkan masalah jika ditelan.

Senyawa berbahaya dalam lateks lidah buaya adalah aloin. Aloin bekerja sebagai pencahar keras yang bisa menyebabkan kram, diare, dan kehilangan cairan. Namun risiko kankernya lebih mengkhawatirkan. Studi NTP menemukan bahwa tikus yang diberi 60 ppm aloin setiap hari mengembangkan tumor di ususnya. Temuan itu mendorong lembaga kesehatan untuk menindak produk lateks lidah buaya oral yang dijual ke publik.

Bahaya lateks lidah buaya memicu tindakan nyata dari pemerintah. Pada tahun 2002, FDA melarang lateks lidah buaya dalam obat pencahar yang dijual bebas. IARC mengklasifikasikan ekstrak daun utuh lidah buaya sebagai kemungkinan risiko kanker bagi manusia. NIEHS menetapkan batas aman 10 ppm aloin untuk produk yang diminum. Semua langkah ini menunjukkan bahwa lateks lidah buaya oral bukan sesuatu yang boleh dicoba sendiri tanpa pengawasan.

Tingkat Keamanan Produk Lidah Buaya
Produk Lidah BuayaGel topikal (kulit)Tingkat Risiko
Risiko rendah
Kekhawatiran UtamaDermatitis kontak jarang terjadi
Produk Lidah BuayaJus yang sudah dihilangkan warnanyaTingkat Risiko
Risiko sedang
Kekhawatiran UtamaData keamanan terbatas
Produk Lidah BuayaEkstrak daun utuhTingkat Risiko
Risiko lebih tinggi
Kekhawatiran UtamaKemungkinan karsinogen menurut IARC
Produk Lidah BuayaLateks lidah buaya oralTingkat Risiko
Risiko tertinggi
Kekhawatiran UtamaDilarang FDA dalam obat pencahar
Tingkat risiko berdasarkan panduan FDA, IARC, dan NCCIH terkini per 2024.

Anda perlu mengetahui beberapa masalah keamanan lidah buaya untuk kelompok tertentu. Jika Anda sedang hamil atau menyusui, hindari lidah buaya oral karena aloin dapat memicu kontraksi. Aloin juga bisa masuk ke ASI dan sampai ke bayi Anda. Jika Anda mengonsumsi obat diabetes, lidah buaya oral bisa menurunkan gula darah terlalu rendah. Siapa pun yang menggunakan obat pengencer darah juga harus berkonsultasi dengan dokter sebelum meminum produk lidah buaya jenis apa pun.

Bagian yang sulit saat membeli minuman lidah buaya adalah tidak ada peraturan yang mewajibkan perusahaan mencantumkan kadar aloin pada labelnya. Anda tidak selalu bisa mengetahui dari kemasannya berapa banyak lateks yang masuk ke produk akhir. Ketika membeli minuman lidah buaya sekarang, saya hanya mengambil yang bertuliskan decolorized pada labelnya. Proses ini menghilangkan sebagian besar aloin berbahaya dan membuat produk jauh lebih aman untuk dikonsumsi. Saya juga mulai berkonsultasi dengan dokter sebelum mencoba produk lidah buaya oral baru agar lebih aman.

Saran utama saya adalah ini. Oleskan gel lidah buaya ke kulit Anda sesuka hati karena catatan keamanannya kuat dan efek samping gel lidah buaya sangat minim. Jika Anda ingin mengonsumsi produk lidah buaya apa pun secara oral, konsultasikan dulu dengan dokter. Pilih produk yang sudah dihilangkan warnanya dan gunakan dosis kecil. Gunakan gel segar dari tanaman di rumah untuk luka bakar dan perawatan kulit, tapi jauhkan lapisan lateks kuning dari tubuh Anda. Saat memanen gel dari lidah buaya sekarang, saya selalu membilas daunnya terlebih dahulu dan membiarkan getah kuning menetes selama beberapa menit sebelum mengambil gel beningnya. Langkah sederhana itu menjauhkan lateks dari kulit saya dan dari apa pun yang saya gunakan gelnya. Sedikit kehati-hatian sangat berarti dengan tanaman ini.

Baca artikel lengkap: Panduan Perawatan dan Cara Menanam Tanaman Lidah Buaya

Lanjutkan membaca