Apakah aman menyentuh ulat tanduk tomat?

picture of Kiana Okafor
Kiana Okafor
Diterbitkan:
Diperbarui:

Ya, aman menyentuh ulat tanduk tomat dengan tangan kosong. Mereka tidak bisa menggigit, menyengat, atau menyakiti Anda dengan cara apa pun. Tanduk menakutkan di ujung belakang mereka terbuat dari jaringan lunak tanpa penyengat di dalamnya. Anda bisa langsung mencabutnya dari tanaman tanpa risiko sakit atau cedera.

Banyak tukang kebun takut tersengat ulat tanduk saat pertama kali melihat ulat hijau gemuk ini dari dekat. Tanduk runcing itu terlihat seperti bisa menyuntikkan racun atau menusuk kulit Anda. Tapi tanduk itu lentur saat ditekan karena hanya jaringan lunak dan fleksibel. Tidak ada kelenjar racun di mana pun di tubuh ulat tanduk. Tanduk itu hanyalah gertakan untuk menakuti burung dan predator lain yang mungkin mencoba memakannya.

Saya sudah mencabut ratusan ulat tanduk dari tanaman tomat selama bertahun-tahun dan rasanya selalu sama. Anda memegang ulat itu dan kaki penghisap kecilnya mencengkeram jari Anda saat Anda menariknya lepas dari batang. Tubuhnya terasa halus, dingin, dan agak kenyal di telapak tangan. Mereka meronta saat Anda memegangnya, tapi tidak pernah menggigit. Setelah beberapa kali melakukannya, Anda sadar tidak ada yang perlu ditakutkan dari ulat-ulat ini.

Bagian mulut mereka menjelaskan mengapa gigitan bukan masalah bagi Anda. Rahang ulat tanduk berevolusi untuk mengunyah jaringan tanaman lunak seperti daun tomat dan batang hijau yang empuk. Bagian mulut kecil ini tidak bisa menembus kulit manusia. Bahkan jika ulat tanduk menggigit jari Anda sekuat tenaga, Anda hanya akan merasakan geli ringan. Seluruh sistem makan mereka menargetkan bahan tanaman saja dan tidak bisa membahayakan manusia sama sekali.

Ketakutan itu kebanyakan berasal dari ukurannya. Ulat dewasa bisa mencapai panjang 4 inci (10 sentimeter) dan setebal ibu jari Anda. Kebanyakan orang tidak terbiasa melihat serangga kebun sebesar ini. Tubuh besar dan warna hijau cerahnya memicu alarm otomatis di otak Anda. Saya menguji ini dengan tetangga saya yang menjerit saat pertama kali melihatnya di tanaman. Begitu dia memegangnya dengan tangan bersarung, dia tertawa melihat betapa tidak berbahayanya ulat itu.

Untuk menangani ulat tanduk dengan aman, pegang ulat di bagian tengah dan tarik dengan gerakan mantap dan stabil. Kaki semu mencengkeram erat ke batang, jadi Anda mungkin perlu sedikit tenaga untuk melepaskannya. Jangan menarik terlalu keras atau Anda bisa ikut mematahkan batangnya. Jika Anda jijik dengan teksturnya, pakai sarung tangan kebun dan Anda tidak akan merasakan teksturnya sama sekali. Anda juga bisa menggunakan gunting pangkas untuk memotong cabang kecil tempat ulat itu duduk dan mengguncangnya ke dalam ember berisi air sabun.

Anak-anak Anda juga bisa memegang ulat ini sebagai kegiatan belajar kebun yang menyenangkan. Biarkan mereka mengamati rahang kecil mengunyah daun atau menghitung tanda putih berbentuk V di sepanjang tubuh. Ini mengajarkan anak-anak tentang serangga dan ekologi kebun dengan cara yang tidak bisa ditandingi buku dan video. Pastikan semua orang mencuci tangan setelahnya, sama seperti setelah bekerja di tanah kebun Anda.

Jangan biarkan rasa takut menyentuh ulat tanduk menghalangi Anda dari metode pengendalian hama paling sederhana. Memungut dengan tangan lebih efektif daripada kebanyakan semprotan untuk ulat besar dan tidak membutuhkan biaya selain beberapa menit setiap sore. Periksa petak tomat Anda saat senja, ambil setiap ulat tanduk yang Anda temukan, dan masukkan ke air sabun. Tangan Anda adalah alat terbaik untuk pekerjaan ini, dan ulat-ulat itu tidak bisa berbuat apa-apa untuk menghentikan Anda.

Baca artikel lengkap: Panduan Ulat Tanduk Tomat untuk Pekebun

Lanjutkan membaca