Apa yang tumbuh paling baik di kebun vertikal?

picture of Paul Reynolds
Paul Reynolds
Diterbitkan:
Diperbarui:

Apa yang tumbuh paling baik di kebun vertikal bergantung pada tanaman dengan akar pendek dan bentuk kompak. Sayuran berdaun hijau, herba, dan stroberi menempati peringkat teratas untuk kebanyakan sistem vertikal. Tanaman ini tumbuh subur di ruang tanah yang sempit dan memberi Anda panen hanya dalam hitungan minggu.

Saya menguji puluhan tanaman kebun vertikal di sistem menara saya selama dua musim. Selada dan basil tumbuh cepat dan memberi saya salad segar setiap minggu. Tomat besar dan wortel gagal total di ruang yang sempit. Tomat menjadi terlalu berat dan wortel tidak punya ruang untuk tumbuh ke bawah. Itu mengajarkan saya untuk mencocokkan tanaman dengan sistemnya.

Kedalaman akar menjelaskan mengapa tanaman tertentu berhasil sementara yang lain gagal di instalasi vertikal. Kebanyakan wadah vertikal hanya menampung 4 hingga 8 inci tanah per kantong. Selada hanya memerlukan 2 hingga 3 inci kedalaman untuk tumbuh subur. Wortel memerlukan 12 inci atau lebih dan tidak bisa muat. Perhitungannya tidak mendukung tanaman berakar dalam sejak awal.

Data USDA mendukung apa yang dipelajari petani rumahan melalui percobaan. Selada dan sayuran hijau memimpin di pertanian vertikal komersial. Tanaman ini tumbuh cepat dan padat di sistem bertumpuk. Stroberi, tomat, dan paprika juga sedang diteliti. Ketika Anda mencocokkan tanaman dengan instalasi yang tepat, mereka menjadi tanaman terbaik untuk penanaman vertikal.

Berat tanaman sama pentingnya dengan kedalaman akar untuk kesuksesan vertikal. Sekantong selada beratnya hanya beberapa ons. Tanaman tomat dengan buah matang bisa mencapai sepuluh pon atau lebih. Sistem dinding dan menara kecil tidak bisa menahan beban itu. Tanaman berat memerlukan menara lantai yang kokoh atau penyangga teralis.

Kantong Dinding dan Pot Kain

  • Pilihan utama: Herba seperti basil, ketumbar, mint, oregano, dan timi tetap kompak dan memerlukan sedikit ruang akar.
  • Mengapa berhasil: Tanaman ini memiliki akar pendek dan bobot ringan yang bisa ditopang sistem dinding dengan baik.
  • Waktu panen: Kebanyakan herba siap dipetik dalam 3 hingga 4 minggu setelah Anda menambahkan bibit.

Sistem Menara Bertumpuk

  • Pilihan utama: Selada, bayam, kale, lobak Swiss, dan stroberi memberi Anda banyak petikan per musim.
  • Mengapa berhasil: Menara memberi akar kedalaman yang cukup dan bentuk bertumpuk membantu setiap tanaman mendapat cahaya.
  • Waktu panen: Sayuran hijau mencapai ukuran petik dalam 4 hingga 6 minggu dengan lebih banyak potongan selama berbulan-bulan setelahnya.

Menara Besar dengan Penyangga Teralis

  • Pilihan utama: Tomat ceri, paprika kompak, kacang panjang, dan mentimun bisa memanjat atau menjuntai ke bawah.
  • Mengapa berhasil: Wadah lebih besar memberi ruang akar sementara rangka penyangga menahan berat buah.
  • Waktu panen: Tanaman berbuah memerlukan 60 hingga 90 hari tetapi menghasilkan berpon-pon hasil sepanjang musim.

Saya melakukan kesalahan dengan memaksa tomat beefsteak ke pot dinding pertama saya. Mereka terlihat bagus selama sebulan sebelum semuanya melorot dari dinding. Sekarang saya hanya menanam herba dan sayuran hijau kecil di kantong dinding dan menyimpan tanaman besar untuk menara lantai.

Mulailah kebun vertikal pertama Anda dengan selada, herba, atau stroberi. Tanaman ini memaafkan kesalahan dan memberi Anda panen cepat. Setelah Anda melihat kesuksesan, coba tomat dan paprika kompak di sistem yang dibuat untuk menahan bebannya. Cocokkan pilihan tanaman Anda dengan sistem Anda dan Anda akan menanam lebih banyak makanan dengan lebih sedikit stres.

Baca artikel lengkap: 10 Sistem Berkebun Vertikal Terbaik

Lanjutkan membaca