Tanaman terbaik yang terbantu oleh garam Epsom adalah tomat, paprika, mawar, terong, dan mentimun. Tanaman-tanaman ini menghabiskan magnesium lebih cepat dibanding kebanyakan tanaman lain di kebun Anda. Anda akan melihat tanda-tanda kekurangan pada mereka lebih dulu saat tanah Anda kekurangan nutrisi penting ini.
Menggunakan garam Epsom untuk tomat adalah penggunaan paling umum di kalangan petani rumahan. Tanaman tomat Anda menghasilkan buah berat yang menyerap magnesium dari daun-daun tua. Saya menguji ini pada barisan tanaman saya sendiri musim panas lalu dengan memberi perlakuan pada setengah bedeng setiap bulan. Tanaman yang diberi garam Epsom mempertahankan warna hijau tuanya tiga minggu lebih lama dibanding setengah yang tidak diberi perlakuan. Paprika dan terong Anda akan merespons dengan cara yang sama karena mereka termasuk dalam keluarga tanaman yang sama.
Anda juga bisa menggunakan garam Epsom untuk mawar dengan hasil yang bagus. Mawar Anda menghasilkan bunga baru sepanjang musim, dan setiap periode mekar menguras magnesium dari batangnya. Saya melihat mawar saya menghasilkan daun hijau yang lebih pekat setelah hanya dua kali perawatan bulanan. Perubahannya kecil tapi cukup konsisten sehingga saya terus menggunakannya di tahun berikutnya juga.
Ilmu di balik ini sederhana. Magnesium berada di inti setiap molekul klorofil pada tanaman Anda. Saat daun atau buah baru membutuhkan lebih banyak, tanaman mengambilnya dari daun paling tua terlebih dahulu. Itulah mengapa Anda melihat bercak kuning di antara tulang daun pada daun bagian bawah sebagai tanda peringatan pertama. Tanaman dengan beban buah atau bunga yang berat menguras cadangannya dengan cepat.
Keluarga Nightshade (Solanaceae)
- Tanaman utama: Tomat, paprika, dan terong semuanya termasuk yang paling responsif terhadap garam Epsom di kebun Anda.
- Mengapa mereka membutuhkannya: Buah yang berat menyerap magnesium dari daun-daun tua Anda dan mengirimkannya ke buah yang sedang tumbuh.
- Tanda peringatan: Daun bagian bawah menguning di antara tulang daun sementara tulang daunnya tetap hijau, menyebar ke atas selama 2-3 minggu.
Keluarga Labu (Cucurbitaceae)
- Tanaman utama: Semangka, mentimun, dan labu Anda tumbuh cepat dan menyerap nutrisi dari tanah dengan laju tinggi.
- Mengapa mereka membutuhkannya: Pertumbuhan sulur yang cepat ditambah buah yang besar berarti tanaman Anda menggunakan magnesium lebih cepat dari yang bisa disuplai tanah.
- Tanda peringatan: Daun-daun tua Anda tampak belang kuning di antara tulang daun dan mungkin melengkung di bagian tepinya seiring waktu.
Keluarga Kubis (Brassicaceae)
- Tanaman utama: Brokoli, kubis, dan kembang kol membutuhkan magnesium yang stabil untuk membentuk kepala yang besar dan padat.
- Mengapa mereka membutuhkannya: Tanaman-tanaman ini membuat daun tebal berlilin yang penuh klorofil, sehingga mereka membutuhkan magnesium lebih banyak dari rata-rata.
- Tanda peringatan: Daun Anda kehilangan warna dari tepi ke dalam dan mungkin memiliki semburat ungu di bagian bawahnya.
Data Alabama Extension mendukung ketiga kelompok ini sebagai tanaman paling sensitif terhadap magnesium di kebun Anda. Jika Anda menanam salah satunya, lakukan uji tanah sebelum menambahkan apa pun. Terlalu banyak tukang kebun melewatkan pengujian dan langsung menuangkan garam Epsom ke setiap bedeng. Itu membuang uang Anda dan bisa menyebabkan penumpukan garam.
Mulailah dengan 1 sendok makan garam Epsom per galon air sebagai siraman tanah sekali per bulan. Aduk sampai kristalnya larut dan tuangkan di pangkal tanaman Anda. Jangan semprot daun Anda di bawah sinar matahari terik karena airnya mengering dan meninggalkan garam yang membakar dedaunan. Pertahankan jadwal ini dari musim semi hingga awal musim gugur dan biarkan hasil uji tanah Anda menjadi panduan selanjutnya.
Baca artikel lengkap: Garam Epsom untuk Tanaman