Saat Anda menemukan ulat tanduk tomat di tanaman, langkah pertama Anda adalah melihat punggungnya sebelum menyentuhnya. Periksa apakah ada kepompong kecil putih berbentuk butiran beras yang menempel di kulit ulat. Kepompong ini mengubah segalanya tentang cara Anda harus merespons. Jika Anda melihatnya, biarkan ulat tanduk itu tetap di tempatnya. Jika punggungnya bersih, ambil dan keluarkan dari kebun Anda.
Saya menemukan ulat tanduk pertama saya pada suatu sore Selasa saat menyiram tomat. Ulat hijau gemuk duduk tepat di batang utama, dikelilingi daun-daun yang sudah dikunyah dan kotoran gelap berserakan di tanah di bawahnya. Insting saya berkata untuk mencabutnya dan menghancurkannya. Tapi saya sudah membaca tentang tawon parasit dan memeriksanya lebih dekat dulu. Benar saja, sekitar dua puluh kepompong putih menghiasi punggungnya. Saya membiarkannya, dan dalam dua minggu saya memiliki pasukan kecil tawon mungil yang berpatroli di kebun saya mencari ulat tanduk berikutnya.
Kepompong putih itu milik tawon braconid yang meletakkan telurnya di dalam ulat tanduk. Larva tawon memakan bagian dalam ulat lalu menembus kulit untuk memintal kepompongnya. Ulat tanduk yang terparasit sudah sekarat dan akan segera berhenti makan. Setiap kepompong berisi satu tawon yang akan menetas dan memarasiti puluhan ulat tanduk lagi sepanjang musim. Menyingkirkan satu ulat itu berarti memusnahkan satu generasi penuh pengendalian hama gratis untuk kebun Anda.
Periksa Ulat Terlebih Dahulu
- Cek bagian punggung: Cari kepompong putih berbentuk butiran beras yang menonjol dari kulit, yang menandakan aktivitas tawon parasit di dalam ulat tanduk.
- Jika ada kepompong: Biarkan ulat tanduk dan biarkan tawon menyelesaikan siklus hidupnya agar bisa melindungi kebun Anda sepanjang musim.
- Jika punggung bersih: Segera singkirkan ulat sebelum menyebabkan lebih banyak kerusakan pada tanaman Anda.
Singkirkan Ulat Tanduk dari Tanaman Tomat
- Pegang dan tarik: Genggam ulat di bagian tengah tubuhnya dan tarik dengan tekanan stabil sampai kaki semunya terlepas dari batang.
- Masukkan ke air sabun: Letakkan ulat tanduk ke dalam ember berisi air yang dicampur sabun cuci piring untuk membasminya dengan cepat dan manusiawi.
- Pakai sarung tangan jika perlu: Kenakan sarung tangan kebun jika Anda tidak suka teksturnya, tapi tangan kosong juga tidak masalah karena ulat tanduk tidak bisa menggigit atau menyengat.
Cari Ulat Tanduk Lainnya
- Ikuti jejak kotoran: Cari kotoran gelap di daun dan tanah di bawahnya, yang menunjukkan lokasi ulat tersembunyi yang sedang makan di atasnya.
- Periksa semua tanaman nightshade: Inspeksi cabai, terong, dan kentang selain tomat Anda karena ulat tanduk memakan seluruh famili ini.
- Berburu di sore hari: Ulat tanduk paling aktif makan saat senja dan fajar, menjadikan waktu ini paling mudah untuk menemukannya di tanaman Anda.
Setelah membersihkan ulat tanduk yang ada, mulailah rutinitas memeriksa tanaman setiap sore. Jalan-jalan lima menit melalui petak tomat Anda saat senja bisa menangkap pendatang baru sebelum mereka sempat merusak parah. Cari kerusakan daun segar di bagian atas tanaman terlebih dahulu, karena ulat tanduk cenderung mulai makan dari atas dan turun ke bawah.
Satu kali melihat ulat tanduk hampir selalu berarti ada lebih banyak yang bersembunyi di dekatnya. Ulat-ulat ini menyamar dengan batang dan dedaunan dengan sangat baik sehingga Anda bisa menatap langsung ke arahnya dan tidak melihatnya. Semprot tanaman Anda dengan air dari selang dan perhatikan gerakan, yang membuat mereka jauh lebih mudah ditemukan. Langkah-langkah menyingkirkan ulat tanduk ini setiap sore menjaga tanaman Anda tetap aman sepanjang musim. Anda juga bisa menyingkirkan ulat tanduk dari cabang tomat yang tinggi dengan memotong batangnya menggunakan gunting pangkas. Guncangkan cabang yang dipotong ke dalam ember air sabun di bawahnya.
Baca artikel lengkap: Panduan Ulat Tanduk Tomat untuk Pekebun