Julukan rumput orang miskin dimiliki oleh rumput centipede, dan julukan itu didapat dengan alasan yang tepat. Rumput musim hangat ini membutuhkan lebih sedikit pupuk, lebih sedikit pemotongan, dan lebih sedikit biaya untuk ditanam dibanding hampir semua rumput halaman lain di wilayah Selatan. Jika Anda menginginkan halaman yang layak tanpa pengeluaran terus-menerus atau kerja akhir pekan, centipede adalah rumput Anda.
Julukan rumput centipede perawatan rendah dimulai dari betapa sedikitnya makanan yang dibutuhkan. Centipede hanya butuh 1 hingga 2 pon nitrogen per 1.000 kaki persegi setiap tahun. Bandingkan dengan St. Augustine, yang menurut UF/IFAS membutuhkan 2 hingga 4 pon di Florida Utara saja dan hingga 6 pon di Florida Selatan. Saya mengunjungi halaman centipede tetangga musim panas lalu yang tidak dipupuk selama lebih dari setahun. Halaman itu masih terlihat hijau dan merata. Halaman St. Augustine di sebelahnya memiliki bercak cokelat akibat chinch bug dan membutuhkan pupuk serta insektisida baru untuk pulih.
Yang membuat rumput centipede perawatan rendah bukan hanya soal melewatkan pembelian pupuk. Terlalu banyak pupuk menyebabkan "centipede decline" di mana rumput menguning dan menipis. Rumput ini berevolusi di tanah miskin nutrisi dan berkinerja terbaik ketika Anda membiarkannya sendiri. Kebanyakan rumput halaman lain merespons input tambahan dengan pertumbuhan lebih cepat dan warna lebih gelap. Centipede justru menghukum Anda karena berusaha terlalu keras. Sifat itu menghemat uang dan waktu bagi pemilik rumah yang mengikuti aturannya.
Biaya penanaman adalah di mana centipede menonjol sebagai alternatif rumput murah dibanding St. Augustine. Anda bisa menanam halaman centipede dengan biaya sekitar $3 hingga $5 per 1.000 kaki persegi menggunakan benih sebar. St. Augustine tidak bisa ditanam dari benih komersial sama sekali, memaksa Anda membeli sod seharga $150 hingga $450 per 1.000 kaki persegi tergantung wilayah dan kultivar Anda. Plug dan sprig lebih murah dari sod penuh tapi tetap beberapa kali lebih mahal dari sekantong benih centipede. Untuk pemilik rumah yang menutup halaman besar dengan anggaran terbatas, perhitungannya sangat jelas.
Centipede bekerja paling baik di sinar matahari penuh hingga naungan ringan dengan tanah asam dalam rentang pH 4,5 hingga 6,0. Jika halaman Anda memenuhi kondisi tersebut dan Anda tidak ingin menghabiskan setiap akhir pekan memotong dan menyemprot, centipede adalah pilihan cerdas. Memang tidak akan memberi Anda tampilan karpet tebal seperti St. Augustine, tapi tetap terlihat layak dengan usaha dan biaya yang jauh lebih sedikit.
St. Augustine tetap menang jika halaman Anda memiliki naungan pohon yang signifikan. Tidak ada alternatif rumput murah yang bisa menandingi performa naungannya, dan itu penting untuk banyak properti di wilayah Selatan. Pilih centipede untuk halaman yang cerah, hemat biaya, dan minim usaha. Pilih St. Augustine ketika toleransi naungan lebih penting daripada menghemat waktu dan uang. Dari pengalaman saya, kedua rumput ini melayani kebutuhan dan anggaran yang berbeda.
Baca artikel lengkap: Panduan Perawatan dan Cara Menanam Rumput St Augustine