Lebah memang menyukai biru, dan alasan menanam bunga biru untuk lebah cukup kuat. Lebah madu, lebah bombus, dan lebah tanpa sengat terlahir dengan ketertarikan pada biru bergelombang pendek, jadi bunga biru di bedengan Anda punya nilai lebih. Namun kalau klaim itu didorong lebih jauh, Anda melampaui bukti yang ada. Biru tidak mengungguli semua warna lain, dan belum ada yang menguji tanaman serba biru melawan tanaman campuran.
"Lebah Anda tidak bisa berhitung," kata tetangga saya sambil memperhatikan seekor lebah bombus mendatangi tanaman borage yang sama untuk keempat kalinya dalam semenit. Itu musim semi pertama setelah bedengan ditanami ulang tiga tahun lalu. Borage dan anchusa itu sibuk didatangi selama satu jam penuh. Saya cek lagi tengah hari dan lebah-lebah itu masih bekerja di hamparan biru yang sama.
Penglihatan warna lebah berjalan dengan perangkat yang berbeda dari milik Anda. Lebah punya tiga fotoreseptor, peka pada ultraviolet, biru, dan hijau. Milik Anda peka pada merah, hijau, dan biru, sehingga Anda dan lebah membaca kelopak yang sama dengan cara berbeda. Lebah juga paling jeli membedakan warna di sekitar 400 nm, tempat rentang biru dan ultraviolet bertumpang tindih. Kelopak biru berada dekat titik manis itu.
Merah adalah pengecualiannya. Bagi lebah, bunga merah sering kali tidak membawa sinyal warna sama sekali, dan itu salah satu sebab bunga yang diserbuki burung menjadi merah dan bertahan begitu. Anda melihat bunga merah menyala dan menganggap warnanya mencolok. Lebah bombus yang lewat membaca kelopak yang sama sebagai latar, lalu melipir ke tanaman Anda berikutnya.
Apakah lebah menyukai biru? Catatan dunia bunga menjawab ya. Biru sering muncul di antara bunga yang butuh hewan untuk memindahkan serbuk sari, dan biru nyaris tak ada pada tumbuhan yang diserbuki angin seperti rumput dan pohon ek. Rumput tak punya apa pun untuk ditawarkan. Warna muncul di tempat ada penyerbuk yang melihatnya.
Ada satu penelitian terkenal yang sering ditarik terlalu jauh di sini. Peneliti Cambridge membuat bunga tiruan dengan dan tanpa halo biru, pola beralur mikro di permukaan kelopak yang menghamburkan cahaya. Lebah bombus menemukan bunga berhalo lebih cepat daripada yang polos. Warna pigmennya identik, dan lebah belajar mengenali halo sebagai tanda adanya imbalan gula. Halo itu adalah struktur permukaan, dan Anda bisa menemukannya pada bunga yang sama sekali tidak biru.
Jadi tanamlah biru, dan tanam biru sebagai satu jalur kuat di dalam campuran yang lebih luas. Biru di taman penyerbuk membuahkan hasil sebagai benang yang berulang sepanjang bedengan Anda, sebab lebah di halaman Anda bukan satu spesies dengan satu selera. Lebah bombus berlidah panjang menyukai tabung bunga yang dalam. Lebah soliter kecil menyukai bunga terbuka yang bisa mereka hinggapi. Bedengan yang dibangun dari satu warna dan satu bentuk bunga menutup pintu bagi separuh lebah Anda.
- Spread it: Put two or three true blue plants in each part of your border instead of one clump in a corner.
- Mix shapes: Pair deep blue tubes with open flat faces so long and short tongued bees both get fed.
- Stretch the season: Pick blues that open at different times so you keep the color going in spring and again in late summer.
- Leave your yellows, whites and purples where you have them. A preference for blue is no reason to pull them.
Jangan cabut warna-warna lain hanya karena preferensi sesempit ini. Mekar tanpa jeda dari awal musim semi sampai musim beku memberi makan lebah Anda lebih baik daripada satu corak warna mana pun, dan kekosongan pakan di pertengahan musim panas merugikan Anda jauh lebih besar daripada kekurangan biru. Tambahkan biru di tempat yang masih lapang, dan biarkan sisa bedengan Anda tetap menjalankan tugas yang Anda rencanakan sejak awal.
Baca artikel lengkap: 10 Bunga Biru Sejati dan Alasan Warna Biru Begitu Langka