Apa mitos bunga morning glory?

picture of Julia Anderson
Julia Anderson
Diterbitkan:
Diperbarui:

Mitos bunga morning glory yang paling terkenal berasal dari cerita rakyat Tiongkok. Kisah ini menceritakan dua kekasih yang dipisahkan oleh para dewa dan hanya bisa bertemu sekali dalam setahun. Morning glory menjadi simbol mereka karena setiap bunganya hanya mekar di satu pagi. Bunga itu layu, sama seperti singkatnya waktu yang dimiliki pasangan tersebut bersama.

Legenda morning glory ini berpusat pada seorang penggembala sapi muda dan seorang gadis penenun. Para dewa menghukum mereka karena jatuh cinta dengan menempatkan mereka di sisi berlawanan dari Sungai Perak, yang kita kenal sebagai Bima Sakti. Setahun sekali, burung-burung murai membentuk jembatan agar pasangan itu bisa bertemu kembali selama satu malam. Mekarnya morning glory yang singkat mencerminkan pertemuan sesaat itu, dan itulah mengapa bunga ini melambangkan cinta yang singkat tapi mendalam dalam budaya Tiongkok.

Beberapa tahun lalu saya membaca tentang Festival Morning Glory Iriya di Tokyo, dan foto-fotonya sungguh memukau. Para pedagang berjajar di sepanjang jalan menjual tanaman morning glory langka yang telah dibudidayakan menjadi bentuk dan warna yang unik. Orang Jepang telah menanam bunga ini sejak abad kedelapan pada periode Nara. Yang awalnya tanaman obat berubah menjadi bentuk seni. Para peternak tanaman menghabiskan bertahun-tahun menciptakan bentuk kelopak baru yang sama sekali tidak mirip dengan bentuk terompet sederhana yang biasa Anda lihat di kebanyakan taman.

Cerita rakyat morning glory membentang jauh melampaui Asia. Di Inggris, para pemahat batu mengukir sulur morning glory pada batu nisan. Gambar sulur tersebut melambangkan kehidupan yang singkat dan kedamaian setelah kematian. Anda masih bisa menemukannya pada batu nisan dari tahun 1800-an di pemakaman tua New England. Sulurnya tumbuh menuju cahaya pagi, sehingga keluarga melihatnya sebagai tanda harapan dan kehidupan baru setelah kematian.

Kisahnya menjadi semakin mengejutkan ketika Anda melihat Amerika Tengah. Masyarakat Mesoamerika kuno menggunakan getah morning glory untuk membuat sejenis karet. Mereka membentuk karet ini menjadi bola untuk permainan upacara. Bangsa Aztec juga menggunakan biji morning glory dalam ritual spiritual. Bunga-bunga ini bukan sekadar indah dipandang. Mereka memainkan peran nyata dalam kehidupan sehari-hari dan praktik keagamaan selama ribuan tahun di berbagai budaya.

Jika Anda peduli dengan simbolisme bunga, morning glory membawa makna lebih dalam dibanding kebanyakan tanaman yang bisa Anda tanam. Bunga ini melambangkan cinta, pembaruan, dan keindahan dari hal-hal yang tidak bertahan selamanya. Anda bisa menanamnya di taman peringatan untuk mengenang seseorang yang telah tiada. Siklus mekar-dan-layu setiap harinya adalah pengingat lembut bahwa setiap pagi adalah awal yang baru. Sesuatu yang indah tidak perlu bertahan sepanjang hari untuk berarti.

Anda juga bisa memberikan biji morning glory sebagai hadiah bermakna untuk seseorang yang sedang melewati masa sulit. Saya memberikan sebungkus biji kepada adik perempuan saya setelah anjingnya meninggal tahun lalu. Saya menulis catatan tentang awal yang baru dan menyelipkan bijinya di dalam kartu. Ketika sulur-sulur itu mulai berbunga di terasnya, dia bilang dia teringat anjingnya setiap pagi. Mitos dan makna di balik bunga-bunga ini menjadikannya lebih dari sekadar tanaman merambat cantik di pagar Anda.

Jika Anda ingin mencoba menanam sepotong sejarah ini di halaman sendiri, mulailah dengan morning glory Grandpa Ott. Jenis pusaka lama ini memiliki bunga ungu tua dengan bintang merah di tengahnya. Saya sudah menanamnya bertahun-tahun dan selalu tampil memukau. Anda bisa menemukan bijinya di kebanyakan toko kebun dengan harga sekitar $2 per bungkus. Tanam di dekat teralis atau pagar di tempat yang terkena sinar matahari penuh dan Anda akan mendapat bunga pada pertengahan musim panas.

Morning glory membawa cerita dari seluruh penjuru dunia. Sedikit bunga taman yang memiliki bobot budaya seperti ini. Tanamlah di halaman Anda dan Anda bergabung dengan tradisi yang sudah ada lebih dari seribu tahun. Itu banyak sekali sejarah yang terkemas dalam tanaman merambat yang hanya menghabiskan beberapa ribu rupiah dan satu spot cerah. Saat Anda menyaksikan morning glory mekar di fajar, Anda berbagi momen dengan para tukang kebun yang melakukan hal yang sama seribu tahun lalu. Koneksi ke masa lalu seperti itu tidak akan Anda dapatkan dari kebanyakan tanaman di toko kebun terdekat.

Baca artikel lengkap: Panduan Bunga Morning Glory

Lanjutkan membaca