Apa fungsi baking soda untuk pohon buah?

picture of Tina Carter
Tina Carter
Diterbitkan:
Diperbarui:

Baking soda untuk pohon buah berfungsi sebagai fungisida alami yang mencegah jamur dan embun tepung menguasai daun Anda. Ia menaikkan pH pada permukaan daun sehingga spora jamur tidak bisa tumbuh. Anda bisa menggunakannya untuk melawan embun tepung, bercak hitam, dan masalah jamur umum lainnya pada pohon apel, pir, dan buah batu.

Saya mulai menyemprotkan baking soda pada pohon apel saya tiga musim lalu. Embun tepung selalu menjalar di daun setiap bulan Juni. Saya meracik campuran dan menyemprot setiap 10 hari dari pecah tunas hingga pertengahan musim panas. Di tahun kedua, embun tepungnya hampir hilang. Daun tetap bersih dan hijau hingga musim gugur, dan buah saya punya jauh lebih sedikit bercak.

Ilmu di balik trik fungisida baking soda untuk pohon buah ini sederhana. Baking soda bersifat basa. Saat Anda menyemprotkannya pada daun, ia mendorong pH permukaan menjadi lebih tinggi. Sebagian besar jamur pohon buah membutuhkan permukaan daun yang sedikit asam atau netral untuk tumbuh. Naikkan pH itu dengan baking soda dan spora akan mengering sebelum sempat menembus daun. Inilah mengapa baking soda bekerja sebagai alat pencegahan tapi tidak bisa memperbaiki infeksi yang sudah terjadi.

Resepnya mudah dan murah untuk dibuat di rumah. Campurkan 1 sendok makan baking soda dan 1 sendok teh minyak nabati ke dalam 4 liter (1 galon) air. Minyak membantu campuran menempel pada daun Anda. Anda juga bisa menambahkan beberapa tetes sabun cuci piring untuk daya rekat ekstra. Semprotkan kedua sisi setiap daun hingga menetes. Lakukan ini setiap 7-14 hari sepanjang musim tanam. Satu kotak baking soda cukup untuk beberapa pohon selama setahun dengan biaya hanya beberapa ribu rupiah.

Kapan Anda menyemprot sama pentingnya dengan apa yang Anda semprotkan. Aplikasikan di pagi hari atau sore hari saat suhu tetap di bawah 30°C (85°F). Menyemprot di bawah sinar matahari siang bisa membakar daun Anda karena tetesan air memfokuskan cahaya. Cek prakiraan cuaca juga. Anda butuh setidaknya 24-48 jam cuaca kering setelah menyemprot agar hujan tidak menghanyutkan hasil kerja Anda.

Saya juga belajar dari pengalaman pahit bahwa baking soda hanya bekerja sebelum tanda-tanda penyakit muncul. Suatu tahun saya menunggu sampai embun tepung menyebar di separuh pohon sebelum menyemprot. Baking soda tidak bisa memperbaiki daun yang sudah rusak. Sekarang saya mulai menyemprot di awal musim semi sebelum bercak putih muncul. Perubahan dari reaktif ke preventif ini membuat perbedaan besar dalam menjaga kebersihan pohon saya.

Perlu diingat bahwa penggunaan baking soda yang berlebihan bisa menumpuk natrium di tanah Anda seiring waktu. Siram zona perakaran dengan penyiraman dalam beberapa kali per musim jika Anda sering menyemprot. Ini menjaga kadar garam tetap aman untuk akar pohon Anda. Anda juga sebaiknya bergantian antara baking soda dan minyak neem setiap minggu untuk perlindungan yang lebih luas.

Untuk program fungisida alami pohon buah yang lengkap, gunakan semprotan baking soda, minyak neem, dan semprotan tembaga dorman bersama-sama. Baking soda menangani embun tepung selama musim tanam. Minyak neem mengatasi serangga dan beberapa masalah jamur lainnya. Tembaga diaplikasikan selama dormansi musim dingin untuk masalah yang lebih berat. Ketiga alat ini mengjauhkan sebagian besar penyakit dari pohon buah Anda tanpa perlu bahan kimia keras.

Anda bisa menemukan baking soda di toko kelontong mana pun dengan harga sangat terjangkau, menjadikannya salah satu alat perawatan pohon termurah yang pernah Anda beli. Satu kotak cukup untuk kebanyakan pekebun rumahan selama satu musim penuh. Bandingkan dengan semprotan fungisida di toko yang harganya jauh lebih mahal per botol dan mengandung bahan kimia yang mungkin tidak Anda inginkan pada buah Anda. Baking soda memberi Anda cara yang aman, murah, dan terbukti untuk melindungi pohon Anda sepanjang musim.

Baca artikel lengkap: Pohon Apel: Panduan Lengkap Menanam

Lanjutkan membaca