Tanaman hias · Asteraceae

Seribu Daun

Achillea millefolium

Berikan sinar matahari penuh dan tanah kering yang tidak subur, lalu bersantailah, karena seribu daun membalas perawatan ringan sepanjang musim panas.

Cahaya

Matahari penuh

Ketahanan

hingga -40°C

Ukuran dewasa

0,3–⁠0,9 m

Beracun bagi kucing, anjing, kuda dan lainnya
Seribu Daun

Ikhtisar

Jika Anda pernah khawatir akan mematikan tanaman, seribu daun adalah titik awal yang ramah. Tanaman ini mengangkat kumpulan bunga yang datar di atas daun lembut menyerupai pakis yang mengeluarkan aroma tajam saat disentuh, dan bunga-bunga itu mengundang penyerbuk seperti kupu-kupu sepanjang musim panas hingga musim gugur. Begitu akarnya mencengkeram tanah, ia memaafkan panas, masa kering, dan tanah tipis yang akan mengalahkan tanaman yang lebih rewel, jadi Anda bisa bernapas lega.

Ini adalah tanaman tahunan yang tangguh di zona 3 hingga 9, yang menenangkan untuk diketahui: ia mengering setiap musim dingin dan tumbuh kembali dengan sendirinya setiap musim semi. Bentuk liarnya berwarna krem hingga putih, sementara kultivar bernama membuka pintu bagi warna merah, merah muda, emas, dan salem. Sebagian besar tumbuh setinggi 30 hingga 91 cm dan melebar dengan lebar yang kurang lebih sama.

Satu kebiasaan yang perlu diingat adalah seribu daun suka menjalar ke mana-mana. Ia merambat lewat sulur bawah tanah dan berbiji sendiri di sekitarnya, sehingga rumpun yang rapi dapat melebar menjadi hamparan yang tidak terkendali jika dibiarkan. Beri sedikit ruang, belah sesekali, dan semangatnya itu justru menjadi berkah, bukan beban.

Perawatan

Singkatnya: sinar matahari penuh serta tanah kering, tidak subur, dan berdrainase baik paling cocok baginya. Siram secukupnya, simpan pupuk di gudang saja, dan belah rumpunnya setiap beberapa tahun agar tetap sehat dan tidak menyebar berlebihan.

Cahaya

Berikan seribu daun sinar matahari penuh, enam jam sehari atau lebih, dan ia akan tumbuh kokoh serta berbunga lebat untuk Anda. Ia masih tahan sedikit naungan sore jika terpaksa, tetapi batangnya akan memanjang dan roboh di kondisi yang lebih redup, dan bunganya pun menjadi lebih jarang.

Penyiraman

Ini adalah sahabat yang tahan kekeringan dan menyukai tanah yang mengering di antara penyiraman. Siram tanaman muda hingga berakar, lalu kurangi penyiraman secara bertahap, karena tanah yang becek adalah cara tercepat untuk membusukkan mahkotanya. Setelah mapan, biasanya cukup mengandalkan air hujan saja.

Media tanam

Tanah yang tidak subur dan berdrainase baik adalah seluruh rahasia kebahagiaannya. Tanah lempung, pasir, bahkan tanah miskin hara atau basa semuanya cocok baginya, dan pH di kisaran 6,0 hingga 8,0 pun sudah baik. Tanah subur hanya menumbuhkan batang yang lemah dan roboh, jadi tahan godaan untuk memanjakannya.

Kelembapan

Kelembapan udara luar ruangan tidak perlu dikhawatirkan, jadi tidak ada angka khusus yang perlu diperhatikan. Yang benar-benar penting adalah udara yang mengalir melalui tanaman, karena udara yang diam dan lembap itulah yang memicu embun tepung dan karat.

Pemupukan

Beri pupuk hampir tidak sama sekali, dan jangan ragu melakukannya. Seribu daun berbunga paling lebat dan berumur paling panjang di tanah miskin hara, dan sedikit pupuk saja hanya akan memberi Anda pertumbuhan lebat namun lemah yang mudah roboh. Lewati pemupukan kecuali tanah Anda benar-benar tandus.

Pemangkasan

Buang bunga yang layu seiring berjalannya musim untuk memperpanjang masa berbunga dan mengurangi biji yang jatuh sendiri. Pangkas batang yang menjalar liar begitu Anda melihatnya, lalu pangkas seluruh tanaman setelah masa berbunga mereda, dan tanaman akan terlihat rapi kembali dalam waktu singkat.

Ukuran & jarak tanam

Tanaman tumbuh setinggi 30 hingga 91 cm dan melebar dengan lebar yang kurang lebih sama. Beri jarak 30 hingga 45 cm antar tanaman agar udara dapat mengalir bebas dan rumpunnya punya ruang untuk bernapas.

Waktu tanam

Seribu daun mengikuti musim dengan santai, jadi tidak perlu risau soal kalender. Semai biji di dalam ruangan pada akhir musim dingin atau semai langsung di luar pada musim semi, pindahkan tanaman muda ke luar setelah embun beku berlalu, dan bunga-bunganya yang datar akan menemani Anda dengan lembut dari Juni hingga September.

Semai Mar–Apr
Tanam Mei
Berbunga Jun–Sep

Bulan-bulan umum untuk iklim sedang: mulai lebih awal di zona hangat, lebih lambat di daerah yang embun beku musim seminya bertahan lama.

  • Semai: Semai biji di dalam ruangan 6 hingga 8 minggu sebelum embun beku musim semi terakhir.
  • Tanam: Pindahkan ke luar setelah bahaya embun beku berlalu di musim semi, dengan jarak tanam 30 hingga 45 cm.
  • Panen: Berbunga dari Juni hingga September, dengan kumpulan bunga datar dari awal musim panas hingga musim gugur.

Ketahanan

Suhu: hingga -40°C

Pemecahan masalah

Tenanglah, hampir semua masalah seribu daun berasal dari satu kesalahan yang sama: memperlakukannya seperti tanaman yang haus dan lapar. Terlalu banyak air, terlalu banyak naungan, atau tanah yang terlalu subur mengundang pembusukan, embun tepung, dan robohnya tanaman seperti yang dijelaskan di bawah ini. Kenali tandanya sejak dini, dan biasanya solusinya adalah berbuat lebih sedikit, bukan lebih banyak.

Parah

Mahkota tanaman lembek dan ambruk di tempat tanah tetap basah

Usahakan tidak panik jika tanaman ambruk di bagian pangkalnya, karena ini adalah busuk akar dan mahkota, dan penyebabnya adalah tanah yang menahan air, bukan hama yang terlewat. Seribu daun diciptakan untuk pijakan yang kering dan tidak subur, sehingga kesulitan di mana pun ada genangan air. Pindahkan ke lokasi yang terang dan berdrainase bebas, kurangi penyiraman secara bertahap setelah mapan, dan potong bagian tengah yang lembek sebelum dengan lembut membelah pertumbuhan luar yang masih kokoh untuk menyelamatkannya.

Solusi:

  • Pindahkan atau tanam ulang di lokasi berdrainase baik dan bersinar matahari penuh
  • Hentikan penyiraman tambahan setelah tanaman mapan
  • Singkirkan mahkota yang membusuk dan belah pertumbuhan luar yang sehat
Kosmetik

Lapisan pucat berdebu yang menyebar di daun

Lapisan seperti kapur itu hanyalah embun tepung, jamur yang datang ketika udara lembap dan diam serta tanaman saling berdesakan. Jarang menimbulkan kerusakan yang bertahan lama, jadi tenanglah; paling-paling hanya membuat dedaunan tampak kusam. Buka rumpunnya agar udara bisa mengalir, arahkan penyiraman ke akar, bukan ke daun, dan biarkan sinar matahari penuh serta tanah yang cepat mengalirkan air melakukan sisanya.

Solusi:

  • Perbaiki sirkulasi udara dengan menipiskan tanaman dan mengatur jarak tanam yang tepat
  • Hindari menyiram dari atas daun
  • Tanam di lokasi bersinar matahari penuh dengan drainase yang baik
Kosmetik

Batang bunga condong menjadi gumpalan lembek

Ketika batang melengkung dan rebah, itu adalah tumbang (lodging), dan terjadi karena tanah terlalu subur atau lokasi terlalu teduh dan lembap. Tanam seribu daun dengan sedikit ketegasan, di sinar matahari penuh pada tanah kering yang tidak subur, dan Anda akan senang melihat betapa tegaknya ia berdiri. Pangkas setelah bunganya layu dan belah rumpun yang berdesakan, dan pertumbuhan barunya akan kembali lebih kokoh dan kompak.

Solusi:

  • Tanam di sinar matahari penuh dan tanah kering yang tidak subur untuk pertumbuhan yang lebih kokoh dan kompak
  • Pangkas setelah berbunga
  • Belah rumpun yang berdesakan
Kosmetik

Bintik-bintik kecil seperti karat tersebar di daun dan batang

Bintik oranye yang menonjol itu adalah karat, jamur yang berkembang ketika dedaunan basah dalam waktu lama, dan tampilannya lebih buruk daripada kerusakannya yang sebenarnya. Petik daun yang terkena dan masukkan ke kantong agar spora tidak menyebar. Beri tanaman lebih banyak ruang bernapas, jaga daun tetap kering, dan tempatkan di sinar matahari penuh dengan drainase tajam, dan ia akan mengatasi ini dengan sendirinya.

Solusi:

  • Singkirkan dan buang dedaunan yang terinfeksi
  • Perbaiki sirkulasi udara dan hindari membasahi dedaunan
  • Jaga agar tetap di sinar matahari penuh dengan drainase yang baik

Toksisitas

Di dekat hewan, seribu daun tergolong perlu kewaspadaan ringan dan bukan racun sungguhan, jadi tidak perlu khawatir berlebihan. Daun dan bunganya mengandung alkaloid dan minyak atsiri yang dapat mengganggu perut dan mengiritasi kulit, jadi jauhkan hewan peliharaan yang suka merumput dan yang senang mencicipi. Orang telah lama menggunakannya sebagai obat tradisional, tetapi ini bukan makanan, dan getahnya dapat membuat sebagian tangan memerah dan gatal.

Beracun bagi

Kucing · Anjing · Kuda · Kelinci · Ternak · Burung · Manusia

Kucing Ringan

Jika kucing menggigit daunnya, perkirakan akan muncul sedikit air liur berlebih dan perut mual, mungkin disertai muntah atau tinja lembek. Ini tergolong kewaspadaan ringan dan bukan keadaan darurat sungguhan, meski kulit bisa memerah di tempat yang terkena getahnya.

Anjing Ringan

Anjing yang mengunyah dedaunannya sering mengeluarkan air liur berlebih, memuntahkannya kembali, atau mengalami diare, dan beberapa kehilangan nafsu makan serta tampak sedikit lesu. Anggap ini sebagai kewaspadaan ringan, karena sebagian besar gangguan ini reda dengan sendirinya seiring waktu.

Kuda Ringan

Kuda yang merumput seribu daun mungkin mengeluarkan air liur berlebih, mengalami tinja lembek, atau sedikit kolik, terlebih setelah makan dalam jumlah besar. Reaksinya tetap tergolong ringan, meski minyak atsirinya dapat membuat kulit terasa peka.

Kelinci Hati-hati

Alkaloid dan minyak yang mengganggu hewan lain juga membuat seribu daun bukan pilihan yang baik bagi kelinci. Perlakukan sebagai hal yang perlu diwaspadai dan jauhkan dari kandangnya, karena pencernaan kelinci tidak mudah mengatasi gangguan.

Ternak Hati-hati

Sapi, domba, dan kambing biasanya melewatkan seribu daun karena rasanya yang pahit, tetapi hewan yang lapar dan memakannya dalam jumlah banyak bisa mengalami gangguan perut yang sama. Layak diwaspadai dengan kehati-hatian ringan di padang rumput yang tipis.

Burung Hati-hati

Tidak ada alasan kuat untuk memberikan seribu daun kepada burung peliharaan atau burung liar di halaman, dan kandungan achilleine di dalamnya membuatnya lebih sebagai hal yang perlu diwaspadai daripada camilan. Simpan batang yang dipotong dan kepala bijinya di tempat yang tidak terjangkau.

Manusia Hati-hati

Orang telah lama mengandalkan seribu daun sebagai obat tradisional, tetapi ini bukan daun untuk salad, dan menanganinya dapat membuat kulit sensitif memerah dan gatal. Kenakan sarung tangan sebelum memotongnya, dan perlakukan setiap konsumsi tanaman ini sebagai hal yang perlu diwaspadai.

Lakton seskuiterpen dan minyak atsiri dapat menyebabkan dermatitis kontak pada orang yang sensitif; pertimbangkan memakai sarung tangan saat menangani atau memotong tanaman.

Nomor bantuan darurat

Indonesia

Darurat medis: 119

Varietas

Spesies liarnya menyebar dengan gigih dan berwarna krem hingga putih, sehingga banyak pekebun dengan senang hati memilih kultivar bernama dengan warna yang lebih hangat atau bentuk yang lebih rapi. Berikut beberapa yang layak dikenal.

Paprika

Varietas seribu daun yang rendah dan membentuk hamparan ini memiliki bunga merah berdebu bermata kuning yang melembut menjadi merah muda dan kuning krem seiring bertambah usia, asalkan Anda memaklumi kebiasaannya yang lebih mudah menjalar dan tumbang daripada kebanyakan varietas lain.

New Vintage Rose

Pilihan berwarna merah muda mawar yang rapi dan kompak ini dikembangbiakkan agar tetap tegak dan lebih rapi dibandingkan spesies liar yang suka menjalar.

Strawberry Seduction

Varietas ini mekar dengan warna merah stroberi pekat berpusat kuning yang melembut menjadi warna yang lebih lembut seiring berjalannya musim.

Cara memperbanyak

Memperbanyak seribu daun sangat mudah, baik dengan membelah rumpun yang sudah mapan maupun menumbuhkannya dari biji.

Pemisahan rumpunMudah

Belah rumpun yang sudah mapan di musim semi atau musim gugur, setiap 2 hingga 3 tahun. · Bagian yang dibelah akan berakar dan kembali mapan dalam satu musim tanam.

Membelah rumpun adalah cara paling bersahabat untuk memperbanyak seribu daun sekaligus cara paling sederhana untuk mengendalikan penyebarannya, dan sulit untuk salah melakukannya. Cabut rumpun yang sudah mapan di musim semi atau musim gugur setiap 2 hingga 3 tahun, pisahkan pertumbuhan luar yang kuat, dan tanam bagian-bagiannya dengan jarak 30 hingga 45 cm. Bagian-bagian ini akan berakar dan mapan dalam satu musim tanam.

BijiMudah

Semai di dalam ruangan 6 hingga 8 minggu sebelum embun beku terakhir, atau semai langsung di musim semi. · Mudah berkecambah; berbunga pada musim pertama atau kedua.

Biji juga sama mudahnya. Mulai di dalam ruangan 6 hingga 8 minggu sebelum embun beku terakhir, atau cukup taburkan langsung di luar pada musim semi, dan bijinya akan berkecambah cepat serta berbunga pada tahun pertama atau kedua. Tanaman ini juga berbiji sendiri dengan sangat antusias, jadi potong bunga yang layu jika Anda tidak ingin repot mencabuti tanaman liar nantinya.

Mitos

Mitos

Seribu daun membutuhkan tanah subur serta penyiraman dan pemupukan yang sering agar tumbuh subur.

Fakta

Untungnya bagi Anda, kenyataannya justru sebaliknya. Seribu daun tumbuh paling baik di tanah kering yang tidak subur dan berdrainase baik di bawah sinar matahari penuh, dan semakin Anda memanjakannya, semakin mudah ia roboh dan semakin pendek umurnya. Kebaikan yang keliru justru merugikan seribu daun, karena tanah basah dan subur mendatangkan busuk akar yang mengakhiri hidup tanaman.

Mitos

Seribu daun adalah rumpun rapi yang tetap berada di tempat Anda menanamnya.

Fakta

Jenis liarnya suka menjalar ke mana-mana. Ia merambat keluar lewat sulur bawah tanah dan berbiji sendiri dengan bebas, sehingga satu tanaman bisa berkembang menjadi hamparan luas dalam satu atau dua musim. Sedikit pembelahan dan pembuangan bunga layu sesekali membuatnya tetap bersahabat, atau pilih kultivar bernama yang steril jika Anda lebih suka ia tetap diam di tempat.

Sumber