Tanaman hias · Primulaceae
Primrose Jepang
Primula japonica
Beri tanah sejuk, basah, dan teduh, dan primrose Jepang akan membalas Anda dengan lilin bunga bertingkat setiap musim semi.
Teduh sebagian
Setiap 1–3 hari
hingga -34°C
30–46 cm

Ikhtisar
Primrose Jepang adalah tanaman tahunan tanah lembap yang berasal dari tepi sungai dan padang rumput basah di Jepang, dan tanaman ini sangat menyenangkan untuk ditanam. Ini adalah yang paling memikat mata di antara primrose kandelabra, mengangkat tangkai polos yang menahan bunga dalam lingkaran bertingkat, satu cincin lembut menumpuk di atas yang lain, dalam warna merah tua, merah muda mawar, atau putih. Saat mekar penuh, ia berdiri seperti lampu gantung kecil di atas rumpun daun hijau berkerut.
Satu hal yang perlu Anda perhatikan dengan benar adalah lokasi tanamnya, dan begitu Anda mengetahuinya, sisanya jadi mudah. Ini tanaman untuk tepi basah kolam atau sungai, taman rawa, atau hutan lembap tempat tanah tidak pernah benar-benar kering. Beri lokasi yang menyenangkan itu dan satu tanaman akan segera menyebar menjadi hamparan, menabur bijinya sendiri dengan bebas ke tanah lembap di sekitarnya.
Tanaman ini meminta perawatan yang konsisten, bukan perawatan yang rumit, jadi pekebun pemula tidak perlu khawatir. Jaga akarnya tetap sejuk dan basah, lindungi dari terik matahari sore, dan biarkan beberapa kepala biji matang setiap tahun. Mahkotanya berumur pendek, yang hanya berarti koloninya bertahan dengan bahagia lewat bibitnya sendiri, bukan lewat satu tanaman tunggal.
Perawatan
Singkatnya: tanam di tanah subur dan kaya humus yang tetap lembap hingga basah, beri naungan sebagian dan akar yang sejuk, dan jangan sampai membiarkannya mengering.
Cahaya
Targetkan naungan sebagian, jenis cahaya berbintik yang bisa ditemukan di tepi hutan, dan tanaman ini akan merasa betah. Ia bisa menerima lebih banyak matahari, bahkan matahari penuh, tetapi hanya jika tanahnya tetap basah dan sejuk, karena cahaya kuat di atas akar yang kering akan cepat membakar daunnya.
Penyiraman
Ini bagian yang paling perlu Anda perhatikan, dan sebenarnya cukup sederhana. Tanah perlu tetap lembap hingga basah secara konstan dan tidak pernah kering di antara penyiraman, karena pada dasarnya ini tanaman rawa dan tepi sungai. Siram setiap 1 hingga 3 hari, dan lebih sering saat panas, atau tanaman akan layu dan mulai memudar.
Media tanam
Beri tanah lempung subur, kaya humus, dan menahan kelembapan yang tetap lembap, dan tanaman ini bahkan akan senang dengan tanah liat berat yang biasa ditemukan di tepi kolam dan sungai. pH sedikit asam sekitar 5,5 sampai 6,5 paling cocok untuknya.
Suhu
Ini tanaman kecil yang tangguh menghadapi dingin, tahan hingga sekitar -34°C, dan menghadapi panas musim panas hingga 30°C selama akarnya tetap sejuk dan basah. Panas yang dipadukan dengan tanah kering yang merugikannya, bukan kehangatan itu sendiri, jadi jangan cemas soal masa panas.
Kelembapan
Tanaman ini menyukai kelembapan udara tinggi, yang sangat masuk akal untuk tanaman tepi sungai dan rawa yang basah. Udara lembap dan tanah lembap memang seiring sejalan di sini, jadi sudut yang lembap dan terlindung menjaga dedaunannya tetap segar dan bahagia.
Pemupukan
Beri pupuk di musim semi saat tanaman terbangun, gunakan pupuk seimbang atau cukup campurkan kompos dan bahan organik ke tanah. Satu kali pemberian musiman sudah cukup, karena tanah yang subur dan kaya humus melakukan sebagian besar perawatannya untuk Anda.
Pemangkasan
Hanya sedikit yang perlu dilakukan di sini, jadi tidak perlu terlalu repot. Potong tangkai bunga yang layu jika Anda tidak ingin tanaman menabur biji sendiri, dan bersihkan daun lama atau yang lelah. Namun sisakan beberapa kepala biji di tempatnya, karena penaburan biji sendiri adalah cara koloni ini terus memperbarui diri.
Penggantian pot
Ini tanaman kebun, bukan tanaman pot, jadi pot bukan tujuannya. Alih-alih memindahkan pot, pecah rumpun setiap beberapa tahun setelah berbunga, terutama begitu mahkotanya mulai berdesakan, pembungaan mulai berkurang, atau bagian tengah rumpun mulai menipis.
Ukuran & jarak tanam
Tiap tanaman mencapai tinggi 30 sampai 46 cm saat berbunga dan membentuk rumpun selebar 15 sampai 30 cm. Tanam dengan jarak itu dalam sebuah hamparan dan mereka akan menyatu serta dengan lembut menabur biji ke celah-celahnya untuk Anda.
Waktu tanam
Primrose Jepang menyukai ujung musim yang sejuk, jadi tidak perlu terburu-buru. Semai biji di akhir musim dingin, tanam bibit mudanya di musim semi setelah embun beku berlalu dan tanah sudah lembap secara stabil, dan nikmati bunga bertingkatnya yang mekar dari akhir musim semi hingga awal musim panas.
Bulan-bulan umum untuk iklim sedang: mulai lebih awal di zona hangat, lebih lambat di daerah yang embun beku musim seminya bertahan lama.
- Semai: Akhir musim dingin (taburkan di permukaan; kondisi sejuk dan lembap serta sedikit pendinginan membantu perkecambahan)
- Tanam: Musim semi, setelah embun beku berlalu, ke tanah yang selalu lembap
- Panen: Akhir musim semi hingga awal musim panas (Mei hingga Juni), dalam susunan bunga bertingkat seperti kandelabra
Ketahanan
Suhu: hingga -34°C
Pemecahan masalah
Hampir semua masalah pada tanaman ini berakar dari satu hal sederhana: tanah yang kering. Pelajari cara membaca tanda-tanda awal tekanan pada daun dan mahkota, dan bertindaklah sejak dini, jauh sebelum tanaman yang layu menjadi tanaman yang hilang. Temukan yang Anda lihat di bawah dan atasi penyebab sebenarnya, bukan sekadar gejalanya, dan Anda akan baik-baik saja.
Daun layu dan terbakar yang memudar saat panas musim panas
Jika tanaman merunduk dan mencokelat, jangan khawatir, Anda hanya mengalami tekanan kekeringan, penyebab paling umum hilangnya primrose Jepang. Ingatlah bahwa tanaman ini tumbuh liar di tepi sungai dan rawa, jadi ia sungguh menginginkan tanah yang tetap sejuk dan basah sepanjang musim. Jaga tanah tetap lembap secara stabil, beri sedikit naungan sore, dan pasang mulsa di atas akarnya, dan tanaman akan pulih kembali untuk Anda.
Solusi:
- Jaga tanah tetap lembap hingga basah secara konstan setiap saat
- Pindahkan atau tempatkan di naungan sebagian, atau matahari penuh hanya jika tanahnya tetap basah dan sejuk dengan andal
- Beri mulsa bahan organik untuk menahan kelembapan
- Tanam di sepanjang sungai, tepi kolam, taman rawa, atau hutan lembap
Daun tergigit dan jejak lendir keperakan yang khas
Saat Anda melihat lubang bergerigi dan jejak mengilap, tenanglah, ini hampir selalu siput dan bekicot, dan tanah lembap yang disukai primrose Anda itulah yang menarik mereka. Ambil mereka pada sore hari atau pasang perangkap dan penghalang lembut di sekitar mahkota, dan tanaman akan pulih. Jika Anda malah menemukan jaring halus atau daun berbintik, tungau laba-laba atau kutu daun adalah tamunya, dan semprotan air yang kuat atau sedikit sabun insektisida akan mengusir mereka.
Solusi:
- Ambil siput dan bekicot dengan tangan atau gunakan perangkap/penghalang
- Semprot kutu daun dengan air atau atasi dengan sabun insektisida
- Kendalikan tungau laba-laba dengan meningkatkan kelembapan dan mengatasi dedaunan yang terserang
Rumpun yang lebih tua melemah dan menipis setelah beberapa tahun
Ini bukan kesalahan Anda dan bukan penyakit, ini hanyalah cara tanaman ini hidup. Primrose Jepang adalah tanaman tahunan berumur pendek yang menjaga koloninya tetap hidup dengan menabur biji sendiri, bukan dengan mempertahankan mahkota lama. Jadi biarkan beberapa kepala biji matang dan tersebar ke tanah lembap, dan angkat serta pecah rumpun yang sehat begitu selesai berbunga, dan Anda akan selalu memiliki tanaman muda yang segar bermunculan.
Solusi:
- Biarkan tanaman menabur biji sendiri untuk memperbarui koloni
- Pecah rumpun yang sehat setelah berbunga untuk memperbanyak
- Sisakan beberapa kepala biji setiap tahun
Daun berbercak atau bertanda karat dan mahkota yang lembek serta membusuk
Bercak dan bintil oranye kecil pada daun menandakan bercak daun jamur dan karat, sementara mahkota yang lembek dan ambruk adalah tanda busuk akar. Perbaikannya lembut dan sederhana: petik dan buang daun yang terserang, beri tanaman sedikit lebih banyak ruang untuk bernapas, dan usahakan air tidak mengenai dedaunan. Yang benar-benar diinginkan mahkota adalah kelembapan segar yang mengalir, bukan tanah basah musim dingin yang diam dan menyebabkan pembusukan.
Solusi:
- Buang dan musnahkan dedaunan yang terserang
- Perbaiki sirkulasi udara dan hindari membasahi daun dari atas
- Pastikan kelembapan bersifat segar/mengalir, bukan diam; perbaiki drainase untuk mencegah busuk mahkota
Toksisitas
Anda bisa tenang soal yang satu ini, karena primrose Jepang rendah toksisitasnya jika dimakan, sehingga hewan peliharaan yang penasaran dan menggigit daunnya hanya menghadapi gangguan perut ringan yang cepat berlalu. Hal yang lebih perlu diperhatikan justru untuk Anda, bukan untuk mereka. Dedaunannya mengandung primin, alergen kontak yang bisa memicu ruam gatal pada kulit sensitif, jadi kenakan sarung tangan saat menangani atau memecah tanaman ini.
Beracun bagi
Kucing · Anjing · Kuda · Kelinci · Ternak · Burung · Manusia
Kucing Ringan
Jika kucing menggigit sedikit daun, Anda mungkin melihat sedikit air liur atau sedikit muntahan, tetapi gangguannya tetap ringan dan mereda dengan sendirinya. Tidak perlu panik, meski tetap bijak menjauhkan kucing yang penasaran dari dedaunannya.
Anjing Ringan
Anjing yang menggigit daunnya mungkin mengalami muntah sebentar atau perut sedikit mencret. Sebagian besar anjing kembali normal dalam sehari, jadi cukup awasi mereka dan alihkan dari tanaman ini.
Kuda Ringan
Kuda jarang tertarik pada primrose, dan bahkan jika sedikit termakan, senyawa berdosis rendah yang sama itu hanya menimbulkan gangguan pencernaan ringan.
Kelinci Hati-hati
Belum banyak data pasti tentang kelinci, jadi pilihan yang lembut dan aman adalah memagarinya agar tidak terjangkau. Satu gigitan kemungkinan tidak menimbulkan bahaya nyata, tetapi sebaiknya jangan biarkan dedaunan ini menjadi bagian dari makanannya.
Ternak Hati-hati
Hewan penggembalaan biasanya melewatinya begitu saja, dan reaksi apa pun kemungkinan hanya gangguan perut sesaat, bukan sesuatu yang serius. Meski begitu, menjauhkannya dari padang gembala adalah langkah pencegahan yang bijak dan mudah.
Burung Hati-hati
Toksisitas pada burung tidak tercatat dengan baik untuk tanaman ini, jadi perlakukan sebagai bukan makanan dan jauhkan burung peliharaan dari daun dan batangnya dengan lembut.
Manusia Hati-hati
Bagi manusia, yang perlu diperhatikan adalah kulit, bukan perut. Daun dan batangnya mengandung primin, alergen kontak yang bisa memicu ruam gatal pada tangan yang sensitif, jadi kenakan sarung tangan sebelum memecah atau menangani tanaman ini dan Anda akan baik-baik saja.
Daun dan batangnya mengandung primin, alergen kontak benzokuinon yang bisa menyebabkan ruam kulit gatal / dermatitis kontak alergi pada orang yang sensitif; kenakan sarung tangan saat menangani atau memecah tanaman jika Anda sensitif.
Nomor bantuan darurat
Indonesia
Darurat medis: 119
Varietas
Sebagian besar primrose Jepang bernama dijual berdasarkan warna bunganya, yang memudahkan Anda memilih, dan beberapa kerabat dekat berbentuk kandelabra melengkapi kelompok ini dengan baik untuk bedengan basah dan teduh.
Miller's Crimson
Mengangkat bunga merah tua pekat dalam lingkaran kandelabra bertingkat, dan ini pilihan yang paling sering dipakai pekebun sebagai awal yang menyenangkan.
Postford White
Bunganya mekar putih bersih, dihangatkan oleh mata berwarna merah muda hingga merah tepat di tengah tiap bunganya.
Apple Blossom
Anda mendapatkan warna merah muda pucat yang lembut, sangat cocok untuk penanaman di tepi hutan yang teduh.
Primula bulleyana
Kerabat dekat berbentuk kandelabra yang tahan di zona 5 sampai 8, mudah dibedakan dari bunga jingga hangatnya yang tersusun dalam lingkaran bertingkat.
Primula beesiana
Kerabat kandelabra lain yang bersahabat untuk zona 4 sampai 8, bunga merah muda mawarnya berpusat pada mata jingga kekuningan yang ceria.
Primula pulverulenta
Jenis kandelabra yang membawa bunga merah tua pada tangkai yang ditaburi tepung pucat tipis.
Cara memperbanyak
Anda bisa memperbanyak tanaman ini dari bijinya yang mudah menyebar atau dengan memecah rumpun, dan pemecahan rumpun jauh lebih cepat dan lebih memuaskan sebagai jalan menuju tanaman yang berbunga.
BijiSedang
Semai biji segar di permukaan tanah dari akhir musim dingin hingga musim semi; kondisi sejuk dan lembap membantu perkecambahan. Tanaman ini juga menabur biji sendiri dengan mudah. · Biasanya berbunga pada tahun kedua dari biji
Taburkan biji segar di permukaan tanah dari akhir musim dingin hingga musim semi dan biarkan tidak tertutup, karena cahaya bersama kondisi sejuk dan lembap itulah yang membangunkannya. Jangan berharap terlalu cepat, karena bibit biasanya menunggu hingga tahun kedua untuk berbunga. Jika dibiarkan, tanaman ini dengan senang hati menabur biji sendiri di tanah lembap dan membentuk koloni, jadi Anda bisa membiarkan bijinya jatuh atau mengumpulkan sedikit untuk memulai petak baru di mana pun Anda suka.
Pemisahan rumpunMudah
Pecah rumpun setelah berbunga · Mapan pada musim yang sama jika dijaga tetap lembap
Cara tercepat dan paling meyakinkan untuk mendapatkan lebih banyak tanaman adalah dengan memecah rumpun. Begitu rumpun yang sehat selesai berbunga, angkat, pisahkan mahkotanya, dan langsung tanam kembali di tanah yang lembap dan subur. Jaga belahan tetap tersiram air dengan baik dan mereka akan mapan pada musim yang sama itu juga.
Mitos
Primrose adalah pengisi naungan kering yang mudah atau tanaman rumah yang tidak banyak menuntut.
Anggap ini dengan hati-hati, karena primrose Jepang adalah tanaman rawa dan tepi sungai, bukan pengisi celah yang tahan kekeringan. Tanaman ini merindukan tanah sejuk dan kaya humus yang tetap lembap hingga basah sepanjang musim di naungan sebagian, dan akan merana atau memudar di tanah kering dan panas. Anggap ini sebagai tanaman tahunan kebun luar ruangan untuk lokasi lembap, bukan tanaman naungan kering dan bukan tanaman rumah.