Mengapa Anda tidak boleh membawa lilac ke dalam rumah?

picture of Kiana Okafor
Kiana Okafor
picture of Charles Hartman
Charles Hartman
Diterbitkan:
Diperbarui:

Kepercayaan tentang mengapa lilac tidak boleh dibawa ke dalam rumah berasal dari Inggris era Victoria. Orang-orang pada masa itu meletakkan lilac di atas peti mati dan di ruang pemakaman. Aroma bunga yang kuat lama-kelamaan dikaitkan dengan kematian dan duka cita. Membawa potongan lilac ke dalam rumah dianggap mengundang nasib buruk atau penyakit.

Nenek saya menolak membiarkan potongan lilac masuk ke rumahnya. Beliau tumbuh besar di sebuah desa kecil di Inggris di mana hal ini dianggap sebagai fakta. Ketika saya menanyakannya sewaktu kecil, beliau bilang ibunya sendiri pernah berkata lilac di dalam rumah berarti seseorang akan jatuh sakit. Beliau tak pernah sekalipun mempertanyakannya. Saya pernah mendengar cerita yang sama dari para tukang kebun yang lebih tua di grup online dan acara klub berkebun lokal. Kepercayaan ini masih mengakar kuat di keluarga-keluarga tertentu hingga sekarang.

Takhayul lilac ini lebih masuk akal jika Anda tahu bagaimana orang-orang menggunakan bunga pada masa itu. Masyarakat Victoria memberikan makna tersembunyi pada setiap bunga. Mereka mengirim pesan rahasia melalui bunga yang diberikan atau ditampilkan di rumah mereka. Lilac ungu melambangkan cinta pertama dan perasaan awal. Lilac putih berarti kemudaan dan kemurnian. Namun rumah duka begitu sering menggunakan lilac sehingga kaitannya yang lebih kelam dengan kematian justru lebih dominan. Aroma manis yang memenuhi ruangan-ruangan itu menjadi simbol kehilangan, bukan cinta.

Folklor lilac berbeda-beda tergantung tempat tinggal Anda. Di beberapa wilayah Inggris dan Irlandia, orang-orang sangat ketat dengan larangan membawa lilac ke dalam rumah. Beberapa keluarga memperluas larangan ini ke semua bunga berwarna ungu atau putih, bukan hanya lilac. Di Eropa Timur, tanaman ini memiliki makna yang jauh lebih positif. Tradisi Rusia dan Polandia mengaitkan lilac dengan keberuntungan. Menemukan bunga dengan lima kelopak membawa keberuntungan bagi Anda. Larangan membawa lilac ke dalam rumah sebagian besar merupakan kebiasaan Inggris dan Irlandia yang dibawa ke seberang lautan oleh para pemukim.

Ketakutan akan nasib buruk lilac di dalam rumah tidak memiliki dasar ilmiah. Kelopak lilac dari jenis umum tidak beracun bagi Anda maupun hewan peliharaan. Anda bahkan bisa memakannya. Ranting potongan bisa bertahan 3 hingga 5 hari di air segar tanpa risiko kesehatan sama sekali. Aromanya yang kuat mungkin mengganggu jika Anda sensitif terhadap bau bunga, tetapi tidak akan membuat Anda sakit atau membawa nasib buruk. Banyak tukang kebun memenuhi rumah mereka dengan lilac segar setiap musim semi dan menikmatinya tanpa masalah.

Jika Anda menyukai aromanya, jangan biarkan cerita lama menghalangi Anda memotong ranting untuk rumah. Potong batang pada sudut 45 derajat dan tumbuk bagian bawah sepanjang satu inci dengan palu untuk membantu air mengalir ke atas. Ganti air setiap dua hari dan bunga Anda akan tetap segar. Kelopaknya memang cepat rontok begitu bunga mulai layu, jadi letakkan kain di bawah vas untuk menampungnya.

Kepercayaan lama memang menarik sebagai sejarah berkebun, tetapi tidak seharusnya menghalangi Anda menikmati tanaman. Potong ranting lilac itu, bawa ke dalam rumah, dan biarkan aromanya memenuhi rumah Anda. Hidung Anda akan berterima kasih setiap musim semi.

Baca artikel lengkap: Pohon Lilac: Panduan Lengkap Menanam

Lanjutkan membaca