Musim gugur adalah waktu terbaik untuk menguji tanah. UGA Extension menyebutnya sebagai jendela waktu paling ideal, karena rumput dan bedengan kebun sudah kering dan mudah diinjak saat itu. Musim gugur juga memberi kapur waktu 2 sampai 3 bulan yang dibutuhkannya untuk bereaksi. Kalau Anda menebar kapur di minggu yang sama saat bibit ditanam, kapur itu tidak punya waktu sama sekali. Akar tanaman lalu tumbuh di tanah dengan pH awal yang sama, bukan pH yang dianjurkan laporan uji tanah Anda.
Tanah yang kering lebih penting daripada yang terdengar. Tanah basah menempel di alat bor dan memadat di dalamnya, sehingga sampel yang Anda kirim setengahnya berupa lumpur. Berjalan di atasnya juga tidak nyaman, dan Anda akhirnya hanya mengambil beberapa titik dekat jalan setapak alih-alih menyebarkannya ke seluruh bedengan. Tanah musim gugur akan rontok sendiri dari alat bor. Anda bisa menjelajahi seluruh area dalam satu putaran, dan isi kantong sampel mewakili seluruh bedengan, bukan satu sudut lembap saja.
Ada alasan kedua untuk menguji tanah di musim gugur, dan itu tidak ada hubungannya dengan cuaca. Laboratorium butuh waktunya sendiri. Analisis berjalan 2 sampai 3 hari kerja, dan laporan Anda tiba 4 sampai 6 hari setelah sampel sampai di sana. Pada bulan April, masa tunggu itu langsung memakan minggu tanam. Pada bulan Oktober, masa tunggu itu tidak merugikan apa pun, karena Anda masih punya satu musim dingin penuh untuk membeli kapur, menebarnya, dan membiarkan tanah menjalani bagian yang lambat.
Early Fall
Pull your cores once the beds dry out, then mail the sample while the lab is quiet.
Late Fall
Your report arrives in 4 to 6 days. Spread the lime it calls for and mix it into the soil.
Winter
The lime you mixed in works on the soil through the cold months and the pH starts to move.
Early Spring
Plant. The lime has had its 2 to 3 months and the numbers on your report now match the ground.
Musim gugur adalah pilihan baku, bukan satu-satunya jawaban. Ambil sampel segera bila masalah muncul di tengah musim. Bercak menguning, bedengan yang mandek pertumbuhannya di bulan Juni, satu sudut halaman yang menipis sementara sisanya tetap rapat. Menunggu sampai Oktober untuk tahu bahwa pH-nya salah sejak awal membuat Anda kehilangan satu musim tumbuh penuh. Sampel di tengah musim memberi Anda sesuatu yang bisa ditindaklanjuti sekarang, dan itu tidak menghalangi Anda mengambil sampel rutin musim gugur nanti.
Lakukan uji tanah sebelum musim tanam, dan lakukan pada titik waktu yang sama setiap musim gugur. Pilih satu minggu dan pertahankan. Awal Oktober di satu tahun dan akhir November di tahun berikutnya meninggalkan dua angka yang tidak bisa Anda sejajarkan. Kadar hara bergeser seiring tanaman menyerapnya dari tanah dan hujan memindahkannya. Menyamakan waktu pengambilan mengubah tumpukan laporan lama menjadi tren yang bisa Anda baca.
Laporan terakhir Anda tetap berguna selama menunggu yang baru. Hasil tahun sebelumnya bisa memandu pilihan pupuk Anda sampai angka terbaru datang, jadi sampel yang terkirim terlambat bukan alasan untuk melewatkan pemupukan sebuah bedengan. Jadwal setelahnya pun singkat: uji ulang bedengan sayur setiap 1 sampai 2 tahun, halaman rumput dan bedengan tanaman hias setiap 2 sampai 3 tahun, begitu kesuburannya sudah sesuai keinginan Anda.
Jadi, pilih satu akhir pekan di musim gugur dan jadikan itu akhir pekan pengambilan sampel. Bagi saya, itu akhir pekan saat tanaman tomat terakhir dicabut. Kantong sampel dikirim lewat pos hari Senin, laporannya kembali dalam waktu seminggu, dan kapur ditebar dengan sisa waktu berbulan-bulan sebelum ada yang ditanam.
Baca artikel lengkap: Alat Uji Tanah: Yang Tepat dan Yang Meleset