Bisakah topiari ditanam dalam pot?

picture of Olivia Mitchell
Olivia Mitchell
picture of Charles Hartman
Charles Hartman
Diterbitkan:
Diperbarui:

Bisa, dan potlah yang paling menentukan. Royal Horticultural Society menetapkan dua syarat untuk perawatan topiari dalam wadah. Pertama, pot yang cukup besar untuk tanamannya. Kedua, bobot, agar tanaman tidak roboh saat angin kencang atau saat media tanamnya sudah kering. Topiari dalam pot memberi Anda bentuk pangkasan yang bisa diletakkan persis di tempat yang Anda mau, dan di situlah seluruh daya tariknya. Bentuk itu berfungsi sebagai titik fokus atau aksen, jadi di mana Anda meletakkannya sama pentingnya dengan bagaimana Anda memangkasnya.

Kerucut Japanese holly di dekat pintu belakang rumah saya selalu menggesek dinding bata setiap kali angin berputar dari arah barat. Suatu November kejadiannya lebih dari sekadar gesekan. Media tanamnya sudah ringan dan kering, pot plastiknya terguling, dan kerucut itu jatuh ke jalan setapak dengan ujung patah rata. Sekarang ia berdiri dalam pot keramik berglasir yang berat. Sejak itu tidak pernah bergeser.

Ada dua hal sederhana di balik saran itu. Wadah hanya menampung air dalam jumlah terbatas dan tidak lebih, jadi media tanam di dalamnya bisa mengering, dan media tanam kering bobotnya sangat ringan. Lalu ada soal bentuknya sendiri. Kepala pangkasan duduk tinggi dan lebar di atas batang telanjang, yang mengubah seluruh tanaman menjadi layar penangkap angin, dan pot ringan di bawah kepala berat adalah pasangan yang berujung roboh. Kedua masalah itu bukan berasal dari tanamannya. Keduanya berasal dari wadah tempat Anda menaruhnya.

Container Checks
  • Size: Match the pot to the plant you have now, not to the small one you bought three years ago.
  • Weight: Use a pot heavy enough to hold the plant upright in high winds and through a dry spell.
  • Spring: Mulch with organic matter once a year to keep growth strong and healthy.
  • Summer: Trim with topiary shears or hedge-cutters in early or late summer, twice or more if the plant grows fast.
  • Look at the shape from the spot people will stand in, since an accent plant only works from the angle it is seen.

Boxwood, yew, holly, dan privet semuanya tahan pangkas dan semuanya muncul sebagai bahan topiari. Boxwood saat ini paling banyak masalahnya. Hawar boxwood (box blight), ulat pohon boxwood, dan kutu loncat boxwood semuanya mengincarnya, dan salah satunya saja bisa merusak bentuk yang Anda bangun bertahun-tahun. Busuk akar akibat Phytophthora ada dalam daftar yang sama. Yew paling parah terkena yang satu ini, dan itu perlu Anda tahu sebelum membeli bola yew dalam pot. Holly dan privet memberi garis pangkasan yang sama tanpa daftar hama boxwood yang membayangi.

Memupuk topiari dalam pot menuntut lebih sedikit dari dugaan kebanyakan orang. Mulsa bahan organik setahun sekali pada musim semi adalah rutinitasnya, dan itu untuk menjaga pertumbuhan tetap kuat. Lakukan setahun sekali dan biarkan tanaman bekerja sendiri. Keputusan yang lebih besar justru soal potnya, karena wadah yang pas untuk bola kecil tidak akan pas untuk bola yang sama lima tahun kemudian, dan menaikkan ukuran pot lebih mudah daripada menopang kerucut yang sudah roboh.

Pangkas setahun sekali dengan gunting topiari atau gunting pagar tanaman, pada awal atau akhir musim panas. Jenis yang cepat tumbuh butuh pangkasan kedua, kadang lebih, untuk menjaga tepian tetap rapi sepanjang musim. Letakkan tanaman yang sudah jadi di tempat yang membuat garis luarnya terbaca jelas di depan latar polos, seperti pintu, dinding, atau tikungan jalan setapak. Kerucut di depan bedengan yang ramai akan tenggelam. Kerucut yang sama di depan dinding bata justru menjadi pusat perhatian, dan pot yang bisa dikelilingi menjadikannya bahan perbincangan, bukan sekadar latar.

Baca artikel lengkap: Topiari: Cara Membentuk Tanaman Tanpa Membunuhnya

Lanjutkan membaca