Bagaimana pertulangan memengaruhi fotosintesis?

picture of Olivia Mitchell
Olivia Mitchell
Diterbitkan:
Diperbarui:

Hubungan pertulangan daun dan fotosintesis sangat kuat karena tulang daun mengontrol bagaimana air mencapai sel-sel yang membuat makanan untuk tanaman Anda. Tulang daun mengantarkan air yang dibutuhkan sel daun Anda untuk menjaga stomata tetap terbuka dan menyerap karbon dioksida. Tanpa aliran air yang cukup melalui jaringan tulang daun, daun Anda tidak bisa membuat gula pada tingkat penuhnya. Tata letak dan kepadatan tulang daun menentukan batas atas seberapa cepat setiap daun bisa bekerja untuk Anda.

Saya melihat hubungan ini terjadi di kebun saya selama minggu yang panas dan kering musim panas lalu. Tanaman tomat saya layu menjelang siang setiap hari dan daunnya terkulai hingga sore. Daun-daun yang layu itu tidak bisa membuat makanan untuk tanaman meskipun sinar matahari penuh menyinarinya. Begitu saya menyiram dengan baik dan daun-daun kembali segar, tanaman mulai tumbuh cepat lagi. Tulang daun harus memindahkan air sebelum daun bisa melakukan tugasnya.

Hidrolika daun menjelaskan bagaimana air bergerak dari tulang daun ke bagian daun yang paling membutuhkannya. Air meninggalkan ujung tulang daun dan bergerak melalui jaringan spons yang disebut mesofil. Kemudian air mencapai dinding sel di dekat ruang udara di mana air berubah menjadi uap dan keluar melalui stomata. Semakin pendek jalur dari tulang daun ke ruang udara, semakin cepat air bisa bergerak. Inilah mengapa kepadatan tulang daun sangat penting untuk seberapa baik daun bekerja.

Daun Anda dengan lebih banyak tulang daun per inci persegi bisa memindahkan air lebih cepat ke semua selnya. Setiap sel berada lebih dekat ke ujung tulang daun ketika jaringannya padat. Ini berarti air tidak perlu bergerak sejauh itu melalui jaringan untuk mencapai tujuannya. Tanaman Anda bisa menjaga stomata tetap terbuka lebih lama tanpa mengering. Stomata yang terbuka membiarkan lebih banyak karbon dioksida masuk untuk membuat gula. Hubungan pertulangan daun dan fotosintesis ini membantu Anda memilih tanaman yang lebih baik.

Penelitian menunjukkan hubungan erat antara kepadatan tulang daun dan tingkat fotosintesis. Sebuah studi tahun 2007 menguji 43 spesies tumbuhan dan menemukan bahwa tata letak tulang daun memprediksi penyerapan karbon dioksida. Hubungannya kuat dengan skor 0,94 dari 1,0 untuk kesesuaian pasokan tulang daun dengan pertukaran gas. Tumbuhan dengan jaringan tulang daun yang lebih padat memiliki tingkat pembuatan makanan yang lebih tinggi di daunnya. Anda bisa melihat pola ini pada tanaman pangan yang tumbuh cepat versus tanaman naungan yang tumbuh lambat.

Alasan hubungan ini bermuara pada fisika sederhana aliran air di jaringan daun. Tulang daun bertindak seperti pipa yang membawa air dekat ke sel-sel yang membutuhkannya pada tanaman Anda. Lebih banyak pipa berarti perjalanan lebih pendek bagi air untuk bergerak melalui daun. Perjalanan lebih pendek berarti lebih sedikit hambatan dan pasokan lebih cepat ke sel-sel yang haus. Pasokan air cepat membuat daun Anda tetap bekerja bahkan ketika udara panas dan kering di luar.

Ini menjelaskan mengapa tumbuhan di tempat kering sering memiliki daun kecil dengan banyak tulang daun yang dikemas rapat. Tumbuhan gurun tidak mampu kehilangan air melalui daun besar yang membutuhkan waktu terlalu lama untuk dipasok. Daun kecil dengan tulang daun padat bisa memindahkan air cepat ke semua selnya sekaligus. Mereka bisa membuka stomata untuk pertukaran gas tanpa mengering terlalu cepat. Anda bisa melihat pola ini pada sage, pohon zaitun, dan banyak tumbuhan lain dari iklim kering di seluruh dunia.

Anda bisa menggunakan pengetahuan ini saat memilih tanaman untuk tempat yang cerah dan kering di halaman Anda. Cari tanaman dengan daun kecil tebal yang memiliki jaringan tulang daun yang terlihat. Tanaman-tanaman ini akan menangani panas dan kekeringan lebih baik daripada daun besar lembut dengan tulang daun jarang. Pola tulang daun memberi tahu Anda seberapa baik tanaman itu bisa terus membuat makanan ketika air menjadi langka. Tulang daun padat berarti daun bisa bekerja keras bahkan di bawah tekanan dari panas atau tanah kering.

Baca artikel lengkap: Menjelajahi Pola Tulang Daun di Alam

Lanjutkan membaca