Untuk mendiagnosis kekurangan nutrisi tomat, periksa daun mana yang menunjukkan masalah terlebih dahulu dan catat pola yang Anda lihat. Daun tua di bagian bawah menguning karena kekurangan nitrogen. Daun baru di bagian atas menggulung atau menguning karena masalah kalsium atau zat besi. Lokasi menunjukkan nutrisi apa yang mulai berkurang.
Saya belajar membaca gejala kekurangan pada daun tomat dengan mencatat apa yang saya lihat setiap tahun. Saat pertama kali berkebun, saya pikir setiap daun kuning berarti hal yang sama. Sekarang saya tahu bahwa kuning merata pada daun tua menunjukkan nitrogen, sementara kuning di antara urat hijau berarti magnesium. Polanya lebih penting daripada warnanya.
Beberapa nutrisi dapat berpindah di dalam tanaman saat pasokan berkurang. Nitrogen, magnesium, dan kalium mengalir dari daun tua untuk memberi makan pertumbuhan baru di pucuk. Ini membuat daun tua menguning lebih dulu sementara pertumbuhan baru tetap hijau. Nutrisi lain seperti kalsium dan zat besi tetap di tempatnya begitu sudah ada di daun.
Tomat dengan kekurangan nitrogen menunjukkan gejala paling umum yang akan Anda lihat di kebun rumahan. Seluruh daun bagian bawah berubah hijau pucat lalu kuning dalam pola merata di seluruh permukaan. Tanaman terlihat berwarna terang secara keseluruhan, bukan gelap dan sehat. Pertumbuhan melambat dan bunga mungkin rontok sebelum menjadi buah.
Namun, tidak setiap daun kuning berarti Anda perlu lebih banyak pupuk. Masalah pemupukan tomat sering datang dari penambahan berlebihan daripada terlalu sedikit. Nitrogen berlebih mendorong pertumbuhan daun tetapi mengurangi produksi buah. Garam tinggi dari pemupukan berlebihan membakar akar dan menghalangi penyerapan nutrisi meskipun banyak tersedia di tanah.
Lakukan uji tanah sebelum Anda menambahkan apapun untuk memperbaiki apa yang tampak seperti kekurangan nutrisi tomat. Banyak masalah berakar pada masalah pH yang mengunci nutrisi yang sudah ada di tanah Anda. Ketika pH turun di bawah 6,0 atau naik di atas 7,0, tanaman tidak dapat menyerap apa yang dibutuhkan. Perbaikan pH sering mengatasi gejala lebih baik daripada menambah pupuk.
Masalah air menyebabkan banyak gejala yang terlihat seperti masalah nutrisi juga. Akar yang terlalu basah membusuk dan tidak dapat memberi makan tanaman di atas. Akar di tanah kering berhenti bekerja dan berhenti memindahkan nutrisi ke daun. Periksa kebiasaan penyiraman Anda sebelum menyalahkan kekurangan untuk apa yang Anda lihat.
Ketika Anda memang perlu menambah nutrisi, mulailah dengan dosis setengah kekuatan pupuk tomat seimbang. Amati respons tanaman Anda selama dua minggu. Tambahkan lebih banyak hanya jika gejala tetap sama atau memburuk. Pendekatan hati-hati ini menghindari jebakan pemupukan berlebihan yang memperburuk masalah di banyak kebun rumahan.
Simpan catatan sederhana tentang gejala yang Anda temukan dan apa yang Anda lakukan untuk memperbaikinya. Catatan ini membantu Anda mempelajari pola kebun Anda dari waktu ke waktu. Anda akan mulai melihat kekurangan mana yang paling sering terjadi di tanah Anda. Kemudian Anda dapat menyesuaikan rencana pemupukan setiap tahun untuk mencegah masalah sebelum muncul pada tanaman Anda.
Baca artikel lengkap: 8 Masalah Umum pada Tanaman Tomat dan Solusinya