Apakah cahaya mempengaruhi tahap pertumbuhan pada tanaman? Ya, dan dalam tiga cara utama: durasi, kekuatan, dan warna. Tanaman menggunakan cahaya sebagai bahan bakar untuk pertumbuhan dan sebagai kalender untuk melacak musim. Atur faktor-faktor ini dengan benar, dan tanaman Anda akan melewati setiap tahap sesuai jadwal dengan batang kuat dan daun sehat.
Saya menguji ini sendiri dengan menanam kemangi di bawah pengaturan cahaya berbeda musim panas lalu. Satu kelompok diletakkan di ambang jendela yang cerah dengan sekitar 6 jam sinar matahari langsung setiap hari. Kelompok lainnya tumbuh di bawah lampu LED selama 14 jam setiap hari. Perbedaannya terlihat cepat. Tanaman di ambang jendela memiliki batang tipis dan daun kecil setelah dua minggu. Yang di bawah lampu tumbuh batang tebal dan daun lebar dalam setengah waktu.
Tanaman merasakan cahaya menggunakan protein khusus yang disebut fitokrom yang bertindak seperti pengatur waktu kecil di dalam sel mereka. Protein ini mengukur berapa jam terang dan gelap setiap hari yang diterima tanaman. Ketika rasio bergeser melewati titik tertentu, fitokrom memicu hormon yang memberi tahu tanaman untuk mulai berbunga. Inilah mengapa tanaman tomat yang sama berbunga pada waktu berbeda tergantung di mana Anda menanamnya di dunia.
Beberapa tanaman disebut tanaman fotoperiode karena mereka bergantung pada panjang hari untuk memutuskan kapan mekar. Tanaman hari pendek seperti krisan membutuhkan kurang dari 12 jam cahaya untuk mulai membuat bunga. Mereka mekar di musim gugur ketika hari semakin pendek di kebun Anda. Tanaman hari panjang seperti bayam melakukan sebaliknya. Mereka berbunga dan mengirimkan tangkai bunga ketika hari memanjang melewati 14 jam di akhir musim semi.
Kekuatan cahaya sama pentingnya dengan durasi selama tahap vegetatif. Cahaya lemah membuat tanaman menjulang tinggi dan kurus saat mereka mencari lebih banyak energi. Cahaya kuat menjaga batang tetap pendek dan tebal dengan banyak cabang samping. Dari pengalaman saya, bibit yang tumbuh di bawah cahaya redup sering tumbang karena beratnya sendiri. Biji yang sama di bawah cahaya terang tetap kompak dan kokoh sampai waktu transplantasi.
Warna cahaya juga berperan, meskipun sebagian besar tukang kebun rumahan bisa mengabaikan detail ini. Cahaya biru mendorong pertumbuhan daun dan menjaga tanaman tetap lebat dan kompak. Cahaya merah mendorong pembungaan dan pembentukan buah setelah tanaman mencapai tahap itu. Lampu spektrum penuh atau sinar matahari alami memberikan semua warna yang dibutuhkan tanaman tanpa Anda harus khawatir membeli bohlam khusus.
Anda bisa menggunakan cahaya untuk mengontrol kapan tanaman Anda berbunga jika Anda tahu jenisnya. Tutupi tanaman hari pendek dengan kain gelap di musim panas untuk memalsukan hari yang lebih pendek dan memicu mekar awal. Tambahkan lampu di musim dingin untuk memberikan jam ekstra yang dibutuhkan tanaman hari panjang untuk berbunga. Trik ini memungkinkan petani rumah kaca memproduksi krisan dan poinsettia sepanjang tahun untuk hari libur.
Kebutuhan cahaya untuk tanaman berubah saat mereka tumbuh melewati setiap tahap kehidupan. Bibit membutuhkan 14-16 jam cahaya untuk membangun kerangka kuat dengan cepat sebelum transplantasi. Tanaman vegetatif tumbuh baik dengan 12-16 jam tergantung spesies yang Anda tanam. Tanaman berbunga sering membutuhkan pergeseran jam cahaya untuk memicu mekar, lalu cahaya stabil untuk mematangkan buah.
Mulailah dengan menyesuaikan pengaturan cahaya Anda dengan kebutuhan tanaman di setiap tahap pertumbuhan. Bibit membutuhkan cahaya terang dekat dengan daun, hanya 5-10 cm untuk LED. Tanaman dewasa bisa menangani cahaya dari lebih jauh tanpa meregang. Sesuaikan pengaturan Anda sambil berjalan dan perhatikan respons tanaman Anda. Batang kuat dan daun hijau tua memberi tahu Anda tingkat cahaya sudah tepat untuk pertumbuhan sehat.
Baca artikel lengkap: 6 Tahap Pertumbuhan Tanaman Dijelaskan Secara Sederhana