Apa saja 10 kegunaan obat dari kembang sepatu?

picture of Tina Carter
Tina Carter
Diterbitkan:
Diperbarui:

Penelitian telah menemukan setidaknya 10 manfaat obat dari hibiscus yang didukung data klinis nyata. Manfaatnya mencakup tekanan darah dan kolesterol hingga pertahanan terhadap ISK dan pengendalian peradangan. Tanaman ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional sejak lama. Kini ilmu pengetahuan modern mendukung banyak klaim lama tersebut dengan angka nyata yang bisa Anda percaya.

Dulu saya minum teh hibiscus hanya karena suka rasa asam dan merahnya. Lalu saya menemukan sebuah makalah tinjauan yang mencantumkan lebih dari selusin uji klinis tentang tanaman ini. Momen itu mengubah minuman santai saya menjadi sesuatu yang lebih saya perhatikan sekarang. Sebagian besar manfaat kesehatan hibiscus berasal dari satu spesies. Namanya Hibiscus sabdariffa, atau rosela singkatnya.

Kekuatan di balik pengobatan hibiscus sabdariffa berasal dari campuran padat senyawa tumbuhan. Antosianin melawan kerusakan sel secara langsung. Asam protocatechuic dan esculetin membantu jantung dan pembuluh darah Anda. Flavonoid dan asam hibiscus menambah efek anti-kuman dan penurun lemak. Semua senyawa ini bekerja bersama saat Anda menyeduh secangkir teh rosela.

Dukungan Tekanan Darah

  • Hasil uji coba: Teh hibiscus sebanyak 3,75 gram per hari menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 5,5% selama 48 hari pada 65 orang.
  • Cara kerjanya: Senyawanya menghambat enzim ACE, yang membantu pembuluh darah Anda rileks dan melebar.
  • Setara obat: Satu uji coba menemukan hibiscus bekerja pada 76% pengguna dibandingkan 65% dengan obat lisinopril.

Kontrol Kolesterol dan Lemak

  • Penurunan LDL: Penelitian menunjukkan penurunan 14,66 mg/dL kolesterol jahat pada peminum teh hibiscus selama berminggu-minggu penggunaan.
  • Trigliserida: Beberapa uji coba juga menemukan kadar trigliserida yang lebih rendah bersamaan dengan penurunan kolesterol.
  • Caranya: Antosianin dan flavonoid memperlambat penyerapan lemak dan membantu tubuh Anda membangun keseimbangan lipid yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Pertahanan terhadap Peradangan dan Kuman

  • Aksi cepat: Penanda peradangan MCP-1 turun sebesar 23,2% hanya dalam 3 jam setelah mengonsumsi hibiscus dalam satu studi.
  • Pelindung ISK: Satu uji coba menemukan hibiscus menurunkan angka ISK sebesar 36% dibandingkan kelompok kontrol selama periode pengujian.
  • Perlawanan kuman: Uji laboratorium menunjukkan senyawa hibiscus membunuh atau memperlambat beberapa jenis kuman berbahaya secara langsung.

Dukungan Organ dan Sel

  • Kekuatan antioksidan: Kadar antosianin yang tinggi melawan radikal bebas dan melindungi sel-sel Anda dari kerusakan harian dan penuaan.
  • Membantu hati: Studi pada hewan menunjukkan ekstrak hibiscus menurunkan penanda kerusakan hati dan penumpukan lemak pada subjek uji.
  • Pelindung ginjal: Penelitian awal menunjukkan efek yang melindungi jaringan ginjal dari racun dan mendukung kesehatan saluran kemih.

Gula Darah dan Berat Badan

  • Kontrol gula: Beberapa uji coba menunjukkan hibiscus dapat membantu tubuh Anda menggunakan insulin lebih baik, meski hasilnya bervariasi antar studi.
  • Bantuan berat badan: Beberapa studi mengaitkan hibiscus dengan penurunan lemak yang moderat ketika dipadukan dengan diet seimbang selama beberapa minggu.
  • Kesehatan kulit: Kandungan antioksidan dalam hibiscus juga muncul dalam penelitian awal tentang perbaikan kulit dan pertahanan terhadap penuaan.

Perlu diingat bahwa hibiscus bertindak seperti penghambat ACE alami. Jika Anda mengonsumsi obat tekanan darah, konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menambahkan teh hibiscus ke rutinitas harian. Hal yang sama berlaku bagi siapa pun yang mengonsumsi obat diuretik atau pengencer darah. Wanita hamil juga harus berhati-hati karena hibiscus dapat menggeser kadar hormon.

Untuk kebanyakan orang dewasa yang sehat, 2-3 cangkir teh rosela per hari berada dalam kisaran dosis yang digunakan dalam uji coba ini. Seduh kelopak kering Anda selama 5-10 menit dalam air panas untuk mengekstrak seluruh kandungan baiknya. Penelitiannya cukup kuat untuk membuat hibiscus patut dicoba. Pastikan saja Anda mengetahui kondisi kesehatan Anda sendiri terlebih dahulu sebelum memulai.

Baca artikel lengkap: Bunga Kembang Sepatu: Jenis, Perawatan, dan Kegunaan

Lanjutkan membaca