Tanaman dalam ruangan · Araliaceae

Walisongo

Heptapleurum arboricola

Cahaya terang tidak langsung dan sedikit kesabaran di antara penyiraman adalah semua yang diminta Schefflera ini, dan ia memaafkan kesalahan-kesalahan kecil yang biasa dilakukan penanam pemula.

Cahaya

Terang tidak langsung

Ketahanan

hingga -1°C

Ukuran dewasa

0,9–⁠2,4 m

Beracun bagi kucing, anjing, kuda dan lainnya
Walisongo

Ikhtisar

Walisongo mendapatkan nama ramahnya dari cara anak daunnya mengembang dari satu titik, mirip jeruji payung. Tanaman ini termasuk dalam keluarga ivy dan berasal dari Taiwan serta Hainan, tempat ia tumbuh menjadi pohon kecil atau semak. Saat dibawa ke dalam ruangan, tanaman ini menetap pada ukuran yang nyaman dan mempertahankan anak daun mengilap berbentuk bintang yang membuatnya terasa begitu ramah untuk dimiliki.

Bagian yang melegakan adalah, tanaman ini benar-benar mudah untuk dirawat. Ia tahan terhadap berbagai tingkat cahaya, memaafkan penyiraman yang terlewat, dan pulih kembali setelah pemangkasan berat, sehingga Anda bisa membuatnya tetap lebat dan pendek atau membentuk tanaman yang lebih tua menjadi pohon kecil dalam ruangan. Satu-satunya hal yang benar-benar tidak disukainya adalah akar yang becek, cara tercepat untuk kehilangan tanaman ini, jadi lebih baik sedikit kering daripada terlalu basah, dan semuanya akan baik-baik saja.

Satu peringatan lembut membuatnya tidak sepenuhnya bebas dari kekhawatiran. Setiap bagian mengandung kristal kalsium oksalat yang tidak larut, yang membuatnya beracun bagi kucing dan anjing serta tidak aman dimakan siapa pun. Tempatkan di lokasi yang tidak terjangkau oleh hewan peliharaan dan anak kecil, dan tanaman ini akan menemani Anda selama bertahun-tahun.

Perawatan

Singkatnya: cahaya terang tidak langsung, siram hanya setelah setengah bagian atas tanah terasa kering, dan tempatkan di lokasi hangat di atas 15,6°C. Kosongkan tatakan pot, pangkas kapan pun Anda mau, dan tanaman ini akan tetap lebat dan hijau tanpa banyak drama.

Cahaya

Arahkan ke cahaya terang tidak langsung, jenis cahaya lembut yang masuk melalui tirai pada jendela menghadap timur, barat, atau selatan selama beberapa jam setiap hari. Sedikit naungan tidak masalah, meski sudut yang gelap akan membuatnya melar dan lemah, sementara sinar matahari langsung yang keras akan menghanguskan daunnya, jadi kondisi di antara keduanya paling cocok.

Penyiraman

Siram hingga cukup basah, lalu tunggu sampai setengah bagian atas tanah mengering sebelum menyiram lagi. Satu kebiasaan yang harus dihindari adalah membiarkan air menggenang di sekitar akar, jadi buang air dari tatakan pot setiap kali. Saat musim gugur beralih ke akhir musim dingin, tanaman ini minum jauh lebih sedikit, jadi kurangi penyiramannya.

Media tanam

Media tanam berbahan gambut dan berdrainase baik, dengan banyak bahan organik, sudah cukup baginya, ditanam dalam pot berlubang drainase agar air bisa keluar. Tanaman ini tidak rewel soal pH, nyaman di kisaran 6,0 hingga 8,0, dan cocok dengan campuran tanah liat, lempung, atau berpasir.

Suhu

Jaga suhunya tetap hangat dan stabil, nyaman di atas 15,6°C, dan jauh dari angin dingin, ventilasi, serta pendingin ruangan. Perubahan suhu mendadak menjadi dingin adalah salah satu penyebab paling umum daun mulai berguguran, jadi lokasi yang hangat dan stabil sangat membantu.

Kelembapan

Kelembapan ruangan sehari-hari sudah cukup, sehingga tidak ada angka target yang perlu dikejar. Ketika pemanas ruangan musim dingin mengeringkan udara, nampan berisi kerikil basah atau penyemprotan sesekali dapat mencegah ujung daun berubah cokelat.

Pemupukan

Berikan pupuk selama musim tumbuh, dari musim semi hingga musim panas, dengan pupuk tanaman hias yang larut air atau pelepasan bertahap sesuai takaran pada label. Saat tanaman beristirahat dalam cahaya rendah dan tumbuh lambat, kurangi pemupukan dan biarkan saja.

Pemangkasan

Tanaman ini menerima pemangkasan berat dengan baik, jadi jangan ragu. Potong tepat di atas daun untuk menjaga ukurannya dan mendorong pertumbuhan yang lebih lebat, dan seiring waktu Anda bisa membentuk tanaman yang lebih tua menjadi pohon kecil yang rapi. Kenakan sarung tangan saat bekerja, karena getahnya dapat mengiritasi kulit.

Penggantian pot

Ketika akar sudah memenuhi pot atau pertumbuhannya melambat, pindahkan ke wadah yang sedikit lebih besar dengan media tanam serbaguna, kapan pun sepanjang tahun. Tidak perlu terburu-buru, karena walisongo cukup senang berada dalam pot yang agak sempit.

Ukuran & jarak tanam

Di dalam ruangan, tanaman ini biasanya mencapai tinggi 91 hingga 244 cm dan melebar hingga 122 hingga 244 cm. Sisakan sedikit ruang agar daunnya bisa mengembang, dan pangkas jika Anda perlu menjaga ukurannya tetap ringkas.

Pemecahan masalah

Hampir semua masalah pada walisongo berakar dari penyiraman, cahaya, atau udara yang kering, dan kabar baiknya tanaman ini memberi tanda sejak dini. Perhatikan baik-baik daun dan batangnya, temukan gejala yang cocok di bawah ini, dan perbaiki penyebabnya dengan tenang sebelum menyebar.

Parah

Layu meski tanahnya basah

Jika tanaman Anda layu sementara tanah masih terasa basah, akarnya kekurangan udara dan pembusukan akar telah terjadi, biasanya akibat terlalu banyak air atau pot yang drainasenya buruk. Keluarkan tanaman dari pot, potong akar yang lembek, cokelat, dan berbau busuk, lalu tanam kembali dalam media baru yang mudah mengalirkan air, di dalam pot dengan lubang drainase yang memadai. Setelah itu, biarkan setengah bagian atas tanah mengering dan jaga tatakan pot tetap kosong.

Solusi:

  • Biarkan tanah mengering secukupnya di antara penyiraman
  • Pindahkan ke media tanam baru yang berdrainase baik dan pot dengan lubang drainase
  • Buang akar yang membusuk dan bagian tanaman yang rusak parah
Kemunduran

Daun berguguran setelah perubahan perawatan

Ketika walisongo terus kehilangan daunnya, penyebab yang paling umum adalah penyiraman yang berubah-ubah dari basah kuyup ke sangat kering, meski angin dingin atau perpindahan mendadak juga bisa memicunya. Bangun ritme penyiraman yang stabil, tunggu setengah bagian atas tanah mengering sebelum menyiram, dan tempatkan di satu lokasi hangat yang cukup terang di atas 15,6°C. Beri sedikit waktu, dan kebanyakan tanaman akan diam-diam berdaun kembali.

Solusi:

  • Atur penyiraman agar setengah bagian atas tanah mengering sebelum disiram lagi
  • Pindahkan tanaman menjauh dari angin dingin, ventilasi, dan pendingin ruangan
  • Jaga suhu di atas sekitar 15,6°C
  • Berikan tanaman lokasi yang stabil dengan cahaya terang tidak langsung dan hindari sering memindahkannya
Kemunduran

Daun berbercak dengan jaring halus

Daun yang tampak berdebu dan berbintik dengan jaring halus di bagian bawahnya adalah tanda tungau laba-laba, yang cepat menyerang saat udara panas dan kering. Bilas dedaunan dan lap setiap daun dengan spons lembap, lalu obati dengan sabun insektisida atau minyak hortikultura. Menaikkan kelembapan udara membuat tanaman jauh lebih tidak menarik bagi mereka.

Solusi:

  • Bilas dedaunan dan lap daun dengan spons lembap
  • Obati dengan sabun insektisida atau minyak hortikultura
  • Tingkatkan kelembapan untuk mencegah tungau
Kemunduran

Serat seperti kapas, benjolan kecil, dan daun yang lengket

Gumpalan kecil seperti kapas yang terselip di ketiak daun adalah kutu putih, sementara benjolan cokelat kecil seperti cangkang di sepanjang batang adalah kutu perisai, dan keduanya sering meninggalkan cairan lengket seperti madu. Sentuh setiap serangga dengan kapas yang dicelupkan alkohol, lalu lanjutkan dengan sabun insektisida atau minyak hortikultura. Pisahkan tanaman dari yang lain dan ulangi perawatan sampai tidak ada serangga baru muncul.

Solusi:

  • Sentuh serangga dengan kapas yang dicelupkan alkohol
  • Obati dengan sabun insektisida atau minyak hortikultura
  • Ulangi perawatan dan isolasi tanaman sampai bersih
Kemunduran

Daun baru yang keriting dan bergaris luka

Daun baru yang tumbuh keriting atau bergaris luka biasanya berarti kutu daun berkumpul di pucuk yang masih lunak, atau thrips menggerus permukaannya. Semprot kutu daun dengan aliran air, obati dengan sabun insektisida atau minyak hortikultura, dan pangkas pertumbuhan yang sudah sangat tidak beraturan. Mengenalinya sejak dini, sebelum jumlahnya bertambah banyak, adalah kunci untuk mengatasinya.

Solusi:

  • Bilas kutu daun dengan air
  • Obati dengan sabun insektisida atau minyak hortikultura
  • Buang bagian tanaman yang terserang parah
Kosmetik

Batang melar dan pertumbuhan pucat serta tipis

Batang yang panjang dan lemah serta daun yang menguning sebenarnya hanya tanda tanaman mencari lebih banyak cahaya. Pindahkan ke jendela yang lebih terang dengan sinar matahari yang disaring tirai selama beberapa jam sehari, lalu pangkas batang yang melar tepat di atas daun, dan tanaman akan tumbuh lebih lebat dari sebelumnya.

Solusi:

  • Pindahkan ke lokasi yang lebih terang dengan cahaya terang tidak langsung (jendela menghadap timur, barat, atau selatan dengan sinar matahari tersaring tirai selama 3 hingga 4 jam sehari)
  • Pangkas batang yang melar tepat di atas daun untuk mendorong pertumbuhan yang lebih lebat
Kosmetik

Ujung daun cokelat di ruangan yang kering

Ujung yang mencokelat dan sesekali kehilangan daun biasanya menandakan udara menjadi kering, hal yang paling sering muncul saat musim dingin ketika pemanas ruangan mulai menyala. Letakkan pot di atas nampan berisi kerikil basah, dengan dasar pot tetap berada di atas permukaan air, lalu semprotkan air pada daun atau kumpulkan dengan tanaman lain untuk meningkatkan kelembapan di sekitarnya.

Solusi:

  • Tingkatkan kelembapan dengan meletakkan wadah di atas nampan berisi kerikil basah (pot tidak boleh terendam air)
  • Semprotkan air pada dedaunan atau kumpulkan dengan tanaman lain

Toksisitas

Ini adalah Schefflera yang beracun, bukan cemara payung Jepang yang aman, jadi penting untuk mengetahui perbedaannya. Setiap bagian mengandung kristal kalsium oksalat yang tidak larut, yang menurut ASPCA bersifat racun bagi kucing dan anjing, menyebabkan mulut terasa terbakar, air liur berlebih, dan muntah jika hewan peliharaan mengunyahnya. Tidak ada bagian yang aman dimakan, dan getahnya dapat mengganggu kulit, jadi jauhkan dari hewan dan anak-anak serta kenakan sarung tangan sebelum memangkas.

Beracun bagi

Kucing · Anjing · Kuda · Kelinci · Ternak · Burung · Manusia

Kucing Sedang

ASPCA menandai tanaman ini beracun bagi kucing. Satu gigitan pada daun langsung memicu rasa terbakar di mulut, lalu kucing mengeluarkan air liur berlebihan, mengusap wajahnya dengan cakar, memuntahkan makanannya, dan kesulitan menelan.

Anjing Sedang

Anjing bereaksi sama seperti peringatan ASPCA untuk kucing. Menggigit bagian mana pun membuat mulut dan lidah terasa perih, disusul air liur berlebihan dan muntah, karena kristal oksalat tajam yang sama menyebabkan kerusakan itu.

Kuda Hati-hati

Kuda jarang bertemu tanaman ini di padang rumput, tetapi kristal kalsium oksalatnya bisa membuat moncong yang merumput terasa perih dan memicu air liur berlebihan. Jauhkan dengan aman dari jangkauannya dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Kelinci Hati-hati

Jauhkan dari kelinci yang suka menggigit-gigit. Kristal iritan yang sama dapat membuat mulut terasa perih dan mengganggu perut, jadi ini bukan sesuatu yang boleh diberikan atau dibiarkan berada dalam jangkauan kelinci.

Ternak Hati-hati

Kambing, domba, dan sapi semuanya akan merasakan mulut terbakar dan gangguan perut akibat kristal oksalat ini. Hewan ternak jarang bertemu dengan tanaman ini, tetapi sebaiknya tetap dijauhkan dari menu makanan mereka.

Burung Hati-hati

Burung peliharaan yang penasaran dan mencicipi daunnya bisa mengalami mulut yang perih dan terbakar akibat kristal tersebut. Jauhkan burung peliharaan dari dedaunannya.

Manusia Hati-hati

Tidak ada bagian tanaman ini yang layak berada di atas piring. Mengunyahnya membuat mulut dan tenggorokan terasa perih, dan getahnya dapat membuat kulit sensitif gatal, jadi kenakan sarung tangan sebelum memangkas dan jauhkan daunnya dari anak kecil.

Getahnya dapat mengiritasi kulit sensitif; kenakan sarung tangan saat memangkas atau menangani tanaman ini

Nomor bantuan darurat

Indonesia

Darurat medis: 119

Varietas

Hampir semua walisongo yang dijual untuk rumah adalah jenis kerdil, dan beberapa kultivar bernama layak diketahui, sebagian besar karena corak daunnya yang berwarna-warni atau bentuknya yang rapi dan kompak.

'Gold Capella'

Ini adalah walisongo kerdil dengan corak keemasan, daunnya bergaris dan bertepi kuning yang ceria.

'Trinette'

Bentuk berwarna-warni dari walisongo kerdil yang banyak digemari, dengan corak bermarmer kuning krem dan hijau.

'Variegata'

Pilihan lain berwarna-warni, menampilkan daun berbentuk bintang yang khas dengan garis-garis hijau muda dan hijau pekat.

'Compacta'

Walisongo kerdil yang kompak dan tumbuh lambat, tetap lebih pendek dan lebat, sempurna untuk ruang yang terbatas.

Cara memperbanyak

Memperbanyak walisongo lebih mudah dari yang Anda kira, dan ada beberapa cara lembut yang bisa dipilih tergantung tanaman yang sudah Anda miliki.

Stek batangMudah

Musim semi hingga musim panas · Beberapa minggu untuk berakar

Ini adalah cara paling mudah untuk mendapatkan tanaman baru sepenuhnya. Potong stek pucuk atau batang pada musim semi atau musim panas, tanam dalam media tanam yang lembap, dan beri waktu beberapa minggu untuk tumbuh akar. Jaga tetap hangat dan ternaungi dari sinar matahari langsung selama proses penetapannya.

CangkokSedang

Musim semi hingga musim panas · Beberapa minggu

Pilihan yang praktis ketika tanaman yang tinggi dan melar perlu dipangkas ukurannya. Pada musim semi atau musim panas, sayat batangnya, bungkus bagian tersebut untuk menahan kelembapan, dan setelah beberapa minggu akar akan muncul, tempat Anda kemudian bisa memotong tanaman muda tepat di bawahnya.

BijiSedang

Saat benih segar tersedia · Lambat

Bisa dilakukan, meski ini adalah jalur yang membutuhkan kesabaran. Tanam benih segar kapan pun Anda menemukannya dan bersiaplah menunggu, karena perkecambahan serta minggu-minggu awal pertumbuhannya berjalan lambat dibandingkan stek berakar.

Mitos

Mitos

Orang sering mengira walisongo aman digigit-gigit oleh kucing dan anjing.

Fakta

Padahal ASPCA menandainya sebagai beracun bagi kedua hewan tersebut. Daun dan batangnya mengandung kristal kalsium oksalat tajam yang tidak larut, sehingga hewan peliharaan yang penasaran dan menggigitnya akan mengeluarkan air liur berlebihan, muntah, dan merasakan mulut terbakar. Jauhkan tanaman ini sepenuhnya dari jangkauan kucing dan anjing.

Mitos

Semua jenis walisongo bersikap sama jika ditanam di luar ruangan pada iklim hangat.

Fakta

Mudah untuk menganggap keduanya sama, tetapi dua tanaman yang sangat berbeda berbagi nama ini. Walisongo besar, Schefflera actinophylla, adalah spesies non-asli invasif yang dimasukkan Florida ke dalam daftar Invasive Species Council pada Kategori I, sedangkan jenis kerdil yang Anda tanam di dalam ruangan hanya ternaturalisasi dan sama sekali tidak memiliki status invasif.

Sumber