Tanaman hias · Paeoniaceae

Peoni

Paeonia lactiflora

Tanam dangkal di sinar matahari penuh, lalu biarkan tumbuh sendiri, dan peoni Anda mungkin akan bertahan hidup lebih lama daripada Anda.

Cahaya

Matahari penuh

Air

Setiap 7–⁠10 hari

Ketahanan

hingga -40°C

Ukuran dewasa

0,3–⁠0,9 m

Beracun bagi kucing, anjing, kuda dan lainnya
Peoni

Ikhtisar

Jika Anda menginginkan tanaman yang membalas sedikit kesabaran dengan bunga seumur hidup, peoni adalah titik awal yang luar biasa. Ini adalah salah satu tanaman berumur paling panjang yang bisa Anda tanam, dan rumpun yang sehat bisa terus hidup jauh melampaui usia pekebun yang menanamnya. Setiap musim semi ia tumbuh kembali sebagai tanaman tahunan berbatang lunak, membuka bunga besar dan penuh pada akhir musim semi, lalu mempertahankan daun hijau yang bersih sepanjang musim panas sebelum beristirahat selama musim dingin. Bunganya berkisar dari merah muda lembut hingga putih bersih, dan banyak di antaranya benar-benar harum.

Ini bagian yang menenangkan: peoni sebagian besar hanya meminta kesabaran dan kedalaman tanam yang tepat, dan keduanya mudah dilakukan dengan benar. Tanam tunasnya terlalu dalam dan Anda mungkin harus menunggu bertahun-tahun untuk melihat bunga, tetapi tanam dengan tepat, berikan sinar matahari penuh dan tanah yang berdrainase baik, dan tanaman ini hampir tidak membutuhkan apa pun lagi dari Anda. Satu hal yang perlu diingat adalah peoni tidak suka dipindahkan, jadi pilih lokasinya dengan sedikit kehati-hatian dan ia akan dengan senang hati menetap di sana untuk selamanya.

Pada dasarnya ini adalah tanaman iklim dingin, dan itu menguntungkan Anda. Tanaman ini membutuhkan udara dingin musim dingin yang nyata agar tunasnya terbentuk, itulah sebabnya ia tumbuh sangat baik di zona ketahanan USDA 3 hingga 8 dan hanya enggan berbunga di tempat dengan musim dingin yang terlalu hangat. Pertumbuhannya lambat dan hasilnya datang pada waktunya sendiri, tetapi sedikit tanaman tahunan lain yang akan membalas jasa Anda dengan begitu setia, selama bertahun-tahun.

Perawatan

Singkatnya: berikan peoni Anda sinar matahari penuh, tanam tunasnya hanya sedalam 2,5 cm sampai 5 cm di tanah subur yang mengalirkan air dengan bebas, siram sekitar sekali seminggu sepanjang musim tumbuh, dan jaga nitrogen tetap rendah agar energinya diarahkan ke bunga, bukan ke daun.

Cahaya

Berikan peoni Anda sinar matahari penuh, artinya setidaknya 6 jam cahaya langsung setiap hari, dan tanaman ini akan berbunga lebat dan lebih tahan terhadap sebagian besar penyakit. Ia masih bisa bertahan di naungan sebagian, tetapi kekurangan sinar matahari adalah salah satu penjelasan paling masuk akal untuk tanaman yang tampak sehat namun enggan berbunga.

Penyiraman

Siram dalam-dalam sekitar sekali seminggu sepanjang musim tumbuh, lalu biarkan bagian atas tanah sedikit mengering sebelum penyiraman berikutnya. Akarnya membusuk di tanah yang becek, jadi drainase yang baik sama pentingnya dengan penyiraman itu sendiri. Hindari menyemprot air ke daun, karena dedaunan yang basah cenderung mengundang penyakit busuk.

Media tanam

Tanam di tanah subur yang berdrainase baik dengan banyak bahan organik tercampur di dalamnya, dan peoni Anda akan merasa betah. pH antara 6,0 sampai 7,0 cocok dengan baik untuknya, dan satu hal yang benar-benar tidak bisa dimaafkannya adalah lokasi yang basah dan berdrainase buruk, tempat akarnya harus terendam air.

Kelembapan

Kelembapan luar ruangan yang biasa sudah cukup baik, jadi tidak ada angka yang perlu Anda kejar di sini. Sirkulasi udara yang baik jauh lebih penting, karena udara yang diam dan lembap di sekitar tanaman yang padat itulah yang membuka peluang bagi botrytis dan embun tepung untuk menyerang.

Pemupukan

Beri pupuk pada musim semi dengan pupuk seimbang rendah nitrogen, dan lakukan dengan lembut. Terlalu banyak nitrogen justru memicu daun yang rimbun dengan mengorbankan bunga, yang merupakan hal terakhir yang Anda inginkan dari peoni yang Anda harapkan bisa berbunga.

Pemangkasan

Potong batangnya hingga rata dengan tanah pada musim gugur dan bersihkan semua sisa tanaman, karena inilah cara terbaik yang bisa Anda lakukan untuk melawan penyakit botrytis. Pangkas bunga yang layu sepanjang musim agar tanaman tetap terlihat rapi.

Ukuran & jarak tanam

Peoni dewasa mencapai tinggi 30 cm sampai 91 cm dan melebar kira-kira sejauh itu juga. Berikan setiap tanaman ruang 30 cm sampai 91 cm agar udara bisa mengalir bebas di sekitarnya dan penyakit memiliki lebih sedikit peluang untuk berkembang.

Waktu tanam

Peoni mengikuti jadwal musim gugur, bukan musim semi, sehingga waktunya menjadi sederhana. Tanam atau bagi akarnya pada bulan September atau Oktober agar bisa beradaptasi sebelum tanah membeku, lalu nantikan mekaran bunga yang melimpah dari akhir musim semi hingga awal musim panas, dengan setiap tanaman berbunga selama sekitar 2 minggu.

Tanam Sep–Okt
Berbunga Mei–Jun

Bulan-bulan umum untuk iklim sedang: mulai lebih awal di zona hangat, lebih lambat di daerah yang embun beku musim seminya bertahan lama.

  • Semai: Biasanya tidak disemai di dalam ruangan; diperbanyak dengan membagi akar yang dorman.
  • Tanam: Tanam atau bagi akar dari September hingga Oktober agar tanaman mapan sebelum musim dingin tiba.
  • Panen: Berbunga pada akhir musim semi hingga awal musim panas (Mei hingga awal Juni); setiap tanaman berbunga selama sekitar 2 minggu.

Ketahanan

Suhu: hingga -40°C

Pemecahan masalah

Hampir semua masalah peoni kembali pada dua penyebab yang sederhana, yaitu kedalaman tanam dan udara yang lembap serta padat. Pelajari tanda-tanda awal pada tunas dan daun bagian bawah, dan Anda biasanya bisa memperbaiki keadaan sebelum satu musim mekar terlewat begitu saja. Temukan yang sesuai di bawah ini, lalu ambil satu langkah kecil pada satu waktu.

Parah

Tunas menghitam dan kuncup membusuk di bawah lapisan bulu abu-abu

Yang Anda lihat adalah penyakit botrytis, jamur abu-abu yang datang saat cuaca sejuk dan lembap serta merusak tunas dan kuncup muda sebelum sempat mekar. Jangan khawatir, karena menangkapnya sejak dini membuat perbedaan besar. Potong kuncup yang menghitam dan batang yang terserang segera setelah terlihat, dan bersihkan semua batang hingga rata dengan tanah saat musim gugur tiba agar jamur tidak memiliki tempat berlindung untuk musim dingin. Sisakan sedikit jarak antar tanaman agar udara bisa mengalir, dan siramkan air ke pangkal tanaman, bukan ke bagian atasnya.

Solusi:

  • Buang dan musnahkan kuncup layu, bunga yang sudah mati, dan tunas yang terserang
  • Potong batang hingga rata dengan tanah pada musim gugur dan bersihkan semua sisa tanaman
  • Tingkatkan sirkulasi udara dan hindari penyiraman dari atas
Kemunduran

Daun hijau berlimpah tetapi hampir tidak ada bunga

Cobalah untuk tidak khawatir, karena masalah ini hampir selalu bisa diperbaiki. Paling sering, tunasnya ditanam terlalu dalam, dan tunas peoni yang ditanam lebih dari 5 cm di bawah tanah akan kesulitan untuk berbunga. Naungan, pembagian rumpun yang baru, atau nitrogen yang berlebihan juga bisa menahan bunga untuk mekar. Pada musim gugur, angkat mahkota tanaman dengan lembut dan tanam kembali tunasnya hanya sedalam 2,5 cm sampai 5 cm di bawah tanah, cari lokasi dengan setidaknya 6 jam sinar matahari, dan berikan tanaman muda atau yang baru dibagi beberapa musim yang penuh kesabaran untuk beradaptasi.

Solusi:

  • Tanam kembali pada musim gugur dengan tunas hanya 2,5 cm sampai 5 cm di bawah permukaan tanah
  • Pindahkan ke lokasi dengan setidaknya 6 jam sinar matahari langsung
  • Beri tanaman yang baru dibagi beberapa tahun untuk dewasa
  • Hindari pupuk tinggi nitrogen
Kosmetik

Lapisan bubuk putih pada daun menjelang akhir tahun

Lapisan putih berbubuk ini adalah embun tepung, dan cenderung muncul begitu naungan dan udara yang diam memberinya kesempatan, terutama sepanjang akhir musim panas dan musim gugur. Kabar baiknya, penyakit ini jarang benar-benar merugikan peoni, meski membuat tanaman tampak lelah dan bisa melemahkannya seiring waktu. Kumpulkan dan buang daun yang paling parah pada musim gugur, buka jarak tanam agar udara bisa mengalir, dan jaga peoni Anda tetap di sinar matahari penuh.

Solusi:

  • Buang dan musnahkan daun yang terkena pada musim gugur
  • Perbaiki jarak tanam dan sirkulasi udara
  • Tanam di lokasi dengan sinar matahari penuh

Toksisitas

Peoni ditanam untuk keindahan bunganya, bukan untuk dimakan, dan mengandung senyawa bernama paeonol yang paling banyak terkumpul di akar dan kulit batangnya. Racunnya hanya ringan, jadi tidak perlu cemas berlebihan, tetapi hewan peliharaan atau hewan penggembalaan yang mengunyah akar atau batangnya bisa mengalami muntah, diare, dan tampak lesu. Sedikit kehati-hatian untuk menjauhkan kucing, anjing, kuda, dan anak kecil dari kebiasaan menggigitnya sudah cukup.

Beracun bagi

Kucing · Anjing · Kuda · Kelinci · Ternak · Burung · Manusia

Kucing Ringan

Jika kucing menggerogoti akar atau batangnya, Anda mungkin melihat air liur berlebih, muntah sesekali, dan kehilangan nafsu makan. Karena paeonol sebagian besar tersimpan di bawah tanah, biasanya dibutuhkan gigitan yang cukup banyak untuk memicu reaksi sungguhan, jadi gigitan iseng jarang menjadi alasan untuk panik.

Anjing Ringan

Anjing yang menggali akar atau mengunyah batangnya bisa mengalami muntah, tinja yang encer, dan suasana hati yang lesu untuk sementara waktu. Cicipan kecil biasanya berlalu tanpa banyak gangguan, jadi sedikit gigitan bukan hal yang perlu terlalu dicemaskan.

Kuda Ringan

Kuda yang memakan akarnya bisa mengalami gangguan pencernaan dan diare, dan sering tampak lesu serta kurang bersemangat. Dibutuhkan cukup banyak bagian berkayu untuk memicu ini, sehingga risikonya tetap tergolong ringan.

Kelinci Hati-hati

Paeonol yang sama yang mengganggu hewan lain membuat peoni menjadi pilihan yang kurang tepat di sekitar kelinci, karena sistem pencernaannya tidak bisa dengan mudah mengeluarkan gangguan tersebut. Yang terbaik adalah menyimpan akar dan batangnya jauh dari jangkauan dan menghindarkan mereka dari risiko.

Ternak Hati-hati

Sapi, kambing, dan domba jarang sengaja mencari peoni, tetapi akarnya mengandung cukup paeonol untuk mengganggu hewan penggembalaan yang memakannya. Pagar sederhana antara tanaman dan padang rumput menjaga semua orang tetap nyaman.

Burung Hati-hati

Belum banyak yang tertulis tentang peoni dan burung, dan racunnya tidak memberi alasan untuk menyebutnya aman. Untuk lebih berhati-hati, jauhkan burung peliharaan yang suka mengeksplorasi dari tanaman ini.

Manusia Hati-hati

Tidak ada bagian peoni yang layak berada di meja makan, dan akarnya khususnya bisa menyebabkan mual dan sakit perut jika dimakan. Nikmatilah bunganya saja, dan jauhkan anak kecil dari kebiasaan mengunyah tanaman ini.

Jauhkan hewan peliharaan dari kebiasaan mengunyah akar dan batang; gangguan pencernaan paling mungkin terjadi jika tertelan dalam jumlah besar.

Nomor bantuan darurat

Indonesia

Darurat medis: 119

Varietas

Kultivar peoni jumlahnya mencapai ribuan, namun segelintir favorit lama terus muncul tahun demi tahun. Berikut ini yang layak Anda kenali namanya.

Sarah Bernhardt

Varietas bunga ganda yang mekar belakangan ini sangat disukai, membuka bunga merah muda lembutnya yang harum tepat saat sebagian besar peoni lain mulai berhenti berbunga untuk tahun itu.

Do Tell

Bunga bentuk Jepang yang menawan, dengan kelopak pelindung merah muda pucat mengelilingi pusat bunga berwarna merah muda tua yang hangat.

Festiva Maxima

Varietas bunga ganda putih lama yang berharga, sangat harum, dengan sesekali bercak merah tua tersembunyi di tengah kelopaknya.

Cara memperbanyak

Peoni memang lambat untuk diperbanyak, tetapi triknya bersahabat dan sederhana begitu Anda mengetahuinya: bagi akar yang sedang dorman pada musim gugur dan tanam kembali tunasnya secara dangkal.

Pemisahan rumpunSedang

September hingga Oktober saat dorman · Beberapa tahun untuk mencapai mekar penuh setelah dibagi

Anda bisa membagi peoni pada bulan September atau Oktober, begitu tanaman ini memasuki masa dorman dengan tenang. Angkat seluruh rumpun dari tanah dan potong sehingga setiap bagian baru menyimpan 3 sampai 5 tunas (eyes) pada potongan akar yang kokoh, lalu tanam kembali tunas-tunas itu hanya sedalam 2,5 cm sampai 5 cm. Beri hasil pembagian yang baru beberapa tahun yang penuh kesabaran untuk beradaptasi sebelum mekar sepenuhnya, dan biarkan saja mereka menjalani prosesnya.

Mitos

Mitos

Kuncup peoni membutuhkan semut sebelum bisa mekar.

Fakta

Anda bisa tenang soal semut, karena mereka hanya datang untuk nektar manis yang ditawarkan kuncup bunga, bukan untuk membuka kuncupnya secara paksa. Kuncupnya mekar dengan sempurna dengan sendirinya, dan semut sama sekali tidak menimbulkan masalah selama mereka menghisap nektar. Peoni akan mekar pada waktunya sendiri, ada semut atau tidak.

Sumber