Tanaman dalam ruangan · Asparagaceae

Pakis Ekor Rubah

Asparagus densiflorus 'Myers'

Berikan cahaya terang tidak langsung dan pot yang berdrainase baik, dan pakis ekor rubah yang pemaaf ini akan membalasnya dengan bulu-bulu hijau menyerupai sikat botol.

Cahaya

Terang tidak langsung

Air

Setiap 7–⁠10 hari

Kehangatan

10–⁠25°C

Ketahanan

hingga -7°C

Beracun bagi kucing, anjing, kuda dan lainnya
Pakis Ekor Rubah

Ikhtisar

Pakis ekor rubah menjebak hampir semua orang dengan namanya, dan itu bagian dari daya tariknya. Tampilannya lembut dan berbulu, namun tanaman ini bukanlah pakis sungguhan. Rumahnya adalah keluarga asparagus, dan alih-alih spora, tanaman ini mengeluarkan bunga, membentuk buah beri merah kecil, dan tumbuh dari biji. Bentuk 'Myers' menghasilkan bulu-bulu tegak yang kokoh dan meruncing di ujungnya, masing-masing menyerupai sikat botol hijau yang tebal.

Alasan tanaman ini menjadi tanaman hias yang begitu pemaaf tersembunyi di bawah tanah. Di bawah permukaan tanah tersembunyi akar umbi berdaging yang menyimpan air, sehingga penyiraman yang sesekali terlupakan jauh lebih tidak mengganggu dibandingkan pada kebanyakan tanaman lain, dan itu benar-benar menenangkan bagi pemula. Tanaman ini hanya meminta cahaya terang tidak langsung dan pot yang berdrainase baik. Diberi ruang, rumpunnya akan tumbuh lebar dan penuh, itulah sebabnya tanaman ini begitu serasi tercurah dari keranjang gantung atau meluber di tepi dudukan tanaman.

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, dan keduanya mudah dikelola. Tanaman ini secara keseluruhan sedikit beracun bagi kucing dan anjing, dengan buah beri yang mencolok itu menjadi perhatian utama, dan getahnya bisa membuat kulit telanjang gatal. Di tempat yang bebas embun beku, tanaman ini juga bisa lolos dari taman dan menyebar secara alami, jadi di iklim hangat tanaman ini jauh lebih baik disimpan dalam pot dan di tempat tinggi yang tidak terjangkau daripada ditanam bebas di bedengan.

Perawatan

Singkatnya: cahaya terang tidak langsung, pot yang berdrainase bebas, dan siram hanya setelah beberapa sentimeter bagian atas tanah mengering. Beri pupuk setiap bulan sepanjang musim semi dan musim panas, jaga suhu tetap hangat nyaman, dan bagi tanamannya ketika akar umbinya mulai mengangkatnya keluar dari pot. Semua ini tidak sulit dilakukan.

Cahaya

Tempatkan di cahaya terang tidak langsung, seperti yang Anda temukan di dekat jendela yang mendapat cahaya matahari tanpa silau terik tengah hari. Tanaman ini juga tidak keberatan mendapat sinar matahari sebagian dan sedikit naungan, dan hanya ketika cahaya benar-benar kurang, bulu-bulunya menjadi tipis dan pucat serta pertumbuhan barunya melambat.

Penyiraman

Ambil alat penyiram hanya setelah beberapa sentimeter bagian atas tanah mengering, yang biasanya jatuh sekitar setiap 7 hingga 10 hari. Akar umbi itu menyimpan cadangan air sendiri, jadi sedikit pengeringan di antara penyiraman justru yang disukainya, sementara tanah yang terus-menerus basah adalah penyebab akarnya membusuk. Kurangi penyiraman selama musim dingin saat pertumbuhannya melambat.

Media tanam

Tanam di media tanam lempung yang berdrainase baik yang membiarkan air mengalir alih-alih menggenang. Usahakan pH antara 6,0 dan 7,0, mendekati netral, dan tanaman ini akan senang. Drainase yang bebas jauh lebih penting daripada apa pun di sini, karena akar yang tergenang air adalah cara tercepat untuk kehilangan tanaman ini.

Suhu

Kehangatan ruangan sehari-hari sekitar 10°C hingga 25°C adalah tempat yang tepat baginya. Tanaman ini tidak tahan embun beku, jadi jauhkan dari ambang jendela yang dingin dan hembusan angin musim dingin, dan ia akan tetap nyaman.

Kelembapan

Tanaman ini paling baik dengan kelembapan sedang, sekitar 40% hingga 60%, meski ia tetap tenang dengan udara dalam ruangan biasa dan tidak rewel. Jika ujung bulunya mencokelat di ruangan kering yang berpemanas, cukup tingkatkan kelembapan di sekitarnya.

Pemupukan

Beri pupuk larut air yang seimbang sebulan sekali dari musim semi hingga musim panas saat tanaman sedang tumbuh aktif. Hentikan pemupukan selama bulan-bulan yang lebih dingin saat tanaman beristirahat, dan bilas potnya sesekali agar garam pupuk tidak menumpuk.

Pemangkasan

Potong bulu-bulu yang layu atau menguning tepat di pangkalnya untuk menjaga rumpun tetap rapi dan mendorong pertumbuhan tegak yang baru. Batang yang usang atau rusak bisa dipangkas habis di musim semi untuk memberi tanaman awal yang segar. Kenakan sarung tangan, karena getahnya bisa mengiritasi kulit.

Penggantian pot

Pindahkan ke pot baru setiap 2 hingga 3 tahun, atau sedikit lebih awal begitu akar umbi yang membengkak mulai mendorong tanaman naik dan keluar. Tanda lain adalah akar yang melilit wadahnya dan air yang langsung mengalir keluar tanpa terserap. Musim semi adalah waktu yang tepat untuk ini, dan cocok dipadukan dengan pembagian rumpun.

Ukuran & jarak tanam

Di dalam ruangan, tanaman ini tumbuh setinggi 60 hingga 90 cm dan melebar bahkan lebih jauh lagi, 90 hingga 120 cm. Beri ruang bagi rumpunnya agar bulu-bulunya bisa melengkung keluar, itulah sebabnya dudukan tanaman atau keranjang gantung sangat cocok untuknya.

Pemecahan masalah

Pakis ekor rubah Anda pandai memberi tahu apa yang dibutuhkannya, menunjukkannya lewat bulu-bulunya jauh sebelum seluruh tanaman terpengaruh. Menguning, rontok, dan ujung yang mencokelat masing-masing memiliki solusi yang berbeda dan mudah diatasi. Temukan yang sesuai dengan kondisi Anda di bawah ini dan lakukan perubahan kecil sejak dini.

Kemunduran

Ketika bulu-bulunya menguning di semua bagian, tetap tenang

Jika warna kuning merambat ke seluruh tanaman, penyebab yang paling mungkin adalah terlalu banyak air yang tergenang di sekitar akar umbinya, dan ini adalah sesuatu yang bisa Anda perbaiki. Cahaya yang kurang atau tanaman yang belum diberi pupuk dalam waktu lama juga bisa menyebabkan pemudaran warna yang sama. Tunggu hingga beberapa sentimeter bagian atas tanah mengering sebelum penyiraman berikutnya, pindahkan ke sudut yang lebih terang, dan lanjutkan kembali pemupukan bulanan seiring pertumbuhannya.

Solusi:

  • Biarkan beberapa sentimeter bagian atas tanah mengering sebelum menyiram
  • Pindahkan ke tempat yang lebih terang dengan cahaya terang tidak langsung
  • Lanjutkan kembali pemupukan bulanan selama musim tanam
Kosmetik

Daun kecil seperti jarum di lantai mudah diatasi

Ketika pakis ekor rubah terlalu kering, tanaman ini melepaskan kladoda halusnya untuk melindungi diri, dan perpindahan yang baru atau hembusan angin dingin bisa memicu kerontokan yang sama. Kabar baiknya, penyiraman yang menyeluruh dan rutinitas yang tenang biasanya menyelesaikannya. Jauhkan dari hembusan angin dan ventilasi panas, beri cahaya terang tidak langsung, dan kerontokannya akan mereda.

Solusi:

  • Siram secara menyeluruh dan jaga siklus kelembapan yang konsisten
  • Jauhkan tanaman dari hembusan angin dingin dan sumber panas
  • Sediakan cahaya terang tidak langsung yang stabil
Kosmetik

Ujung yang kering bersifat kosmetik dan mudah diatasi

Udara dalam ruangan yang kering biasanya menjadi penyebab ujung yang mencokelat, meski tanah yang terlalu kering atau penumpukan garam pupuk secara perlahan juga bisa membuatnya gosong. Tingkatkan kelembapan di dekat tanaman dan jaga tanah tetap lembap merata saat tanaman sedang tumbuh. Sesekali, siram potnya dengan air biasa untuk membilas garam yang menumpuk dari pupuk.

Solusi:

  • Tingkatkan kelembapan di sekitar tanaman
  • Jaga tanah tetap lembap merata selama masa pertumbuhan aktif
  • Bilas tanah secara berkala untuk menghanyutkan garam berlebih

Toksisitas

Tanaman ini paling baik ditanam tinggi dan jauh dari jangkauan hewan peliharaan, dan sedikit perencanaan itu saja sudah cukup. Getah dan buah beri merah yang mencolok adalah sumber masalahnya, terdaftar oleh ASPCA di bawah nama Asparagus Fern sebagai racun bagi kucing dan anjing, dan sapogenin yang sama juga menjadi alasan untuk menjauhkannya dari kuda, kelinci, dan hewan penggembalaan. Manusia juga tidak dianjurkan memakan bagian mana pun darinya, buahnya sedikit beracun, dan getahnya bisa menimbulkan ruam, jadi kenakan sarung tangan saat memangkas.

Beracun bagi

Kucing · Anjing · Kuda · Kelinci · Ternak · Burung · Manusia

Kucing Sedang

ASPCA mencantumkan sapogenin di sini sebagai racun bagi kucing, jadi sedikit kehati-hatian sangat berarti. Jika kucing mencicipi buah beri merahnya, Anda bisa mengharapkan muntah, perut yang sensitif, dan tinja yang lembek, dan gesekan berulang dengan dedaunannya bisa membuat kulitnya memerah dan perih.

Anjing Sedang

Bagi anjing, gambarannya mirip dengan kucing. Buah beri yang dikunyah menimbulkan muntah, diare, dan sakit perut, dan kembali menggigit batang yang terpotong berulang kali bisa memicu dermatitis yang gatal.

Kuda Hati-hati

Belum ada kasus khusus pada kuda yang tercatat, namun sapogenin yang sama yang mengganggu perut hewan peliharaan membuat tanaman ini sebaiknya dijauhkan dari kuda. Lakukan pencegahan sederhana dengan tidak membiarkannya merumput dedaunan atau buah beri yang jatuh.

Kelinci Hati-hati

Bagi kelinci, tanaman ini paling baik dianggap terlarang. Baik buah beri maupun jaringan tanaman yang mengandung sapogenin bisa mengganggu pencernaannya, jadi sebaiknya letakkan potnya dan buah yang jatuh di tempat yang sama sekali tidak terjangkau.

Ternak Hati-hati

Kambing, domba, dan sapi akan menghadapi racun yang sama jika mereka menjangkau dedaunan atau buah beri merah yang matang. Pagar sederhana atau lokasi di luar jangkauan menjaga keselamatan mereka.

Burung Hati-hati

Di alam liar, burung memakan buah berinya dan membawa bijinya tanpa terluka, dan begitulah cara tanaman ini menyebar, tetapi lebih baik mencegah burung peliharaan mematuk buahnya di dalam ruangan. Cukup tempatkan tanaman ini jauh dari burung dalam kandang dan Anda sudah aman.

Manusia Hati-hati

Tidak ada bagian tanaman ini yang boleh dimakan, dan karena buah beri merahnya sedikit beracun jika tertelan, sebaiknya arahkan anak-anak yang penasaran menjauh darinya. Tangan telanjang yang bersentuhan dengan batang dan getahnya bisa menimbulkan ruam, jadi kenakan sarung tangan sebelum memangkas atau mengganti pot dan Anda akan baik-baik saja.

Kenakan sarung tangan saat memangkas atau mengganti pot, karena kontak kulit yang berulang dengan getahnya bisa menyebabkan dermatitis alergi.

Nomor bantuan darurat

Indonesia

Darurat medis: 119

Varietas

Dua bentuk Asparagus densiflorus muncul di bawah nama asparagus fern, dan keduanya nyaris tidak bisa terlihat lebih berbeda. Setelah Anda bisa membedakannya, Anda akan langsung tahu apakah tanaman Anda berdiri tegak atau menjalar.

Asparagus densiflorus 'Myers'

Ini adalah ekor rubah yang sesungguhnya, mengirimkan bulu-bulu tegak yang rapat dan meruncing di ujungnya, hampir menyerupai sikat botol.

Asparagus densiflorus 'Sprengeri'

Ini adalah asparagus fern biasa, menjuntai dalam batang yang longgar, melengkung, dan merambat, alih-alih mempertahankan bulu-bulu tegak yang kokoh seperti pada 'Myers'.

Cara memperbanyak

Memperbanyak pakis ekor rubah sangat mudah dijangkau: bagi rumpunnya untuk cara cepat, atau semai bijinya dari buah berinya untuk cara yang lebih lambat.

Pemisahan rumpunMudah

Musim semi atau awal musim panas saat mengganti pot · 4 hingga 8 minggu

Pembagian adalah cara paling lembut untuk mendapatkan beberapa tanaman baru, dan cocok dipadukan dengan penggantian pot di musim semi atau awal musim panas, jadi tidak ada yang perlu ditakutkan. Keluarkan tanaman dari potnya perlahan, lalu potong rumpun umbi yang gemuk menjadi beberapa bagian, pastikan setiap bagian tetap memiliki batang dan akar. Tanam setiap bagian dalam potnya sendiri, dan tanaman akan menyesuaikan diri dalam 4 hingga 8 minggu berikutnya.

BijiSedang

Musim semi · Beberapa minggu untuk berkecambah, beberapa bulan untuk mencapai ukuran penuh

Biji adalah jalan yang lebih lambat, dan yang benar-benar dibutuhkan hanyalah sedikit kesabaran. Saat musim semi tiba, keluarkan biji dari buah beri merah yang matang dengan sarung tangan, karena buahnya bisa mengganggu kulit, lalu tekan ke media tanam yang hangat dan lembap. Perkecambahan biasanya muncul selama beberapa minggu dan tidak merata, dan tanaman mudanya membutuhkan beberapa bulan lagi sebelum mencapai ukuran yang sesungguhnya.

Mitos

Mitos

Pakis ekor rubah adalah pakis sungguhan.

Fakta

Namanya menyesatkan banyak orang. Tanaman ini sama sekali bukan pakis, melainkan kerabat dari keluarga asparagus, Asparagaceae. Ketika pakis sejati berkembang biak dengan spora, tanaman ini justru berbunga, membentuk buah beri merah, dan tumbuh dari biji.

Mitos

Karena merupakan pakis, tanaman ini pasti aman bagi hewan peliharaan.

Fakta

Tanaman ini bukan pakis maupun aman bagi hewan peliharaan. Di bawah nama Asparagus Fern, ASPCA menandainya sebagai racun bagi kucing dan anjing, buahnya memicu gangguan perut dan getahnya menimbulkan ruam gatal. Beri jarak yang cukup jauh dari hewan yang suka mengunyah.

Sumber