Tanaman dalam ruangan · Nephrolepidaceae

Boston Fern

Nephrolepis exaltata

Berikan kelembapan tanah yang stabil dan udara yang lembap, maka Boston fern Anda akan membalasnya dengan air mancur daun hijau yang lembut.

Cahaya

Terang tidak langsung

Kehangatan

16–⁠21°C

Ketahanan

hingga -1°C

Ukuran dewasa

0,6–⁠0,9 m

Aman untuk hewan peliharaan
Boston Fern

Ikhtisar

Jika Anda merasa ragu dengan tanaman paku, Boston fern adalah titik awal yang bersahabat, disukai karena daunnya yang melengkung tumpah ruah di tepi pot atau keranjang gantung. Tanaman ini termasuk genus Nephrolepis dan tumbuh liar di hutan tropis yang lembap, itulah sebabnya ia tetap menyukai udara hangat dan lembap di ambang jendela Anda. Berikan tempat yang terang tanpa sinar matahari langsung, dan tanaman ini akan tumbuh cepat, membentuk gundukan hijau yang lebat sehingga Anda merasa seperti sudah ahli.

Yang benar-benar dibutuhkan paku ini adalah kelembapan tanah yang stabil dan kelembapan udara yang tinggi, dua hal yang biasanya kurang pada udara dalam ruangan biasa. Biarkan tanahnya mengering atau letakkan di dekat pemanas, dan tanaman ini akan memberi tahu Anda dengan jelas, dengan menggugurkan anak daun dan menguning di ujungnya, sehingga Anda selalu tahu kondisinya. Namun, jaga tanah tetap lembap merata dan udara tetap lembap, dan tanaman ini akan memaafkan hampir semua kesalahan lain yang Anda buat.

Tanaman ini cocok tinggal di rumah bersama hewan peliharaan dan anak-anak, karena ASPCA mencantumkannya sebagai tidak beracun. Itu menjadikannya salah satu tanaman hias langka yang bisa Anda tanam tanpa perlu cemas soal gigitan iseng, dan indah dipandang selagi Anda belajar merawatnya.

Perawatan

Singkatnya: berikan cahaya terang tidak langsung, tanah yang selalu lembap merata namun tidak becek, dan udara lembap sekitar 16 °C hingga 21 °C. Beri pupuk sebulan sekali selama musim tumbuh, dan bagi rumpunnya setiap beberapa tahun.

Cahaya

Letakkan paku ini di tempat yang mendapat cahaya terang tidak langsung, cahaya lembut di dekat jendela tetapi tidak pernah sinar matahari yang keras mengenai daunnya. Tanaman ini juga masih bisa bertahan dengan cahaya sedang, naungan sebagian, bahkan naungan penuh, jadi sudut ruangan yang redup bukan masalah besar, meski sinar matahari yang kuat akan menghanguskan daunnya.

Penyiraman

Usahakan menjaga media tanam tetap lembap merata namun tidak pernah tergenang, dikurangi sedikit saja pada musim dingin. Biarkan tanahnya mengering dan paku ini akan merespons dengan menggugurkan anak daun dan menguning di ujungnya, sehingga penyiraman yang stabil dan konsisten menjadi hal yang paling penting yang bisa Anda lakukan.

Media tanam

Tanam dalam campuran berbasis tanah dan gambut yang mengalirkan air dengan baik namun tetap menahan kelembapan, seperti campuran gambut dan vermikulit. Keseimbangan yang lembut ini menjaga akar tetap lembap dan sehat tanpa pernah membiarkannya terendam air.

Suhu

Paku Anda merasa paling nyaman antara 16 °C dan 21 °C, kisaran suhu ruangan yang nyaman bagi kebanyakan rumah. Jauhkan saja dari hembusan udara dingin dan panas kering dari radiator, karena keduanya menarik kelembapan dari daunnya.

Kelembapan

Ini adalah tanaman yang membutuhkan kelembapan tinggi, dan udara kering dalam ruangan adalah hal yang paling tidak disukainya. Naikkan kelembapan di sekitarnya dengan double potting atau meletakkan pot di atas nampan berisi kerikil basah, yang jauh lebih membantu daripada menyemprotkan air ke daun.

Pemupukan

Beri pupuk sebulan sekali mulai musim semi hingga awal musim gugur saat tanaman sedang tumbuh, lalu biarkan beristirahat sepanjang musim dingin. Gunakan pupuk cair dengan kekuatan lemah, setengah dosis, atau pupuk tanaman hias yang lepas lambat, karena akarnya mudah terbakar bila dosisnya terlalu kuat.

Pemangkasan

Pangkas daun tua atau rusak tepat di permukaan tanah untuk membuka ruang bagi pertumbuhan baru. Dan jika tanaman sudah mengering dan rontok, Anda bisa memotong daunnya hingga tersisa sekitar 5 cm dan biarkan tumbuh kembali dari pangkalnya, seperti baru lagi.

Penggantian pot

Bagi rumpun paku ini setiap beberapa tahun pada musim semi, begitu rumpunnya jelas sudah memenuhi potnya. Perhatikan akar yang melingkar di dalam wadah dan daun yang berdesakan serta tampak kurang segar, keduanya menjadi pengingat lembut bahwa sudah waktunya membagi dan menyegarkan tanaman.

Ukuran & jarak tanam

Di dalam ruangan, paku ini mencapai tinggi kira-kira 61 hingga 91 cm dan melebar kira-kira selebar itu juga, jadi beri ruang agar daunnya bisa melengkung. Daun yang menyebar terlihat paling indah bila bisa terjuntai, seperti pada keranjang gantung atau di atas dudukan tanaman.

Pemecahan masalah

Hampir semua masalah pada Boston fern kembali pada udara kering, tanah kering, atau hama yang menyelinap, dan tidak satu pun dari itu harus berujung bencana. Pelajari tanda-tanda awal pada daunnya dan Anda bisa bertindak jauh sebelum tanaman benar-benar rontok. Temukan yang sesuai di bawah ini, lalu bertindaklah dengan lembut selagi masih paling efektif.

Kemunduran

Saat daun menjadi cokelat dan anak daun mulai berjatuhan di lantai

Jangan berkecil hati, karena ini salah satu masalah yang paling mudah diatasi pada tanaman paku. Penyebabnya hampir selalu tanah yang kehausan atau udara yang kering, dan tanaman ini memberi peringatan dini dengan menguningnya ujung anak daun sebelum mulai rontok. Jaga media tanam tetap lembap merata, naikkan kelembapan dengan nampan kerikil atau double potting, dan jauhkan dari radiator serta hembusan udara. Bahkan jika sudah sangat kering, Anda bisa memotong daunnya hingga tersisa sekitar 5 cm dan menyaksikannya mendorong pertumbuhan baru.

Solusi:

  • Jaga media tanam tetap lembap merata namun tidak jenuh air
  • Naikkan kelembapan dengan double potting atau meletakkan pot di atas nampan berisi kerikil basah
  • Jika sudah sangat kering, potong daun hingga tersisa sekitar 5 cm agar tumbuh kembali
Kemunduran

Daun lengket dengan bercak kapas atau bintil kecil

Jangan panik saat melihat ini, karena mudah diatasi begitu Anda mengenalinya. Bintil kecil dan gumpalan seperti kapas itu adalah kutu perisai atau kutu putih, dan kilau lengket yang ditinggalkannya adalah embun madu. Gunting dan buang daun yang sudah terlalu parah terserang, lalu obati dedaunan yang tersisa. Kebiasaan sederhana memeriksa setiap tanaman baru sebelum bergabung dengan koleksi Anda, serta memisahkan paku yang bermasalah sampai bersih, akan menghindarkan Anda dari kekhawatiran di masa depan.

Solusi:

  • Buang dan singkirkan daun yang terserang parah
  • Obati dedaunan yang tersisa untuk mengatasi kutu perisai atau kutu putih

Toksisitas

Ini bagian yang melegakan bagi pemilik hewan peliharaan dan orang tua: Boston fern aman. ASPCA mencantumkannya sebagai tanaman tidak beracun bagi kucing dan anjing, dan tidak ada senyawa beracun yang pernah dilaporkan pada tanaman ini, sehingga tanaman ini bisa diletakkan dengan tenang dalam jangkauan hewan dan anak-anak yang penasaran.

Aman untuk

Manusia · Kucing · Anjing · Kuda · Kelinci · Ternak · Burung

Kucing Tidak ada

Anda bisa tenang di sekitar kucing, karena ASPCA mencantumkan Boston fern sebagai tidak beracun bagi mereka dan tidak mencatat adanya senyawa beracun, jadi gigitan iseng bukan hal yang perlu dicemaskan.

Anjing Tidak ada

Anjing sama amannya di sini. ASPCA menyatakan tanaman paku ini tidak beracun bagi mereka, jadi daun yang tergigit tidak akan membahayakan hewan peliharaan Anda.

Kuda Aman

Tidak ada senyawa beracun yang tercatat pada tanaman ini, sehingga kuda yang merumput daunnya tidak menghadapi risiko keracunan.

Kelinci Aman

Kelinci dapat mencicipi daunnya tanpa risiko bahaya, karena paku ini tidak mengandung apa pun yang beracun. Meski begitu, semangkuk sayuran segar tetap menjadi menu utama yang lebih baik daripada daun paku.

Ternak Aman

Sapi, kambing, dan domba tidak menemukan senyawa beracun pada paku ini, sehingga sesuap dari tanaman yang tumbuh liar tidak akan melukai mereka.

Burung Aman

Daunnya tidak mengandung racun yang diketahui, sehingga ini menjadi tanaman hijau yang aman dan lembut untuk disimpan di sekitar burung.

Manusia Aman

Boston fern tidak berbahaya bagi manusia, jadi anak yang memasukkan daunnya ke mulut akan baik-baik saja. Namun, tanaman ini tidak ditanam sebagai bahan makanan, jadi tidak ada bagiannya yang dimaksudkan untuk dimakan.

Varietas

Sekelompok kecil kultivar bernama paling sering dijumpai, terutama berbeda dalam ukuran, tekstur daun, dan warna. Berikut beberapa varietas ramah yang layak Anda kenali.

'Bostoniensis'

Inilah Boston fern asli yang biasa Anda bayangkan, menumbuhkan daun yang melengkung lembut hingga sepanjang sekitar 120 cm dan selebar sekitar 15 cm.

'Compacta'

Versi yang lebih rapi dan lebih kecil dari paku standar, cocok saat ruang Anda terbatas.

'Florida Ruffle'

Daunnya tumbuh lebih lebat dan terbagi lebih halus, memberikan kesan lembut dan berumbai pada keseluruhan tanaman.

'Rita's Gold'

Varietas favorit yang dipilih karena warna hijau kekuningan hingga hijau keemasan yang ceria pada daun barunya.

Cara memperbanyak

Memperbanyak Boston fern sangatlah mudah, dan tanaman ini melakukan sebagian besar pekerjaannya sendiri melalui pembagian rumpun dan sulur yang berakar sendiri.

Pemisahan rumpunMudah

Musim semi · Beberapa minggu hingga beberapa bulan untuk berakar dan melanjutkan pertumbuhan

Membagi rumpun adalah cara paling sederhana dan paling toleran terhadap kesalahan untuk memperbanyak paku ini. Pada musim semi, belah bola akar lurus ke bawah menjadi dua atau empat bagian, sisakan sebanyak mungkin daun pada tiap bagian, lalu beri waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan bagi setiap bagian untuk berakar dan pulih kembali. Paku ini juga menyebar dengan senang hati secara alami melalui sulur yang berakar di mana pun menyentuh tanah, dan di alam liar ia berkembang biak dari spora yang tersimpan di bagian bawah daunnya.

AnakanMudah

Musim semi hingga musim panas · Beberapa minggu setelah sulur yang telah berakar dipisahkan

Paku ini mengeluarkan sulur yang menumbuhkan tanaman-tanaman kecil di mana pun sulur itu mencapai tanah lembap. Setelah sulur berakar, potong dengan lembut untuk memisahkannya dari induk pada musim semi atau musim panas, dan tanaman muda tersebut akan menyesuaikan diri dalam beberapa minggu.

Mitos

Mitos

Boston fern beracun bagi kucing dan anjing seperti banyak tanaman hias lainnya.

Fakta

Anda bisa tenang untuk yang satu ini. ASPCA mencantumkan Boston fern sebagai tidak beracun bagi kucing maupun anjing, sehingga tanaman ini mendapat tempat yang layak di rumah-rumah yang tidak bisa menampung banyak tanaman hias lainnya.

Mitos

Menyemprotkan air adalah cara terbaik untuk memberi Boston fern kelembapan yang dibutuhkannya.

Fakta

Ternyata menyemprotkan air hanya memberikan sedikit efek pada kelembapan, dan justru membuat daun cukup basah sehingga mengundang bercak daun. Double potting atau nampan kerikil menaikkan kelembapan jauh lebih andal, sekaligus menjaga daun tetap kering dengan nyaman.

Sumber