Tanaman hias apa yang cocok dengan perlit?

picture of Tina Carter
Tina Carter
Diterbitkan:
Diperbarui:

Tanaman hias yang cocok dengan perlit terutama adalah pothos, monstera, philodendron, lidah mertua, dan sukulen. Anggrek Anda juga menyukainya. Hampir setiap tanaman indoor tumbuh lebih baik dengan perlit dalam campuran medianya. Perlit memperbaiki dua masalah terbesar pot: drainase buruk dan akar yang terjepit.

Saya menambahkan 20 hingga 25% perlit ke seluruh koleksi tanaman hias saya sekitar setahun lalu. Lalu saya memantau mana yang merespons paling baik. Pothos menumbuhkan daun baru paling banyak dalam waktu tersingkat. Monstera saya mengeluarkan tiga daun baru dalam dua bulan setelah lama tidak bertumbuh. Lidah mertua yang tidak bergerak selama satu musim penuh mulai menghasilkan anakan dalam hitungan minggu. Dari pengalaman saya, satu-satunya tanaman yang tidak menunjukkan perubahan besar adalah yang memang sudah dalam kondisi baik.

Menggunakan perlit untuk tanaman indoor masuk akal karena cara kerja pot. Wadah tidak memiliki drainase alami seperti tanah di kebun. Tanah pot berada di ruang tertutup di mana air terperangkap di bagian bawah. Setelah berbulan-bulan disiram, campuran media memadat dan kehilangan kantong udaranya. Busuk akar akibat terlalu banyak air membunuh lebih banyak tanaman hias daripada kesalahan lainnya. Perlit menjaga tanah tetap terbuka dan drainasenya baik.

Pothos, Philodendron, dan Monstera

  • Rasio ideal: Campurkan 20% perlit ke dalam media tanam standar untuk tanaman merambat dan berdaun tropis yang tumbuh cepat ini.
  • Mengapa mereka merespons: Akar aerial mereka berevolusi untuk mencengkeram kulit kayu dan membutuhkan sirkulasi udara yang baik di sekitarnya agar tetap sehat.
  • Peningkatan pertumbuhan: Anda bisa mengharapkan produksi daun lebih cepat dan akar lebih kuat dalam beberapa bulan pertama setelah pergantian.

Sukulen Indoor dan Lidah Mertua

  • Rasio ideal: Gunakan 35 hingga 40% perlit dengan basis berpasir dan bergranul untuk drainase cepat yang dibutuhkan spesies gurun ini di dalam ruangan.
  • Mengapa mereka merespons: Mereka menyimpan air di daunnya dan akan membusuk jika tanah tetap basah lebih dari satu atau dua hari.
  • Peningkatan pertumbuhan: Perlit untuk tanaman hias dalam kelompok ini mengurangi risiko busuk akar dan membantu anakan baru terbentuk seiring waktu.

Anggrek dan Tanaman Udara

  • Rasio ideal: Campurkan 30 hingga 50% perlit dengan kulit kayu anggrek untuk phalaenopsis, oncidium, dan anggrek pot lainnya.
  • Mengapa mereka merespons: Tanaman ini tumbuh di pohon di alam liar dan akarnya membutuhkan udara konstan untuk menyerap air dan nutrisi.
  • Peningkatan pertumbuhan: Aliran udara yang lebih baik menghasilkan akar lebih sehat, lebih banyak bunga, dan lebih sedikit risiko busuk mahkota pada anggrek Anda.

Beberapa tanaman hias lebih baik dengan sedikit atau tanpa perlit. Pakis dan calathea Anda menyukai tanah lembap, jadi mereka hanya butuh sekitar 10 hingga 15% perlit untuk mencegah genangan total. Spider plant dan dracaena bisa mengalami ujung daun cokelat karena jejak fluorin dalam perlit. Gunakan pumice untuk tanaman-tanaman tersebut.

Mulailah dengan tanaman yang paling sering kelebihan air sebagai uji coba pertama. Pilih yang tanahnya becek atau daun bawahnya menguning dan pindahkan dengan rasio yang tepat dari daftar di atas. Perhatikan drainase membaik dalam beberapa minggu ke depan. Begitu Anda melihat perbedaannya, lanjutkan ke sisa koleksi satu pot pada satu waktu selama jadwal repotting normal Anda.

Anda bisa membeli perlit di toko kebun mana pun hanya dengan beberapa ribu rupiah per kantong. Satu kantong bisa dipakai lama karena Anda hanya mencampurkan 20 hingga 40% ke setiap pot tergantung tanamannya. Simpan sisa perlit dalam wadah tertutup agar tetap bersih dan kering di antara penggunaan. Seluruh koleksi Anda bisa mendapat peningkatan dalam satu sore repotting.

Tanaman hias Anda menghabiskan hidupnya di pot yang menahan air dan memadat seiring waktu. Menambahkan perlit adalah cara tercepat untuk memperbaiki masalah itu. Anda akan lebih jarang menyiram, kehilangan lebih sedikit tanaman akibat busuk akar, dan melihat koleksi Anda tumbuh lebih kuat dari sebelumnya. Cobalah pada hari repotting berikutnya dan buktikan sendiri.

Baca artikel lengkap: Perlit untuk Tanaman: Panduan Lengkap

Lanjutkan membaca