Anda bisa memakan buah monstera, tetapi hanya jika sudah benar-benar matang. Pertanyaan ini sebenarnya sedikit keliru karena buah Monstera yang matang sangat aman dan rasanya lezat. Bahaya sebenarnya datang dari memakannya terlalu dini. Buah monstera yang belum matang mengandung kristal kalsium oksalat yang menyebabkan nyeri mulut dan tenggorokan yang serius begitu Anda menggigitnya.
Buah ini sama sekali tidak terlihat seperti yang Anda bayangkan dari tanaman hias. Bentuknya seperti kerucut panjang sekitar 23 cm (9 inci). Sisik heksagonal hijau menutupinya seperti ubin kecil. Saat buah matang, sisik-sisik ini mulai terkelupas dari pangkal ke atas. Bentuknya mirip tongkol jagung hijau. Tanaman dalam ruangan jarang berbuah, jadi kebanyakan orang tidak pernah melihatnya.
Bagian buah monstera yang belum matang mengandung kristal yang bertindak seperti jarum kaca kecil dalam dagingnya. Kristal ini menancap ke lapisan mulut dan menyebabkan rasa terbakar yang hebat. Tenggorokan Anda bisa membengkak dan menelan menjadi sulit. Beberapa orang mengatakan rasanya seperti mengunyah pecahan kaca. Rasa sakit dimulai dalam hitungan detik dan bisa berlangsung berjam-jam. Anda tidak boleh memakan buah monstera sampai Anda mengujinya terlebih dahulu.
Penelitian UF/IFAS memberikan data yang jelas tentang pematangan yang aman. Buah tumbuh sepanjang 20-36 cm (8-14 inci). Buah matang paling baik pada suhu 26-28°C (78-82°F) selama 5-6 hari setelah dipanen. Aturannya sederhana: hanya makan daging buah monstera yang terlepas dari bonggolnya sendiri. Jika Anda harus menarik atau mengikis dagingnya, bagian itu masih mengandung kristal dan akan menyakiti Anda.
Periksa Sisik Heksagonal
- Yang harus dicari: Bagian yang matang memiliki sisik yang terangkat dan terlepas sendiri tanpa tekanan dari jari Anda sama sekali.
- Tanda peringatan: Jika sisik menempel erat dan tidak mau terkelupas, bagian itu belum matang dan masih mengandung kristal berbahaya di dalamnya.
- Pola pematangan: Buah matang dari pangkal ke ujung selama beberapa hari, jadi bagian bawah menjadi aman dimakan lebih dulu.
Uji Pelepasan Daging Buah
- Daging yang aman: Daging buah yang matang terlepas dari bonggol dengan sentuhan lembut dan memiliki tekstur lembut dan krim mirip pisang matang.
- Daging yang berbahaya: Bagian mana pun yang masih menempel pada bonggol atau terasa keras masih mengandung kristal oksalat dan tidak boleh dimakan.
- Profil rasa: Bagian buah monstera yang matang dan bisa dimakan terasa seperti campuran pisang, nanas, dan mangga dengan rasa manis yang lembut.
Penyimpanan dan Kesabaran
- Suhu ruangan: Simpan buah yang sudah dipanen pada suhu 26-28°C (78-82°F) dalam kantong kertas untuk mendorong pematangan merata selama 5-6 hari.
- Periksa setiap hari: Uji beberapa sisik setiap pagi. Makan hanya bagian yang terlepas dengan mudah dan bungkus kembali sisanya untuk hari berikutnya.
- Jangan terburu-buru: Memakan satu bagian yang belum matang saja akan menyebabkan rasa sakit. Lebih baik menyisihkan sepotong daripada menanggung rasa terbakar di mulut berjam-jam.
Ketika Anda menemukan bagian yang matang, rasanya membuat penantian itu sepadan. Orang bilang rasanya seperti salad buah tropis dalam satu gigitan. Anda mendapat manisnya pisang dengan asam nanas dan sedikit rasa mangga. Teksturnya di antara pisang dan srikaya. Di Amerika Tengah, penduduk lokal menjual buah ini di pasar sebagai camilan umum.
Monstera dalam ruangan Anda kemungkinan besar tidak akan pernah berbuah. Anda membutuhkan tanaman dewasa berusia lebih dari tiga tahun dengan kehangatan yang stabil, kelembapan tinggi, dan cahaya kuat untuk memicu pembungaan. Jika Anda mendapatkan buah, hormati proses pematangan dan uji setiap bagian. Buang apa pun yang tidak terlepas dari bonggol dengan sendirinya. Mulut Anda akan berterima kasih atas kesabaran tersebut.
Baca artikel lengkap: Panduan Perawatan Monstera Deliciosa