Garam Epsom untuk terong bisa membantu tanaman Anda, tapi hanya jika mereka kekurangan magnesium sejak awal. Menambahkannya ketika tanaman Anda sudah memiliki cukup magnesium tidak akan meningkatkan pertumbuhan atau produksi buah.
Saya menguji garam Epsom pada terong wadah saya selama dua musim tanam penuh untuk melihat apa yang benar-benar bisa dilakukannya. Setengah tanaman saya mendapat dosis rutin sementara setengah lainnya mendapat air biasa. Hasilnya mengajarkan saya banyak tentang kapan perawatan ini berhasil dan kapan tidak.
Tanaman yang menunjukkan tanda-tanda kekurangan magnesium sebelum perawatan memang membaik dengan garam Epsom. Daun mereka berubah menjadi hijau lebih gelap dan tanaman menghasilkan lebih banyak buah seiring waktu. Tapi tanaman sehat yang mendapat garam Epsom tidak menunjukkan perubahan sama sekali dari dosis ekstra.
Garam Epsom hanyalah magnesium sulfat dalam bentuk yang bisa diserap tanaman melalui akarnya. Magnesium membantu terong Anda membuat klorofil, yang memberi daun warna hijau. Tanpa cukup magnesium untuk pertumbuhan terong, tanaman tidak bisa mengubah sinar matahari menjadi energi dengan benar.
Cari menguningnya area di antara urat pada daun yang lebih tua sebagai tanda pertama kekurangan magnesium. Urat tetap hijau sementara jaringan di antaranya memudar menjadi kuning atau hijau pucat. Pola ini berbeda dari kekurangan nitrogen, yang mengubah seluruh daun menjadi kuning sekaligus.
Jika Anda melihat pola ini pada tanaman Anda, garam Epsom mungkin membantu memperbaiki masalah dengan cepat. Campurkan 1 sendok makan garam Epsom ke dalam setiap galon air yang Anda gunakan. Aplikasikan campuran ini sebulan sekali selama musim tanam sampai menguningnya menghilang.
Anda juga bisa menyemprotkan garam Epsom langsung ke daun untuk hasil yang lebih cepat. Gunakan campuran yang lebih encer yaitu 1 sendok teh per galon untuk pemberian melalui daun. Aplikasikan di jam pagi yang sejuk untuk menghindari daun terbakar oleh matahari.
Garam Epsom bukan pupuk lengkap untuk terong wadah Anda. Ini hanya memberi Anda magnesium dan sulfur. Tanaman Anda membutuhkan banyak suplemen nutrisi terong lainnya seperti nitrogen dan kalium juga.
Mulailah dengan pupuk seimbang 10-10-10 atau serupa sebagai program pemupukan dasar Anda. Ini mencakup semua nutrisi utama yang dibutuhkan terong wadah Anda untuk berkembang. Hanya tambahkan garam Epsom di atasnya jika Anda melihat tanda-tanda kekurangan magnesium meskipun sudah dipupuk secara rutin.
Terlalu banyak garam Epsom bisa menyebabkan masalahnya sendiri untuk tanaman Anda. Kelebihan magnesium membuat akar lebih sulit menyerap kalsium dan nutrisi lainnya. Patuhi dosis bulanan dan jangan berasumsi bahwa lebih banyak lebih baik.
Beberapa media tanam memiliki banyak magnesium yang sudah terkandung di dalamnya. Media tanam premium sering mengandung kapur dolomit yang menambahkan kalsium dan magnesium. Periksa label media tanam Anda sebelum menambahkan apapun ekstra ke pot Anda.
Saya membuat kesalahan ini di tahun pertama saya dan menambahkan garam Epsom ke semua pot saya secara rutin. Tanaman yang baik-baik saja sebelumnya tidak menjadi lebih baik dengan dosis ekstra. Saya hanya membuang-buang uang untuk garam yang tidak mereka butuhkan sama sekali.
Gunakan garam Epsom sebagai solusi untuk masalah nyata, bukan sebagai suplemen nutrisi terong rutin. Amati menguningnya area di antara urat daun pada daun yang lebih tua sebagai sinyal Anda untuk bertindak. Dengan dosis yang tepat pada waktu yang tepat, garam Epsom bisa mengembalikan kesehatan tanaman yang kesulitan.
Baca artikel lengkap: Cara Menanam Terong di Pot