Apakah ampas kopi baik untuk hibiscus?

picture of Olivia Mitchell
Olivia Mitchell
picture of Martin Thorne
Martin Thorne
Diterbitkan:
Diperbarui:

Ampas kopi untuk hibiskus bisa menjadi tambahan bermanfaat untuk kebun Anda, tetapi hanya jika dikomposkan terlebih dahulu. Ampas segar langsung dari penyeduhan justru menimbulkan lebih banyak masalah. Ampas yang sudah dikomposkan menambah bahan organik dan memperbaiki tekstur tanah. Ampas kompos juga memiliki pH 6,0 hingga 7,0 yang sesuai dengan kebutuhan hardy hibiscus.

Saya pernah melakukan percobaan perbandingan beberapa tahun lalu dengan dua tanaman hibiskus dalam pot yang sama. Satu tanaman diberi ampas kopi segar yang dicampurkan ke permukaan tanah, dan yang lain diberi ampas yang sudah dikomposkan selama enam minggu. Tanaman dengan ampas segar menguning dalam sebulan dan hampir tidak tumbuh. Tanaman dengan ampas kompos tetap hijau dan sehat sepanjang musim. Percobaan itu meyakinkan saya untuk tidak pernah melewatkan langkah pengomposan.

Penjelasan ilmiahnya cukup sederhana. Ampas kopi segar mengandung senyawa organik yang segera diurai oleh mikroba tanah. Mikroba tersebut membutuhkan nitrogen untuk bekerja, sehingga mereka sementara menyerap nitrogen dari tanah di sekitar akar tanaman Anda. Pengikatan nitrogen ini membuat hibiskus Anda kekurangan nutrisi tepat saat membutuhkan bahan bakar untuk tumbuh. Ampas yang sudah dikomposkan telah melewati proses penguraian ini. Ampas kompos melepaskan nutrisi secara perlahan dan aman tanpa merampas unsur hara dari tanah.

Sebagai amandemen tanah hibiskus, ampas kopi yang sudah dikomposkan membawa beberapa manfaat. Ampas ini memperbaiki drainase pada tanah liat dan meningkatkan retensi air pada tanah berpasir. Ampas juga menarik cacing tanah yang semakin menggemburkan dan mengaerasi tanah di sekitar zona perakaran tanaman. Setelah dikomposkan, ampas kopi memiliki pH sekitar 6,5 hingga 6,8, yang berada tepat di kisaran ideal untuk hardy hibiscus.

Pupuk organik hibiskus yang baik akan memberikan hasil lebih optimal dibandingkan ampas kopi untuk memberi makan tanaman Anda. Ampas kompos mengandung sekitar 2% nitrogen dan kurang dari 1% fosfor dan kalium. Itu hanya tambahan ringan, bukan nutrisi lengkap. Anda tetap harus menggunakan formula rendah fosfor seperti 10-4-12 sebagai pupuk utama. Perlakukan ampas kopi sebagai pembantu tanah tambahan, bukan pengganti pupuk sesungguhnya.

Berikut cara mengaplikasikan ampas kopi dengan benar. Komposkan ampas bekas selama 4 hingga 6 minggu di tempat kompos sebelum digunakan. Taburkan lapisan tipis tidak lebih dari setengah inci dan campurkan ke mulsa yang ada di sekitar tanaman. Jaga jarak ampas setidaknya 3 inci dari batang untuk mencegah penumpukan kelembapan yang bisa menyebabkan pembusukan. Perbarui lapisan ini paling banyak satu atau dua kali selama musim tanam.

Jangan berlebihan menggunakan ampas kopi sebanyak apa pun kopi yang diminum keluarga Anda. Lapisan yang terlalu tebal bisa membentuk gumpalan padat yang menolak air alih-alih menyerapnya. Gunakan dalam jumlah sedikit yang dicampur ke mulsa dan biarkan proses pengomposan melakukan tugasnya. Hibiskus Anda akan mendapat manfaat yang perlahan dan stabil tanpa risiko apa pun yang muncul dari menumpahkan ampas segar langsung ke tanah.

Baca artikel lengkap: Panduan Perawatan dan Cara Menanam Hardy Hibiscus

Lanjutkan membaca