Tahap pertumbuhan tanaman yang penting mencakup enam fase yang dilalui setiap tanaman berbunga. Pertama adalah perkecambahan, lalu fase bibit. Selanjutnya pertumbuhan vegetatif, diikuti pembentukan kuncup. Pembungaan datang kelima, dan pematangan mengakhiri semuanya. Setiap tahap memiliki ciri khas yang memberi tahu Anda cara merawat tanaman.
Ketika pertama kali menanam tomat di halaman belakang, saya melihat betapa berbedanya setiap tahap. Tunas kecil tampak sangat berbeda dari tanaman hijau lebat yang muncul sebulan kemudian. Lalu muncul bunga kuning pertama di batang tipis. Buah hijau kecil menyusul dan butuh berminggu-minggu untuk menjadi merah. Setiap perubahan menandai babak baru dalam kehidupan tanaman itu, dan saya belajar mengenali semuanya.
Para ilmuwan menggunakan sistem bernama skala BBCH untuk mendefinisikan fase perkembangan tanaman ini. Skala ini memberikan kode pada setiap titik pertumbuhan yang membantu peneliti membandingkan catatan. Enam tahap utama ada karena masing-masing berjalan dengan biologi yang berbeda. Perkecambahan terjadi ketika biji menyerap air dan akar pertama muncul. Tahap bibit membangun sistem akar itu dan menumbuhkan daun sejati pertama di atas permukaan tanah.
Fase vegetatif membawa perubahan visual paling nyata di kebun Anda. Tanaman Anda mengeluarkan batang, cabang, dan daun baru selama waktu ini. Ia membangun kerangka yang dibutuhkan untuk menopang bunga dan buah di masa depan. Dari pengalaman saya, ini adalah saat tanaman tomat tumbuh dari 15 cm menjadi lebih dari 1,2 meter hanya dalam beberapa minggu. Tahap pembentukan kuncup dimulai ketika Anda melihat kuncup bunga kecil di ujung batang.
Pembungaan menandai pergeseran besar dalam cara tanaman menggunakan energinya. Ia berhenti membuat daun baru dan mulai membuat bunga. Tujuannya sekarang adalah menarik lebah dan penyerbuk lainnya. Untuk tanaman tomat, tahap ini bisa berlangsung 2-3 minggu saat bunga baru terus mekar. Bunga yang lebih awal mulai membentuk buah hijau kecil selama jendela waktu yang sama.
Tahap pematangan akhir adalah ketika buah berubah warna dan mulai melunak. Gula menumpuk di dalam sementara biji mencapai kematangan penuh. Tomat matang memberi tahu Anda bahwa tanaman telah menyelesaikan tugas utamanya membuat biji. Biji di dalam buah itu membawa gen untuk generasi tanaman berikutnya di kebun Anda.
Tomat pada umumnya membutuhkan 90-120 hari untuk bergerak dari biji ke buah matang. Selada lebih cepat dalam waktu sekitar 45 hari karena Anda memanennya selama pertumbuhan vegetatif. Labu musim dingin membutuhkan 100 hari penuh karena buahnya membutuhkan waktu lama untuk matang. Mengetahui jadwal tanaman Anda membantu merencanakan musim kebun dan menangkap masalah lebih awal.
Anda bisa mengetahui tahap mana yang telah dicapai tanaman dengan mengamati petunjuk visual. Perkecambahan berakhir ketika daun pertama muncul di atas tanah. Tahap bibit selesai setelah Anda menghitung 4-6 daun sejati pada batang yang kuat. Mode vegetatif berlangsung sampai kuncup bunga muncul. Tahap pertumbuhan tanaman ini mengikuti pola yang sama untuk herba, sayuran, dan bunga.
Periksa tanaman Anda setiap beberapa hari dan catat perubahan yang Anda lihat. Pertumbuhan daun baru berarti tanaman masih membangun kerangkanya. Kuncup bunga menandakan pergeseran menuju pembuatan biji. Buah yang membengkak memberi tahu Anda waktu panen sudah dekat. Kebiasaan sederhana mengamati dengan cermat ini membantu Anda memberikan apa yang dibutuhkan setiap tanaman di setiap tahap kehidupannya.
Baca artikel lengkap: 6 Tahap Pertumbuhan Tanaman Dijelaskan Secara Sederhana