Tanaman dalam ruangan · Apocynaceae
Hoya Tali Hindu
Hoya carnosa 'Compacta'
Berikan cahaya terang dan penyiraman yang ringan tangan, dan tanaman lilin berdaun keriting ini akan menemani Anda selama bertahun-tahun.
Terang tidak langsung
10–24°C
hingga -1°C
0,5–1 m

Ikhtisar
Hoya Tali Hindu adalah tanaman lilin yang disukai karena daunnya yang unik, melengkung dan melipat ke dalam menjadi untaian tebal menyerupai tali. Tanaman ini muncul dari mutasi alami Hoya carnosa biasa, sehingga mewarisi sifatnya yang santai namun tampil begitu berbeda dari induknya. Biarkan batang menjuntainya jatuh dari pot gantung atau rak tinggi, dan Anda akan melihatnya tampil paling memesona.
Ini adalah tanaman yang tumbuh lembut dan lambat, dan kesabaran itulah yang membuatnya bisa menemani Anda begitu lama. Tanaman ini betah hidup bertahun-tahun dalam pot yang sama, dan spesimen yang sudah tua dan mapan akan membalas dengan gerombolan bunga berbentuk bintang yang harum manis. Bunga-bunga itu tumbuh dari tunas kayu pendek yang terus dipertahankan dan dipakai ulang oleh tanaman, sehingga bunga baru akan muncul kembali di titik yang sama musim demi musim.
Anda tidak perlu bakat khusus untuk membuatnya senang, dan kesalahan kecil pun mudah dipulihkan. Daun-daunnya yang berkerut menyimpan airnya sendiri, sehingga tanaman ini pemaaf namun mudah kelebihan air jika Anda terlalu murah hati dengan penyiraman. Cahaya terang, media yang cepat mengalirkan air, dan sikap santai soal repotting sudah mencakup hampir semua yang dibutuhkannya.
Perawatan
Singkatnya: berikan cahaya terang tidak langsung dengan sedikit sinar matahari langsung, campuran media yang cepat mengalirkan air, dan siram hanya setelah medianya benar-benar kering. Beri pupuk setiap bulan sepanjang musim tumbuh, jaga suhu hangat dan lembap, dan biarkan saja tunas bunga lamanya apa adanya.
Cahaya
Tempatkan di lokasi dengan cahaya terang tidak langsung disertai sedikit sinar matahari langsung, karena itulah yang perlahan memancing bunga muncul. Ia masih bisa bertahan di sinar matahari sebagian atau naungan sebagian, tetapi sudut ruangan yang gelap membuat tanaman tumbuh merambat pelan dan jarang berbunga. Cukup jauhkan dari terik matahari tengah hari yang bisa menghanguskan daun.
Penyiraman
Biarkan media mengering di antara penyiraman, dan jika ragu, lebih baik memberi sedikit air daripada berlebihan. Daun tebalnya yang menyimpan air sudah punya cadangan sendiri, sehingga kultivar ini mudah membusuk, jadi kurangi lagi penyiraman di musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Media tanam
Gunakan media yang gembur dan cepat mengalirkan air, berbasis tanah dan kaya bahan organik, seperti media tanam yang dilonggarkan dengan kulit kayu anggrek dan perlit. Tanaman ini tidak rewel soal pH, betah di kisaran 6,0 hingga 8,0. Satu hal yang benar-benar penting adalah air harus mengalir keluar dengan cepat.
Suhu
Jaga suhu di kisaran 10°C hingga 24°C, yakni kehangatan dalam ruangan yang sudah dimiliki kebanyakan rumah. Tanaman ini tidak menyukai hembusan angin dingin, jadi jauhkan dari jendela dan pintu yang berhawa dingin selama musim dingin.
Kelembapan
Tanaman ini paling senang dengan kelembapan tinggi, sedikit lebih tinggi dari yang biasa dimiliki kebanyakan rumah, meski mudah dipenuhi. Nampan berisi kerikil basah di bawah pot atau menempatkannya di kamar mandi yang lembap sudah cukup, dan kelembapan ekstra itu juga membantu mengusir tungau laba-laba.
Pemupukan
Beri pupuk setiap bulan dari musim semi hingga musim gugur selama masa tumbuh aktifnya, menggunakan pupuk cair yang diencerkan. Formula dengan kadar nitrogen dan kalium sedikit lebih tinggi, seperti NPK 2:1:2 atau 3:1:2, secara lembut mendorongnya untuk berbunga.
Pemangkasan
Tanaman ini hampir tidak perlu dipangkas dan tidak menyukai pemangkasan berat, jadi pada akhir musim dingin atau awal musim semi cukup buang tunas yang lemah atau terlalu rapat. Yang terpenting, jangan pernah memotong tunas bunga yang sudah gundul setelah berbunga, karena bunga baru akan tumbuh lagi tepat di tangkai lama yang sama.
Penggantian pot
Repotting hanya perlu dilakukan sesekali, sebab tanaman ini lebih suka tidak diganggu dan betah tinggal di pot yang sama selama bertahun-tahun. Tunggu sampai tanaman jelas memberi tanda, seperti akar yang mendesak keluar dari lubang drainase, pertumbuhan yang melambat, atau pot yang mengering tidak wajar cepat setelah disiram.
Ukuran & jarak tanam
Selama bertahun-tahun pertumbuhannya yang lambat dan sabar, batang menjuntainya bisa memanjang hingga 50 hingga 100 cm, dengan lebar 10 hingga 50 cm. Berikan pot gantung atau rak tinggi agar untaian menyerupai tali ini punya ruang untuk menjuntai dan tampil memikat.
Pemecahan masalah
Hampir semua masalah pada Hoya Tali Hindu bersumber dari penyiraman atau cahaya, dan kabar baiknya keduanya mudah diperbaiki. Daunnya yang tebal bisa diam-diam menyembunyikan tanda kehausan maupun pembusukan, jadi kenali tanda-tanda halus di bawah ini sejak dini agar Anda bisa mencegah sebagian besar masalah sebelum menyebar.
Batang melunak dan menghitam serta akar lembek
Yang Anda lihat adalah busuk akar, dan pada Hoya Tali Hindu masalah ini bisa berkembang cepat karena daunnya yang tebal sudah menyimpan air sendiri, sehingga tanah yang becek membebani tanaman melebihi kemampuannya. Namun jangan khawatir, hentikan penyiraman, biarkan media mengering, lalu angkat tanaman, potong semua akar yang cokelat dan lembek, dan tanam kembali di media baru yang cepat mengalirkan air. Bahkan jika kerusakannya parah, ambil beberapa setek yang masih sehat sebagai cadangan untuk ditumbuhkan.
Solusi:
- Hentikan penyiraman dan biarkan tanah mengering
- Keluarkan dari pot, potong akar yang membusuk, dan tanam kembali di media baru yang cepat mengalirkan air
- Ambil setek batang yang sehat sebagai cadangan jika pembusukan sudah parah
Bercak seperti kapas, lapisan lengket, atau jaring halus pada tanaman
Lipatan daun yang dalam memberi kutu putih, kutu sisik, dan tungau laba-laba tempat bersembunyi yang nyaman, jadi periksalah bagian bawah daun dan celah-celahnya tempat mereka menyelinap. Tidak perlu khawatir, hama ini bisa diatasi: usap kutu putih yang seperti kapas dan kutu sisik yang menonjol dengan kapas yang dibasahi alkohol isopropil, lalu semprot seluruh tanaman dengan sabun insektisida atau minyak nimba, ulangi sampai hama terakhir hilang. Karena tungau tidak tahan kelembapan, menaikkan kelembapan udara memberi Anda lapisan perlindungan tambahan yang mudah.
Solusi:
- Usap kutu putih/kutu sisik dengan kapas yang dibasahi alkohol isopropil
- Obati dengan sabun insektisida atau minyak nimba, ulangi sesuai kebutuhan
- Untuk tungau laba-laba, gunakan sabun insektisida/minyak nimba dan naikkan kelembapan
Tanaman Anda sehat tetapi belum juga berbunga
Alasan umum Hoya Tali Hindu enggan berbunga sederhana saja, yaitu cahaya yang kurang, jadi ia membutuhkan lokasi terang dengan sedikit sinar matahari langsung sebelum siap berbunga. Kesalahan umum lainnya adalah memangkas tunas bunga yang sudah gundul, padahal justru bagian itulah yang akan berbunga lagi, jadi biarkan saja. Pindahkan ke tempat yang lebih terang, pertahankan semua tunas, dan beri waktu pada tanaman muda, karena banyak yang baru betah dan berbunga setelah berusia dua atau tiga tahun.
Solusi:
- Pindahkan ke lokasi lebih terang dengan cahaya terang tidak langsung ditambah sedikit sinar matahari langsung, tetapi hindari terik matahari tengah hari
- Berhenti memotong tangkai bunga yang gundul, biarkan semua tunas tetap di tempatnya
- Bersabarlah dengan tanaman muda hingga tumbuh dewasa
Daun terlihat mengerut, keriput, atau lemas
Ketika daun keriting ini melunak dan mengerut, hampir selalu berarti media tanam sudah terlalu lama benar-benar kering, dan kabar baiknya ini termasuk masalah yang paling mudah diperbaiki. Berikan penyiraman yang cukup banyak hingga air mengalir keluar dari lubang drainase, dan daunnya akan kembali segar dalam satu atau dua hari. Usahakan penyiraman tetap lembut dan teratur selama musim tumbuh, alih-alih membiarkannya berayun dari tergenang ke terlalu kering.
Solusi:
- Siram secara menyeluruh hingga mengalir keluar, lalu lanjutkan membiarkan bagian atas mengering di antara penyiraman
- Jaga penyiraman tetap konsisten selama musim tumbuh
Toksisitas
Ini kabar yang melegakan bagi pemilik hewan peliharaan: Hoya Tali Hindu tidak beracun dan aman ditempatkan di rumah bersama hewan dan anak-anak. Baik ASPCA maupun NC State Extension menyatakan tanaman lilin ini aman bagi kucing, anjing, dan kuda, jadi gigitan sesekali bukan hal yang perlu dicemaskan. Getah putihnya hanya sedikit lengket, jadi cukup cuci tangan setelah memangkas.
Aman untuk
Manusia · Kucing · Anjing · Kuda · Kelinci · Ternak · Burung
Kucing Tidak ada
Anda bisa tenang dengan kucing yang penasaran di sekitarnya, sebab ASPCA mencantumkan tanaman lilin ini sebagai tidak beracun bagi mereka. Jika ia mengunyah cukup banyak bagian tanaman hias apa pun, mungkin akan merasa sedikit mual sebentar, tetapi tanaman ini sendiri tidak berbahaya.
Anjing Tidak ada
Anjing sama amannya di dekatnya, karena ASPCA menandai tanaman lilin ini tidak beracun bagi mereka. Paling buruk, gigitan besar hanya mungkin menimbulkan sedikit gangguan perut sementara.
Kuda Tidak ada
NC State Extension menandai Hoya carnosa sebagai tidak beracun bagi kuda, jadi Anda tidak perlu takut keracunan jika ia merumput di tanaman ini.
Kelinci Tidak ada
Tanaman ini tidak memiliki senyawa beracun yang tercatat, sehingga kelinci bisa mencicipi daunnya tanpa mengalami bahaya. Seperti halnya tanaman hias lain yang cukup pekat, tetap batasi jumlah yang dimakan agar perutnya tetap nyaman.
Ternak Tidak ada
Hewan ternak sama sekali tidak mengalami keracunan dari tanaman lilin ini. Daunnya yang tebal dan berlilin jarang menarik perhatian mereka, dan mereka tetap aman bahkan jika sempat merumput sedikit.
Burung Tidak ada
Burung peliharaan boleh saja hinggap dan mematuknya tanpa efek beracun. Tidak ada apa pun dalam tanaman ini yang bisa membahayakan burung yang mencicipinya.
Manusia Tidak ada
Tidak ada yang beracun di sini bagi manusia, meski tanaman ini ditanam demi keindahannya, bukan untuk dikonsumsi. Getah putih susunya hanya sedikit lengket, jadi cukup cuci tangan setelah memangkas.
Tidak beracun, tetapi menelan bagian tanaman hias apa pun terkadang bisa menyebabkan gangguan pencernaan ringan; getahnya sedikit lengket dan berwarna putih susu
Varietas
Hoya Tali Hindu adalah satu kultivar bernama dari tanaman lilin, bukan satu keluarga besar berisi banyak jenis, jadi Anda cukup mengenal satu ini saja.
Hoya carnosa 'Compacta'
Inilah tanaman Tali Hindu itu sendiri, mutasi alami dari Hoya carnosa yang daunnya melengkung dan melipat ke dalam menjadi untaian menyerupai tali di sepanjang batang menjalar yang tumbuh lambat dan lembut.
Cara memperbanyak
Memperbanyak Hoya Tali Hindu sangatlah mudah, dan Anda punya dua cara sederhana untuk memilih: mengakarkan setek, atau membiarkan batang yang menjuntai berakar sendiri tepat di tempatnya rebah.
Stek batangMudah
Musim semi atau awal musim panas · Berakar dalam sekitar 2 hingga 3 minggu
Pada musim semi atau awal musim panas, ambil setek batang setengah matang atau ujung batang, pastikan potongannya menyertakan satu ruas, lalu rendam di air atau media lembap tempatnya akan berakar dalam sekitar 2 hingga 3 minggu. Lebih mudah lagi, batangnya bisa mengeluarkan akar sendiri di sepanjang panjangnya, jadi Anda cukup menjepitnya lembut ke tanah dan melakukan pencangkokan tanpa pernah memotongnya.
Mitos
Potong tangkai bunga yang gundul begitu bunganya layu.
Tangkai gundul itu, yang disebut tunas atau peduncle, justru adalah titik pasti tempat bunga berikutnya akan muncul. Biarkan setiap tunas tetap di tempatnya, karena memangkasnya sama saja diam-diam membuang bunga di masa depan.
Tanaman Tali Hindu adalah spesiesnya sendiri bernama Hoya compacta.
Basis data tanaman Kew mencatat Hoya compacta sebagai sinonim, bukan spesies yang diakui. Tali Hindu sebenarnya adalah kultivar Hoya carnosa 'Compacta', mutasi alami dari tanaman lilin induknya yang sudah dikenal luas.