Tanaman dalam ruangan · Orchidaceae
Anggrek Selop
Paphiopedilum
Berikan kehangatan yang stabil, cahaya lembut, dan media tanam yang selalu lembap merata, dan anggrek yang pemaaf ini akan membalasnya dengan bunga yang bertahan berbulan-bulan.
Sedang tidak langsung
Setiap 5–7 hari
13–27°C
hingga -1°C

Ikhtisar
Anggrek selop mendapatkan nama akrabnya dari kantong kecil pada setiap bunganya yang menyerupai sepatu mungil. Para ahli botani menyebut genusnya Paphiopedilum, dan inilah bagian yang melegakan: berbeda dari anggrek yang menempel di pohon seperti yang mungkin Anda bayangkan, jenis ini tumbuh dengan akar di dalam tanah sebagai tumbuhan terestrial. Jika Anda pernah merawat tanaman hias dalam pot, Anda sebenarnya sudah tahu lebih banyak dari yang Anda kira.
Yang membuat anggrek ini sedikit berbeda adalah betapa ia menyukai kelembapan yang stabil. Ia tidak memiliki pseudobulb tebal untuk menyimpan air, jadi sebaiknya jangan biarkan medianya benar-benar kering. Jaga agar ia tetap nyaman, dan ia akan membalas kebaikan Anda dengan satu kuntum bunga berlapis lilin yang dapat bertahan hingga tiga bulan, jauh lebih lama dibanding kebanyakan bunga yang Anda bawa ke dalam rumah.
Tidak perlu terburu-buru dengan anggrek selop. Ia tumbuh perlahan, tetap rapi dengan tinggi 15 hingga 45 cm, dan lebih menyukai cahaya lembut daripada ambang jendela yang menyengat. Berikan kelembapan yang merata, kehangatan yang lembut, dan udara yang lembap, dan tanaman kecil yang sabar ini akan tumbuh berdampingan dengan Anda selama bertahun-tahun.
Perawatan
Singkatnya: berikan cahaya tidak langsung sedang, media tanam yang selalu lembap merata sepanjang tahun, kehangatan nyaman antara 13°C hingga 27°C, dan udara lembap sekitar 50% hingga 70%, ditambah pupuk encer selama masa pertumbuhan, dan Anda pun siap.
Cahaya
Anggrek selop paling nyaman berada di cahaya tidak langsung sedang dan sebaiknya tidak diletakkan di bawah sinar matahari langsung karena bisa membuatnya hangus. Jendela menghadap timur atau tempat teduh yang agak menjauh dari jendela yang lebih terang sudah pas, dan jenis berdaun belang lebih toleran terhadap cahaya rendah dibanding kebanyakan anggrek lainnya. Jika pertumbuhannya terlihat pucat dan lemas, artinya ia butuh sedikit tambahan cahaya; jika muncul bercak hangus, kurangi cahayanya.
Penyiraman
Jaga agar media tanam selalu lembap merata sepanjang tahun dan usahakan jangan sampai benar-benar kering, karena anggrek ini tidak memiliki pseudobulb sebagai cadangan air. Menyiram setiap 5 hingga 7 hari biasanya sudah cukup, dengan sedikit pengurangan saat musim dingin. Siramkan air pada permukaan media dan hindari membasahi mahkota tengah tanaman, dan Anda akan terhindar dari masalah yang paling umum terjadi.
Media tanam
Tanam dalam media anggrek terestrial yang cepat mengalirkan air, yaitu kulit kayu berbutir halus yang dicampur sedikit perlit atau serpihan kulit kayu. Akarnya membutuhkan udara sama besarnya dengan air, jadi carilah campuran yang tetap lembap tanpa berubah menjadi lembek. pH sedikit asam sekitar 5,5 hingga 6,5 sangat cocok untuknya.
Suhu
Kehangatan ruangan biasa saja sudah cukup di sini, jadi suhu 13°C hingga 27°C membuat anggrek selop merasa nyaman. Yang penting adalah kestabilannya, lebih dari sekadar angka pastinya, dan hembusan udara dingin mendadaklah yang biasanya membuat kuncup bunga rontok. Jauhkan dari celah-celah berangin dingin dan tanaman ini akan baik-baik saja.
Kelembapan
Anggrek ini memang menyukai udara lembap, sekitar 50% hingga 70%, yang sedikit lebih tinggi dibanding kelembapan rata-rata rumah. Namun tak perlu khawatir: mengelompokkan tanaman, meletakkan pot di atas nampan berisi kerikil basah, atau menyalakan pelembap udara di dekatnya semuanya membantu. Padukan kelembapan itu dengan sedikit sirkulasi udara agar daunnya bisa mengering di antara waktu penyiraman.
Pemupukan
Selama masa pertumbuhan dari musim semi hingga musim gugur, berikan pupuk anggrek berimbang seminggu sekali dengan kekuatan seperempat hingga setengah dosis. Memupuk tepat setelah menyiram adalah kebiasaan baik, karena mencegah pupuk encer itu jatuh pada akar yang kering. Saat pertumbuhan melambat di musim dingin, kurangi pemupukan dan biarkan tanaman beristirahat.
Pemangkasan
Perawatan di sini sangat sedikit dan menyenangkan. Setelah tangkai bunga selesai berbunga, potong hingga ke pangkalnya, dan pangkas daun yang menguning atau mati begitu terlihat. Selain itu, biarkan anggrek Anda tenang.
Penggantian pot
Rencanakan untuk mengganti pot setiap 1 hingga 2 tahun, idealnya di musim semi setelah berbunga, dengan media tanam yang baru. Saatnya mengganti pot ketika akar sudah memenuhi tepi pot, media sudah terurai, atau tanaman terasa longgar dalam potnya. Media lama menjadi padat dan menahan terlalu banyak air, yang justru menjadi satu hal yang tidak bisa ditoleransi oleh akar-akar ini.
Ukuran & jarak tanam
Anggrek selop tetap berukuran kecil yang menyenangkan, mencapai tinggi 15 hingga 45 cm dan lebar 20 hingga 40 cm. Ukurannya yang ringkas membuatnya mudah diletakkan di ambang jendela atau rak, dengan sedikit ruang tersisa agar udara bisa mengalir di sekitar daunnya.
Pemecahan masalah
Hampir semua masalah pada anggrek selop bermuara pada air yang tergenang di tempat yang salah, entah itu bola akar yang becek atau setetes air yang terperangkap di mahkota tanaman. Kabar baiknya, sebagian besar masalah ini bisa diatasi asal Anda mengenalinya sejak dini, jadi tarik napas dulu, cocokkan dengan gejala di bawah ini, dan tangani dengan lembut sebelum pembusukan menyebar.
Busuk lunak cokelat di tengah kipas daun
Ini adalah busuk mahkota, yang muncul saat air terus tergenang di bagian tengah pertemuan daun. Pangkal kipas daun menjadi lunak dan cokelat, sering disertai bau asam, dan bisa mematikan tanaman jika dibiarkan. Bertindaklah segera: potong semua bagian yang terkena dengan alat yang bersih dan steril, biarkan mahkota mengering, dan mulai sekarang siramlah hanya pada media tanam agar bagian tengahnya tetap kering.
Solusi:
- Potong semua jaringan yang terkena dengan alat steril
- Biarkan mahkota mengering dan hindari air masuk ke bagian tengah
- Tingkatkan sirkulasi udara di sekitar tanaman
Saat daun mulai menguning
Biasanya ini adalah busuk akar akibat media yang terlalu lama basah, meski jika hanya daun paling bawah yang menguning sementara yang lain tampak sehat, itu sekadar tanda penuaan alami dan tidak perlu dikhawatirkan. Keluarkan tanaman dengan lembut dari potnya dan periksa akarnya: akar yang lunak dan menghitam menandakan pembusukan, sedangkan akar yang kokoh dan pucat berarti semuanya baik-baik saja. Buang bagian yang lembek, tanam kembali ke media baru yang cepat mengalirkan air, dan siram secara merata mulai sekarang, maka tanaman seharusnya pulih.
Solusi:
- Keluarkan tanaman dari potnya dan potong akar yang lunak dan membusuk dengan alat yang bersih
- Pindahkan ke media anggrek terestrial baru yang cepat mengalirkan air
- Lanjutkan penyiraman merata tanpa membuat media tergenang air
Kuncup rontok sebelum sempat mekar
Para penanam menyebutnya bud blast, dan biasanya terjadi setelah tanaman dipindahkan, terkena hembusan udara dingin, atau saat medianya mengering terlalu jauh. Kuncup menguning lalu rontok sementara daunnya tetap terlihat sehat, jadi tanamannya sendiri sebenarnya baik-baik saja. Berikan tempat yang tenang dan bebas angin, naikkan kelembapan ke 50% hingga 70%, dan jaga media tetap lembap merata saat sedang berkuncup, maka kuncup berikutnya seharusnya bertahan.
Solusi:
- Pindahkan tanaman ke tempat yang stabil dan bebas angin
- Naikkan kelembapan menjadi 50-70%
- Jaga media tanam tetap lembap merata
Toksisitas
Ini kabar baik jika Anda tinggal bersama hewan peliharaan atau anak kecil: anggrek selop tidak beracun dari ujung ke ujung. Tidak ada zat pada daun maupun bunganya yang bisa meracuni kucing, anjing, atau balita yang penasaran, dan paling parah gigitan kecil hanya menyebabkan gangguan perut ringan yang cepat reda. Satu hal kecil yang perlu diingat adalah bulu-bulu halus kelenjar pada daun dan batangnya dapat sedikit mengiritasi kulit sensitif, jadi membilas tangan sesaat setelah memegangnya membuat semua orang tetap nyaman.
Aman untuk
Manusia · Kucing · Anjing · Kuda · Kelinci · Ternak · Burung
Kucing Tidak ada
Sangat aman dipelihara di rumah bersama kucing. Kucing yang mengunyah daunnya mungkin akan sedikit mengeluarkan air liur atau muntah, tetapi tidak ada racun yang terlibat dan tidak ada yang perlu diobati.
Anjing Tidak ada
Tidak perlu terlalu khawatir untuk anjing. Anak anjing yang penasaran dan menggigit daunnya mungkin akan mengalami sedikit gangguan perut, namun anggrek ini tidak mengandung apa pun yang beracun.
Kuda Aman
Aman juga untuk kuda. Tidak ada senyawa berbahaya pada daun maupun bunganya, sehingga gigitan yang tidak sengaja tidak akan menimbulkan kerusakan.
Kelinci Aman
Aman didekatkan dengan kelinci. Dedaunannya tidak berbahaya, meski seperti tanaman hijau segar lainnya, lebih baik membatasi jumlah yang digigit.
Ternak Aman
Tidak berbahaya bagi hewan penggembalaan. Sapi, kambing, dan domba dapat menyentuh atau mencicipinya tanpa efek buruk.
Burung Aman
Aman untuk burung peliharaan maupun burung taman. Tidak ada bagian tanaman ini yang akan membahayakan mereka.
Manusia Aman
Aman disentuh dan ditanam di dekat anak-anak. Satu-satunya catatan kecil adalah bulu-bulu halus kelenjar pada daun dan batangnya dapat sedikit mengiritasi kulit sensitif, jadi bilas tangan Anda setelah mengganti pot jika kulit Anda mudah bereaksi.
Tidak beracun, tetapi menelan bagian tanaman dapat menyebabkan gangguan pencernaan ringan, jadi tetap sebaiknya diletakkan di luar jangkauan.
Varietas
Ada ribuan spesies dan hibrida anggrek selop di luar sana, yang mungkin terdengar membingungkan, tetapi hanya segelintir yang sering muncul di ambang jendela rumah. Beberapa jenis ini adalah titik awal yang menyenangkan.
Paphiopedilum Maudiae gx
Hibrida yang sangat digemari, dengan daun berbelang dan bunga bergaris hijau-putih yang segar, menjadikannya anggrek selop pertama yang ramah bagi pemula.
Paphiopedilum insigne
Spesies yang tumbuh baik di suhu sejuk dengan daun hijau polos berbentuk pita, dan dikenal luas sebagai salah satu pilihan paling mudah dan pemaaf bagi siapa pun yang menanamnya di rumah.
Paphiopedilum spicerianum
Tanaman menawan yang dikenal dengan sepal dorsal putihnya bergaris ungu di tengah dan tepi yang terlipat lembut.
Cara memperbanyak
Anda bisa memperbanyak anggrek selop dengan membelah rumpun yang sudah mapan, bukan repot dengan biji di rumah, dan yang dibutuhkan hanyalah sedikit kesabaran hingga bagian baru itu tumbuh mantap.
Pemisahan rumpunSedang
Saat mengganti pot di musim semi, setelah berbunga · 1-2 tahun untuk pulih dan kembali berbunga
Untuk memperbanyaknya, belah anggrek selop yang sudah mapan pada saat mengganti pot di musim semi, setelah bunganya selesai mekar. Pisahkan rumpunnya perlahan menjadi bagian-bagian yang masing-masing memiliki setidaknya 3 hingga 4 kipas daun, karena pembagian yang terlalu kecil akan sulit pulih dan bisa memerlukan 1 hingga 2 tahun untuk mapan dan berbunga kembali. Beri mereka waktu, dan mereka akan sampai ke sana.
Mitos
Anggrek akan meracuni kucing dan anjing.
Untungnya, itu tidak benar di sini. ASPCA mencantumkan anggrek seperti anggrek Phalaenopsis sebagai tidak beracun bagi kucing, anjing, dan kuda, dan tidak ada catatan racun untuk anggrek selop. Gigitan iseng paling buruk hanya menyebabkan gangguan perut sesaat, bukan keracunan sungguhan, jadi Anda bisa sedikit lebih tenang.
Anggrek selop harus dibiarkan mengering total di antara waktu penyiraman, sama seperti kaktus.
Ini kesalahpahaman yang mudah terjadi, tetapi Paphiopedilum tidak memiliki pseudobulb untuk menyimpan cadangan air, sehingga ia tidak bisa bertahan dari kekeringan seperti banyak anggrek lainnya. Jaga media tanam tetap lembap merata dan jangan biarkan mengering total, dan tanaman Anda akan jauh lebih senang karenanya.