Tanaman atap terbaik mampu menahan panas, angin, dan kekeringan tanpa perawatan harian. Atap menciptakan tempat tumbuh yang keras dan membunuh tanaman kebun biasa dengan cepat. Memilih jenis yang tepat sejak awal menghemat uang dan sakit kepala Anda.
Saya menguji puluhan tanaman kebun teras selama tiga musim panas untuk menemukan yang berhasil. Sukulen saya bertahan melewati panas Juli yang mencapai 43°C di atas beton. Rosemary dan lavender tumbuh bagus hanya dengan penyiraman mingguan. Tapi hosta yang saya sukai di permukaan tanah berubah garing dalam dua minggu. Saya menyiramnya setiap hari dan tetap mati. Tanaman teduh tidak punya tempat di kebanyakan atap.
Ketika pertama kali memulai, saya kehilangan satu nampan penuh petunia dalam satu akhir pekan panas. Panas yang memantul dari unit AC tetangga memanggang mereka. Pelajaran itu menghabiskan Rp450.000 dan mengajarkan saya untuk menguji tempat baru dengan tanaman murah dulu. Sekarang saya selalu menaruh satu tanaman uji di lokasi baru sebelum mengisinya dengan yang lain.
Kebun atap berbeda dari bedengan tanah dalam beberapa hal penting. Suhu bisa 10-20 derajat lebih panas di atas karena panas memantul dari beton dan atap. Angin menarik air dari daun lebih cepat dari yang bisa diikuti akar. Pot mengering dalam hitungan jam pada hari panas. Kekuatan-kekuatan ini bergabung untuk menekan tanaman yang seharusnya tumbuh baik di halaman belakang.
NC State Extension menyebutkan tanaman atap tahan kekeringan spesifik yang menangani kondisi ini dengan baik. Sedum album dan Sedum spurium masuk sebagai pilihan utama mereka. Delosperma menghasilkan bunga cerah sambil bertahan dari panas dan kekeringan. Sempervivum membentuk roset cantik yang menyebar hampir tanpa perawatan. Tanaman-tanaman ini tumbuh di lereng gunung berbatu dan bisa menahan apapun yang atap Anda lemparkan.
Sukulen untuk Sinar Matahari Penuh
- Pilihan terbaik: Jenis sedum, sempervivum, dan Delosperma tahan sinar matahari penuh dan bertahan dua minggu tanpa air di cuaca sejuk.
- Tips penanaman: Gunakan pot dengan tanah yang cepat kering. Lewati tatakan karena air menggenang membusukkan akar mereka lebih cepat dari kekeringan.
- Penggunaan desain: Kelompokkan beberapa jenis untuk tampilan penutup tanah. Atau gunakan agave yang mencolok sebagai titik fokus di pot besar.
Herba Mediterania
- Pilihan bagus: Rosemary, lavender, thyme, oregano, dan sage berasal dari tempat panas dan kering serta membawa keindahan plus kegunaan memasak ke atap Anda.
- Kebutuhan perawatan: Siram seminggu sekali di musim panas. Biarkan tanah kering di antara penyiraman karena herba ini lebih benci akar basah daripada kekeringan.
- Bonus tambahan: Minyak mereka menjadi lebih kuat di tempat panas dan kering. Herba atap lebih harum daripada yang ditanam di permukaan tanah.
Tanaman Tahan Angin
- Rumput hias: Blue fescue, fountain grass, dan feather reed grass membungkuk saat diterpa angin alih-alih patah. Mereka menambah gerakan pada kebun Anda.
- Dedaunan tangguh: Yucca dan New Zealand flax memiliki daun kuat dan lentur yang menahan angin tanpa robek atau kehilangan air dengan cepat.
- Penempatan cerdas: Taruh tanaman tahan angin ini di sepanjang tepi atap yang berangin. Mereka melindungi tanaman yang lebih lembut di belakangnya.
Hindari tanaman dengan daun besar dan tipis. Mereka bertindak seperti layar dalam angin. Hydrangea, keladi, dan maple Jepang gagal di atap terbuka. Siram sesering apapun tetapi angin tetap merobek daun dan menekan mereka sampai menyerah.
Mulai dengan lima sampai tujuh pemenang terbukti sebelum mencoba jenis yang lebih rewel. Bangun dasar sukulen, herba, dan rumput yang bagus. Ini memberi Anda kebun atap cantik yang bertahan sementara Anda mempelajari ruang Anda. Tambahkan tanaman uji satu per satu. Dengan begitu kegagalan mengajarkan sesuatu daripada menghapus seluruh koleksi Anda sekaligus.
Baca artikel lengkap: 10 Ide Taman Teras yang Transformatif