Anda harus menyiram Benjamini hanya ketika lapisan atas tanah sedalam 2,5 cm terasa kering saat disentuh jari. Tancapkan jari Anda ke dalam tanah hingga ruas pertama. Jika tanah masih terasa lembap, tunggu satu atau dua hari lagi. Tes jari ini adalah cara paling andal bagi Anda untuk menemukan waktu penyiraman yang tepat.
Kebutuhan air Ficus Anda berubah cukup banyak seiring pergantian musim sepanjang tahun. Saya mencatat jadwal penyiraman selama dua belas bulan penuh untuk melihat polanya. Di musim panas, Ficus saya membutuhkan air sekitar setiap tujuh hari tanpa pengecualian. Di musim dingin, tanaman yang sama hanya butuh minum setiap 10 hingga 14 hari karena hampir tidak tumbuh selama bulan-bulan dingin tersebut.
Akar Ficus Anda membutuhkan oksigen di antara penyiraman agar tetap hidup dan sehat. Ketika tanah terus basah, air mendorong semua udara keluar. Kemudian bakteri berbahaya masuk dan menyerang jaringan akar Anda. Ini menyebabkan busuk akar yang bisa membunuh tanaman Anda dengan cepat. Kerusakan sering dimulai hanya dalam dua minggu setelah terendam tanah yang terlalu basah.
Kualitas air lebih penting dari yang dipikirkan kebanyakan pemilik tanaman untuk Ficus mereka. Gunakan air bersuhu ruangan sekitar 20°C (68°F) untuk hasil terbaik setiap kali menyiram. Air hujan sangat bagus karena memiliki pH sedikit asam yang disukai Ficus Anda. Air keran yang sadah meninggalkan endapan mineral putih di permukaan tanah seiring waktu. Endapan ini menaikkan pH tanah dan merusak tanaman Anda perlahan.
Drainase yang baik adalah kunci Anda untuk menyiram Ficus dengan benar. Selalu gunakan pot dengan lubang di bagian bawah agar air berlebih mengalir keluar. Siram tanaman Anda sampai terlihat cairan keluar dari lubang drainase. Kemudian kosongkan tatakan pot setelah 30 menit agar akar tidak pernah terendam air yang menggenang.
Kurangi penyiraman secara signifikan selama masa istirahat musim dingin. Pemanas di rumah Anda mengeringkan permukaan daun, tapi tanah tetap lembap lebih lama karena tanaman menggunakan lebih sedikit air. Semprotkan daun lebih sering alih-alih menyiram tanah. Ini menjaga kelembapan tetap tinggi tanpa menenggelamkan akar Anda selama bulan-bulan lambat.
Frekuensi penyiraman Ficus Anda tergantung pada musim, ukuran pot, campuran tanah, dan di mana Anda meletakkan tanaman. Jangan pernah berpegang pada jadwal kaku yang mengabaikan apa yang tanah Anda sampaikan. Selalu periksa dengan tes jari terlebih dahulu sebelum menuangkan air apa pun. Kebiasaan sederhana ini melindungi Ficus Anda dari kesalahan perawatan paling umum: memberikan terlalu banyak air terlalu sering.
Baca artikel lengkap: Panduan Perawatan Ficus Benjamina