Pupuk terbaik yang aman untuk air plant adalah formula bromeliad atau Tillandsia. Produk ini memiliki keseimbangan nutrisi yang tepat untuk tanaman Anda. Cari pupuk cair yang bisa dicampur ke air rendaman dengan seperempat dosis sebulan sekali.
Saya menguji tiga jenis pupuk selama satu musim tanam. Tanaman yang diberi pupuk bromeliad tumbuh lebih cepat daripada yang diberi pupuk biasa. Mereka juga menghasilkan anakan lebih besar dari kelompok kontrol. Setelah dua bulan tanaman yang dipupuk memiliki daun lebih hijau dan pertumbuhan baru lebih banyak di bagian tengahnya.
Jenis pupuk air plant yang tepat penting karena Tillandsia menyerap makanan melalui daunnya. Ini membuat mereka sensitif terhadap mineral tertentu yang bisa ditangani tanaman tanah dengan baik. NYBG memperingatkan bahwa boron, tembaga, dan seng bisa menumpuk di daun. Ini menyebabkan masalah keracunan seiring waktu.
Bentuk nitrogen juga berpengaruh. Air plant tumbuh terbaik dengan nitrogen dalam bentuk urea atau amonium. Periksa daftar bahan pada botol. Kebanyakan formula bromeliad menggunakan jenis nitrogen yang tepat sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang detail ini.
Pilihan Pupuk Aman
- Pupuk bromeliad untuk Tillandsia: Produk yang dibuat untuk bromeliad sangat cocok. Mereka melewatkan mineral berbahaya dan memberikan campuran nutrisi yang tepat.
- Pupuk anggrek: Ini pilihan cadangan yang baik. Anggrek juga epifit dengan kebutuhan seperti air plant Anda.
- Pupuk tanaman hias yang diencerkan: Cornell menyatakan pupuk biasa bisa digunakan dengan seperempat dosis jika Anda tidak menemukan produk khusus.
Jadwal Aplikasi
- Musim semi hingga gugur: Beri makan tanaman sebulan sekali selama masa pertumbuhan. Ini memberi mereka energi ekstra untuk daun baru dan anakan.
- Istirahat musim dingin: Kurangi menjadi enam hingga delapan minggu sekali atau lewatkan saja. Tanaman tumbuh lebih lambat di musim dingin dan butuh lebih sedikit makanan.
- Sebelum berbunga: Beri pemupukan ekstra saat Anda melihat tangkai bunga terbentuk. Tanaman butuh energi untuk bunganya.
Cara Aplikasi
- Campur di air rendaman: Tambahkan pupuk ke mangkuk perendaman dengan seperempat dosis pada label. Tanaman menyerapnya saat minum.
- Metode semprot: Anda bisa menyemprot pupuk yang diencerkan pada daun. Pastikan menutupi semua permukaan untuk pemberian makan yang merata.
- Bilas setelahnya: Beberapa pemelihara melakukan perendaman air biasa keesokan harinya. Ini membilas sisa mineral dari daun.
Jauhi pupuk rumput dan sayuran. Ini mengandung terlalu banyak nitrogen dan sering punya mineral yang tidak bisa ditangani tanaman Anda. Pupuk rumput bisa merusak trikoma yang dibutuhkan tanaman untuk penyerapan air.
Perhatikan tanda-tanda terlalu banyak pemupukan seperti ujung cokelat atau kerak putih pada daun. Jika Anda melihat masalah ini, lewati beberapa bulan dan lakukan perendaman air biasa ekstra. Tanaman akan pulih setelah mineral berlebih tercuci dari daunnya.
Anda tidak butuh pupuk untuk menjaga air plant tetap hidup. Mereka bisa bertahan tanpa makanan tambahan selama bertahun-tahun jika Anda menyiramnya dengan benar. Tapi pemupukan selama musim semi dan panas memberikan pertumbuhan lebih cepat dan lebih banyak anakan. Anda juga akan melihat lebih banyak bunga indah yang membuat memelihara air plant menyenangkan.
Baca artikel lengkap: Cara Merawat Air Plant: Panduan Ahli