Mengetahui di mana sebaiknya tidak menanam hosta akan menyelamatkan Anda dari menyaksikan tanaman mahal layu, terbakar, dan mati. Lokasi terburuk meliputi area dengan sinar matahari penuh di sore hari, dataran rendah yang tetap becek setelah hujan, dan lokasi terbuka di mana angin kencang bertiup. Hosta adalah tanaman yang tangguh, tetapi bahkan mereka pun tidak bisa bertahan di lokasi yang bertentangan dengan kebutuhan dasarnya.
Saya kehilangan satu set hosta cantik di bedengan yang menghadap selatan di samping dinding garasi bata saya. Bata menyerap panas sepanjang hari dan memancarkannya kembali ke tanaman selama jam sore yang paling terik. Tepi daun berubah cokelat dalam tiga minggu setelah penanaman. Tanah mengering begitu cepat sehingga saya tidak bisa mengimbangi penyiraman meskipun dilakukan setiap hari. Setelah saya memindahkan hosta yang sama ke bedengan teduh menghadap timur yang hanya berjarak 6 meter, mereka pulih dan tumbuh subur sejak saat itu. Lokasi menentukan segalanya.
Sinar matahari penuh di sore hari termasuk lokasi terburuk bagi hosta di halaman Anda. Sinar pagi itu lembut dan sejuk. Tapi sinar matahari sore setelah pukul 1 siang membawa panas intens yang membakar daun dan merusak warnanya. Lokasi mana pun yang mendapat lebih dari empat jam sinar matahari langsung per hari akan membuat stres sebagian besar jenis hosta. Bedengan menghadap selatan dan barat di dekat dinding atau teras beton adalah pelaku utamanya. Permukaan tersebut memantulkan panas langsung ke tanaman Anda.
Tanah basah dengan drainase buruk menciptakan lokasi buruk lainnya bagi hosta yang sering terlewatkan oleh pekebun pemula. Hosta menginginkan tanah lembap, bukan becek. Ada perbedaan besar di antara keduanya. Titik rendah di halaman Anda di mana air menggenang setelah hujan akan menyebabkan busuk mahkota yang membunuh tanaman dari bagian tengah ke luar. Anda mungkin keliru mengira tanda-tanda awal busuk sebagai dormansi normal. Saat Anda menyadarinya, seluruh rumpun Anda bisa sudah mati.
Dekat Pohon Black Walnut
- Ancaman racun: Akar black walnut melepaskan juglone, zat kimia yang meracuni hosta dan banyak tanaman lain dalam garis tajuk pohon dan sekitarnya.
- Tanda kerusakan: Hosta yang terkena menunjukkan layu, daun menguning, dan pertumbuhan terhambat yang terlihat seperti masalah penyiraman tetapi tidak pernah membaik.
- Jarak aman: Jauhkan hosta setidaknya 15-18 meter dari batang black walnut untuk menghindari kontaminasi juglone di tanah.
Lokasi Terbuka Berangin
- Kerusakan daun: Angin di atas 56 km/jam (35 mph) merobek dan mencabik daun hosta yang besar, membuat tanaman terlihat compang-camping selama sisa musim tanam.
- Efek pengeringan: Angin konstan menarik kelembapan dari daun lebih cepat dari yang bisa digantikan oleh akar, menyebabkan tepi cokelat dan dedaunan menggulung.
- Lokasi terburuk: Sudut bangunan, celah antara pagar, dan puncak bukit terbuka menyalurkan angin dan menciptakan kerusakan paling parah pada dedaunan hosta.
Area Hewan Peliharaan dan Lalu Lintas
- Kerusakan akibat galian: Anjing yang suka menggali bisa menghancurkan mahkota hosta dalam hitungan menit, dan kucing mungkin menggunakan tanah gembur di bedengan hosta sebagai kotak pasir.
- Lalu lintas kaki: Hosta yang ditanam di sepanjang jalan setapak sempit sering tersenggol, terinjak, dan patah oleh aktivitas berjalan kaki dan peralatan taman.
- Risiko racun: Semua bagian hosta bersifat toksik bagi hewan peliharaan, jadi menanamnya di area di mana anjing atau kucing merumput meningkatkan risiko keracunan.
Kesalahan umum penanaman hosta melampaui sekadar memilih lokasi yang salah. Menanam terlalu dalam akan membenamkan mahkota dan mengundang busuk. Menanam terlalu rapat menghalangi sirkulasi udara dan memicu penyakit jamur. Menempatkan hosta tepat di pangkal batang pohon memaksa mereka bersaing dengan akar permukaan yang padat untuk air dan nutrisi. Sisakan setidaknya 30 cm jarak antara hosta dan batang pohon mana pun.
Sebelum Anda berkomitmen pada penanaman permanen, letakkan hosta dalam pot di lokasi yang diragukan selama dua minggu. Amati daunnya setiap hari untuk tanda-tanda terbakar, layu, atau kerusakan angin. Periksa tingkat kelembapan tanah di area tersebut setelah hujan untuk melihat seberapa cepat drainasenya. Tes cepat ini tidak memerlukan biaya apa pun selain sedikit kesabaran dan dapat menyelamatkan Anda dari salah satu kesalahan penanaman hosta yang paling umum. Jika tanaman uji kesulitan, pilih lokasi lain dan coba lagi.
Baca artikel lengkap: Panduan Perawatan dan Menanam Tanaman Hosta