Bisakah saya menanam tomat di wadah dengan sukses?

picture of Benjamin Miller
Benjamin Miller
Diterbitkan:
Diperbarui:

Ya, Anda bisa menanam tomat di wadah dan mendapatkan hasil yang bagus jika Anda menyiapkannya dengan benar. Menanam tomat di wadah cocok untuk siapa saja yang tidak punya lahan atau memiliki tanah kebun yang buruk. Teras, balkon, dan jalan masuk semuanya bisa menjadi tempat menanam dengan pot dan perawatan yang tepat.

Saya menanam tomat di balkon apartemen saya selama tiga tahun sebelum saya memiliki halaman untuk digarap. Wadah 57 hingga 76 liter saya menghasilkan buah hampir sebanyak tanaman di tanah yang saya tanam sekarang. Kuncinya adalah memilih ukuran pot yang tepat dan rajin menyiram.

Tomat di pot membutuhkan wadah yang lebih besar dari perkiraan kebanyakan orang. Bonnie Plants menyarankan pot berukuran 45 hingga 60 cm untuk hasil terbaik. Garden Betty dan ahli lainnya mengatakan Anda membutuhkan setidaknya 38 hingga 76 liter volume tanah per tanaman untuk menghindari pertumbuhan terhambat.

Pot kecil menyebabkan masalah nyata bagi akar tomat. Akar cepat menyentuh dinding pot dan mulai melingkar alih-alih menyebar. Ini membatasi seberapa banyak air dan makanan yang dapat diserap tanaman. Anda akhirnya mendapat daun kuning, bunga rontok, dan buah kecil yang tidak pernah membesar.

Saya belajar pelajaran ini di musim panas pertama saya ketika saya menanam tomat di ember 19 liter. Tanamannya terlihat bagus di bulan Juni tetapi ambruk di bulan Juli. Mereka membutuhkan air dua kali sehari saat panas dan masih layu di sore hari. Tahun kedua saya beralih ke pot lebih besar dan masalahnya hilang.

Tanaman tomat patio yang dibiakkan sebagai jenis semak paling cocok untuk penanaman di wadah. Tanaman kompak ini berhenti pada ketinggian tertentu dan tidak membutuhkan ruang akar sebanyak tanaman merambat. Cari varietas yang dibuat untuk ruang kecil seperti Patio Princess, Tumbler, atau Bush Early Girl.

Pilih Ukuran Pot yang Tepat

  • Ukuran minimum: Gunakan wadah setidaknya 45 cm lebarnya dan 57 liter volumenya untuk tanaman berukuran penuh.
  • Lubang drainase: Pastikan pot Anda memiliki lubang di bagian bawah agar air bisa keluar dan akar tidak membusuk.
  • Warna gelap memanas: Pot hitam bisa memasak akar di bawah sinar matahari musim panas, jadi pilih pot berwarna cokelat atau putih.

Siram Lebih Sering

  • Periksa setiap hari: Rasakan tanah setiap pagi karena pot mengering jauh lebih cepat daripada bedengan tanah.
  • Siram dalam-dalam: Siram sampai air keluar dari lubang bawah untuk memastikan seluruh zona akar basah.
  • Cuaca panas: Anda mungkin perlu menyiram dua kali sehari saat suhu naik di atas 29°C.

Beri Pupuk Lebih Sering

  • Pemupukan mingguan: Gunakan pupuk cair setiap 7 hingga 10 hari karena nutrisi tercuci dengan penyiraman yang sering.
  • Setengah dosis: Encerkan pupuk menjadi setengah dosis pada label untuk menghindari membakar akar di ruang terbatas.
  • Perhatikan daunnya: Daun bawah menguning sering berarti tanaman membutuhkan lebih banyak nitrogen dari yang Anda berikan.

Gunakan media tanam berkualitas tinggi daripada tanah kebun di wadah Anda. Tanah kebun terlalu padat di pot dan menghentikan udara mencapai akar. Media tanam tetap gembur dan drainase baik sambil menahan kelembapan secukupnya.

Beri ajir atau sangkar tomat wadah Anda seperti yang Anda lakukan di tanah. Angin bisa menjatuhkan tanaman tinggi yang tumbuh di pot karena massa akarnya lebih ringan daripada tanaman di tanah. Gunakan sangkar kokoh atau ikat batang ke penyangga agar tetap tegak.

Tomat di wadah dapat menghasilkan 4,5 hingga 7 kg buah per tanaman dengan perawatan yang baik. Itu lebih sedikit dari 9 hingga 13 kg yang mungkin di bedengan tanah, tetapi masih cukup untuk makan segar sepanjang musim panas. Mulailah dengan pot berukuran baik dan varietas yang tepat, dan Anda akan memanen tomat matang di mana pun Anda memiliki tempat yang cerah.

Baca artikel lengkap: Cara Menanam Tomat: Langkah-Langkah Penting untuk Sukses

Lanjutkan membaca