Bisakah pilea bertahan di musim dingin?

picture of Liu Xiaohui
Liu Xiaohui
picture of Samuel Fitzgerald
Samuel Fitzgerald
Diterbitkan:
Diperbarui:

Ya, pilea bertahan di musim dingin di dalam ruangan dengan baik asalkan ada beberapa perubahan perawatan. Tanaman ini memasuki fase semi-dorman di bulan-bulan dingin. Ia membutuhkan lebih sedikit air, tanpa pupuk, dan lokasi yang jauh dari angin dingin serta ventilasi pemanas.

Musim dingin pertama saya dengan pilea mengajarkan beberapa pelajaran berat. Saya terus menyiram dengan jadwal musim panas yang sama dan membiarkan satu tanaman di kusen jendela dingin. Suhu kaca turun di bawah 50°F pada malam hari. Tanaman itu kehilangan setengah daunnya dalam tiga minggu. Saya menguji pendekatan baru tahun berikutnya. Saya memindahkan semua tanaman ke rak 2 kaki ke belakang dari jendela. Saya mengurangi penyiraman menjadi setiap dua minggu dan menghentikan semua pemupukan pada Oktober. Setiap tanaman berhasil melewati musim dingin dengan sehat.

Musim dingin berat bagi pilea karena tiga alasan. Hari yang lebih pendek berarti tanaman menghasilkan lebih sedikit makanan melalui daunnya, sehingga pertumbuhan melambat hingga hampir tidak ada. Sistem pemanas Anda menurunkan kelembapan dalam ruangan hingga 20% atau lebih rendah, yang mengeringkan tepi daun. Angin dingin dari jendela atau pintu bisa mengejutkan akar dan menyebabkan daun rontok mendadak.

NYBG menetapkan suhu aman minimum untuk pilea Anda di 55°F (13°C). Turun di bawah itu berisiko merusak daun dan akar secara serius. Selama paparan cuaca dingin pada pilea, sel-sel di daun bisa pecah akibat dingin. Ini meninggalkan bercak gelap lembek yang tidak bisa pulih. Jauhkan tanaman dari kusen dingin maupun radiator panas. Udara kering dari radiator sama merusaknya dengan angin dingin.

Kurangi Penyiraman

  • Jadwal baru: Siram setiap 14 hingga 21 hari alih-alih jadwal musim panas setiap 7 hingga 10 hari.
  • Tes tanah: Tekan jari sedalam 2 inci ke dalam tanah. Siram hanya jika terasa kering sepenuhnya di kedalaman itu.
  • Faktor risiko: Kelebihan air di musim dingin adalah pembunuh utama. Tanah Anda tetap basah jauh lebih lama tanpa cahaya kuat.

Hentikan Semua Pemupukan

  • Waktu: Lakukan pemupukan terakhir pada akhir September atau awal Oktober dan jangan mulai lagi sampai musim semi.
  • Alasan: Tanaman Anda hampir tidak tumbuh di musim dingin. Garam pupuk yang tidak terpakai menumpuk di tanah dan membakar akar.
  • Tanggal mulai kembali: Mulai memupuk lagi saat Anda melihat daun segar baru di puncak tanaman pada Maret atau April.

Tambah Cahaya

  • Pilihan jendela: Pindahkan tanaman ke jendela paling terang karena sinar matahari musim dingin cukup lemah untuk paparan langsung.
  • Jarak: Letakkan pot dekat kaca tapi tidak menyentuhnya. Kaca dingin bisa merusak daun di dekatnya.
  • Opsi lampu tanam: Lampu tanam kecil yang menyala 8 hingga 10 jam sehari membantu jika rumah Anda tidak memiliki jendela terang.

Pantau Suhu

  • Rentang aman: Jaga suhu ruangan antara 60°F dan 75°F dan jangan biarkan turun di bawah 55°F (13°C).
  • Tingkatkan kelembapan: Letakkan pot di atas nampan kerikil berisi air untuk meningkatkan kelembapan tanpa menyemprot daun.
  • Hindari bahaya: Jaga tanaman setidaknya 3 kaki dari radiator, ventilasi, dan jendela berangin.

Ikuti checklist perawatan pilea musim dingin ini dan tanaman Anda akan melewati bulan-bulan dingin dengan baik. Anda mungkin kehilangan satu atau dua daun, tapi itu normal. Pertumbuhan meningkat kembali saat hari memanjang di musim semi dan Anda memulai kembali penyiraman serta pemupukan rutin.

Anggap musim dingin sebagai periode istirahat pilea Anda, bukan krisis. Tanaman Anda melambat dengan sengaja untuk menghemat energi. Sesuaikan dengan tempo yang lebih lambat itu dengan memberikan lebih sedikit air, tanpa pupuk, dan kehangatan yang stabil. Lakukan itu dan Anda akan memiliki tanaman yang kuat dan siap untuk pertumbuhan baru saat musim semi kembali.

Baca artikel lengkap: Panduan Perawatan dan Cara Menanam Tanaman Pilea

Lanjutkan membaca