Perawatan tanaman jade di musim dingin adalah tentang mengurangi segalanya. Jade Anda memasuki masa dormansi selama bulan-bulan yang lebih dingin dan membutuhkan lebih sedikit air, tanpa pupuk, dan cahaya sebanyak mungkin. Tanaman ini tidak mati atau sakit. Ia sedang beristirahat, dan tugas Anda adalah mendukung perlambatan alami ini, bukan melawannya.
Saya memindahkan tanaman jade saya setiap musim dingin untuk mengejar sinar matahari yang semakin pendek. Selama musim panas, jendela menghadap timur memberi mereka cahaya yang cukup. Tetapi begitu November tiba dan hari semakin pendek, saya memindahkan mereka ke jendela ruang tamu menghadap selatan tempat mereka mendapat jam terbanyak dari sinar matahari musim dingin yang lemah. Satu langkah ini membuat perbedaan nyata dalam menjaga jade tetap kompak dan sehat sepanjang musim. Tanpa itu, jade saya biasanya memanjang pada bulan Februari karena kekurangan cahaya.
Dormansi tanaman jade dimulai saat hari semakin pendek dan suhu turun di musim gugur. Pertumbuhan berhenti atau bergerak sangat lambat dibanding kecepatan musim panas. Akar menyerap jauh lebih sedikit air karena tanaman tidak menumbuhkan daun atau batang baru. Inilah mengapa kelebihan air di musim dingin menyebabkan begitu banyak kerusakan. Tanah tetap basah jauh lebih lama dan akar terendam dalam kelembapan yang tidak bisa mereka serap. Busuk akar membunuh lebih banyak tanaman jade di musim dingin daripada musim lainnya.
Berikut fakta menarik tentang paparan cuaca dingin pada tanaman jade. UW-Madison Extension mengatakan suhu malam yang sejuk sekitar 55°F (13°C) dapat memicu pembungaan pada tanaman jade dewasa. Bunga kecil berbentuk bintang berwarna putih atau merah muda itu jarang muncul di dalam ruangan, dan jendela musim dingin yang sejuk mungkin kesempatan terbaik Anda untuk melihatnya. Tetapi jangan biarkan suhu turun di bawah 50°F (10°C), yang menyebabkan kerusakan dingin, daun rontok, dan potensi kematian tanaman jade Anda. Periksa kusen jendela pada malam yang dingin dengan mendekatkan tangan Anda ke kaca untuk merasakan dinginnya.
Kurangi Penyiraman
- Jadwal baru: Kurangi penyiraman menjadi sebulan sekali atau bahkan lebih jarang selama musim dingin karena jade Anda menggunakan sangat sedikit kelembapan saat dorman.
- Tes tanah: Selalu tekan jari Anda sedalam 5 cm ke tanah sebelum menyiram dan hanya tambahkan air jika terasa benar-benar kering pada kedalaman tersebut.
- Drainase baik: Pastikan semua kelebihan air mengalir keluar dari lubang drainase dan jangan pernah biarkan pot terendam di tatakan berisi genangan air selama bulan-bulan dingin.
Maksimalkan Cahaya yang Tersedia
- Jendela terbaik: Pindahkan jade Anda ke jendela menghadap selatan yang paling terang di rumah tempat ia mendapat jam terbanyak dari sinar matahari musim dingin setiap hari.
- Bersihkan kaca: Jendela kotor menghalangi cukup banyak cahaya, jadi bersihkan bagian dalam kaca di dekat jade Anda untuk membiarkan kecerahan maksimal masuk.
- Opsi grow light: Jika cahaya alami turun di bawah 4 jam sehari, tambahkan grow light yang menyala selama 12 jam untuk mencegah pertumbuhan memanjang.
Lindungi dari Suhu Ekstrem
- Angin dingin: Jauhkan jade dari jendela berangin, pintu eksterior, dan titik mana pun tempat udara dingin masuk dan mendinginkan daunnya.
- Ventilasi pemanas: Udara panas dan kering dari pemanas mengeringkan tanah secara tidak merata dan menyebabkan lonjakan suhu yang membuat tanaman stres dan memicu daun rontok.
- Kisaran stabil: Targetkan suhu siang hari antara 60°F dan 70°F (15°C hingga 21°C) dengan sedikit pendinginan di malam hari untuk ritme alami.
Hentikan semua pemupukan dari Oktober hingga Maret. Jade yang dorman tidak bisa menggunakan nutrisi selama periode ini dan mineral yang tidak terpakai menumpuk di tanah sebagai garam. Endapan garam ini bisa membakar akar dan muncul sebagai kerak putih di permukaan tanah. Mulai kembali pemupukan pada bulan April saat Anda melihat pertumbuhan baru dimulai di ujung cabang.
Musim dingin juga waktu yang baik untuk membiarkan jade Anda sendiri sebanyak mungkin. Jangan mengganti pot, memangkas, atau memperbanyak selama dormansi. Simpan tugas-tugas itu untuk musim semi saat tanaman memiliki energi untuk pulih dari stres. Musim dingin yang tenang dengan penyiraman minimal, cahaya yang baik, dan suhu yang stabil mempersiapkan jade Anda untuk pertumbuhan yang kuat begitu bulan-bulan hangat kembali.
Baca artikel lengkap: Panduan Perawatan Tanaman Jade untuk Pemula