Bagaimana cara merawat tanaman jade di dalam ruangan?

picture of Benjamin Miller
Benjamin Miller
Diterbitkan:
Diperbarui:

Perawatan tanaman jade di dalam ruangan yang baik bertumpu pada empat hal: cahaya terang, penyiraman jarang, tanah yang cepat kering, dan suhu stabil. Penuhi semua ini dan tanaman jade indoor Anda akan tumbuh menjadi pohon mini yang menawan dan bertahan selama puluhan tahun.

Saya sudah merawat tanaman jade yang sama di dalam ruangan selama lebih dari enam tahun, dan pelajaran terbesar yang saya dapatkan adalah menyesuaikan rutinitas sesuai musim. Selama musim semi dan panas, saya menyiram setiap dua minggu dan memberi pupuk sebulan sekali. Di musim dingin, saya mengurangi penyiraman menjadi sebulan sekali dan berhenti memupuk. Perubahan sederhana ini membuat perbedaan besar pada kesehatan tanaman saya setelah dua tahun pertama memperlakukan setiap bulan sama saja.

Tanaman jade berasal dari Afrika Selatan di mana mereka tumbuh di kondisi berbatu dan kering dengan banyak sinar matahari. Ruang tamu Anda tidak seperti lingkungan itu. Udara di dalam kebanyakan rumah lebih lembap, kurang sirkulasi udara, dan cahayanya jauh lebih sedikit dibanding lereng bukit Afrika Selatan. Menanam jade di dalam ruangan berarti Anda harus mengompensasi perbedaan ini. Letakkan jade Anda di dekat jendela paling terang yang Anda punya, dan pastikan pot memiliki lubang drainase agar air tidak pernah menggenang di sekitar akar.

SDSU Extension merekomendasikan suhu antara 60°F dan 75°F (15°C hingga 24°C) untuk tanaman jade. Kebanyakan rumah sudah berada di kisaran itu tanpa usaha tambahan. Untuk tanah, campurkan tanah pot dengan perlit dalam rasio 2:1 untuk menciptakan drainase yang dibutuhkan sukulen ini. Campuran ini membuat air mengalir cepat sambil memberikan sesuatu yang bisa dipegang akar. Pot terakota lebih baik daripada plastik karena menyerap kelembapan berlebih melalui dinding tanah liatnya.

Perawatan Musim Semi dan Panas

  • Penyiraman: Siram jade Anda secara menyeluruh setiap 2 minggu dan biarkan semua air berlebih mengalir keluar dari dasar pot sebelum mengembalikannya ke tempatnya.
  • Pemupukan: Berikan pupuk cair seimbang yang diencerkan hingga setengah dosis sebulan sekali selama musim pertumbuhan aktif dari April hingga Agustus.
  • Cahaya: Jade Anda membutuhkan 4 hingga 6 jam sinar terang selama bulan-bulan ini, jadi letakkan di jendela menghadap selatan atau timur untuk hasil terbaik.

Periode Transisi Musim Gugur

  • Penyiraman: Mulai jarangkan penyiraman menjadi setiap 3 minggu seiring pertumbuhan melambat dan tanaman menggunakan lebih sedikit air secara keseluruhan.
  • Pemupukan: Berikan dosis pupuk terakhir di bulan September lalu hentikan pemupukan sampai musim semi berikutnya saat pertumbuhan kembali aktif.
  • Cahaya: Pindahkan jade Anda ke tempat paling terang yang tersedia karena jam siang makin pendek dan matahari berada lebih rendah di langit.

Periode Dormansi Musim Dingin

  • Penyiraman: Kurangi menjadi sebulan sekali atau bahkan lebih jarang dan hanya siram saat tanah terasa benar-benar kering sedikitnya 2 inci ke bawah di dalam pot.
  • Pemupukan: Lewatkan pupuk dari Oktober hingga Maret karena jade Anda beristirahat selama bulan-bulan ini dan tidak bisa memanfaatkan nutrisi tambahan.
  • Cahaya: Kejar matahari dengan memindahkan jade Anda ke jendela mana pun yang mendapat cahaya paling banyak seiring sudut dan durasi sinar matahari berubah.

Jauhkan jade Anda dari angin dingin di dekat pintu dan jendela selama musim dingin. Penurunan suhu mendadak di bawah 50°F (10°C) bisa menyebabkan daun rontok dalam semalam. Periksa tanah sebelum menyiram setiap kali dengan menusukkan jari sedalam satu inci ke dalam tanah. Jika masih terasa sedikit lembap, tunggu beberapa hari lagi.

Tanaman jade Anda akan memberitahu saat ada yang tidak beres. Daun keriput berarti butuh air. Daun kuning atau lembek berarti Anda terlalu banyak menyiram. Batang memanjang berarti butuh lebih banyak cahaya. Perhatikan sinyal-sinyal ini dan sesuaikan rutinitas perawatan Anda, maka jade indoor Anda akan tumbuh subur selama bertahun-tahun.

Baca artikel lengkap: Panduan Perawatan Tanaman Jade untuk Pemula

Lanjutkan membaca