Bagaimana cara merawat paku tanduk rusa?

picture of Liu Xiaohui
Liu Xiaohui
Diterbitkan:
Diperbarui:

Perawatan tanduk rusa yang baik bermuara pada satu ide utama: tiru hutan hujan tropis tempat tanaman ini tumbuh di alam liar. Mereka menempel pada dahan pohon tinggi di kanopi, menyerap cahaya yang tersaring dan udara lembap. Berikan kondisi yang sama di rumah dan tanaman ini akan tumbuh subur selama bertahun-tahun tanpa banyak repot.

Belajar cara merawat tanduk rusa dimulai dari akarnya. Tanaman ini adalah epifit, artinya mereka tidak tumbuh di tanah. Mereka menyerap air dan nutrisi langsung melalui daun dan sistem akar. Anda memasangnya di kayu atau menggantungnya di keranjang kawat yang dilapisi lumut sphagnum, bukan menanamnya di pot biasa berisi tanah.

Saya sudah memelihara tanduk rusa yang dipasang di dinding ruang tamu selama lebih dari tiga musim. Pelajaran terbesar yang saya dapat adalah kebutuhan penyiraman berubah drastis antara musim panas dan musim dingin. Saat bulan-bulan panas, saya merendam seluruh dudukan di bawah keran dua kali seminggu dan tanaman ini mengeluarkan daun baru dengan cepat. Di musim dingin, saya menguranginya menjadi sekali setiap sepuluh hari karena lumut tetap lembap lebih lama di udara sejuk. Penyiraman berlebih di musim dingin menyebabkan bercak cokelat pada tanaman pertama saya sebelum saya memahami polanya.

Cahaya adalah faktor besar berikutnya. Tanduk rusa membutuhkan cahaya terang tidak langsung sepanjang hari. Jendela menghadap timur sangat cocok karena sinar matahari pagi lebih lembut. Sinar matahari langsung di sore hari akan membakar daun dan membuatnya tampak pucat serta kering. Jika ruangan Anda redup, lampu tanam yang diatur timer selama 8-10 jam bisa menggantikan tanpa masalah.

Jadwal Penyiraman

  • Musim semi dan panas: Rendam pangkal akar dan lumut di bawah air mengalir selama 10-15 menit sekali atau dua kali per minggu tergantung suhu dan kelembapan di rumah Anda.
  • Musim gugur dan dingin: Kurangi perendaman menjadi sekali setiap 10-14 hari karena suhu yang lebih dingin memperlambat penguapan dan lumut menahan kelembapan lebih lama.
  • Penyemprotan harian: Semprotkan kabut halus pada daun sekali sehari jika kelembapan ruangan turun di bawah 50%, yang sering terjadi di ruangan berpenghangat saat musim dingin.

Pemberian Makan dan Pupuk

  • Formula: Gunakan pupuk cair seimbang 1:1:1 yang diencerkan setengah dosis untuk menghindari kerusakan pada daun dan sistem akar yang sensitif.
  • Frekuensi: Beri pupuk sebulan sekali selama musim tumbuh aktif dari April hingga September dan hentikan pemberian pupuk sepenuhnya di akhir musim gugur dan musim dingin.
  • Aplikasi: Tambahkan pupuk yang sudah diencerkan ke air rendaman agar akar dan lumut menyerap nutrisi secara merata tanpa terbuang sia-sia.

Suhu dan Kelembapan

  • Rentang ideal: Jaga tanduk rusa Anda pada suhu 60-80°F (15-27°C) untuk pertumbuhan terbaik dan hindari hembusan udara dingin dari jendela atau pintu luar.
  • Target kelembapan: Pertahankan setidaknya kelembapan 50% di sekitar tanaman dengan menggunakan nampan kerikil, humidifier, atau mengelompokkannya dekat tanaman tropis lain.
  • Penyesuaian musiman: Penghangat ruangan mengeringkan udara dengan cepat di musim dingin, jadi tingkatkan penyemprotan dan pertimbangkan memindahkan tanaman ke kamar mandi yang uapnya meningkatkan kelembapan.

Satu hal yang sering membingungkan pemilik baru adalah daun perisai cokelat di pangkal tanaman. Daun pipih dan bulat ini berubah seperti kertas dan cokelat seiring waktu. Itu normal dan sehat. Mereka melindungi akar dan menangkap bahan organik yang terurai menjadi makanan bagi tanaman. Jangan pernah mencabutnya.

Gunakan panduan perawatan tanduk rusa ini sepanjang musim dan tanaman Anda akan memberikan imbalan berupa daun dramatis yang semakin besar setiap tahun. Tingkatkan air dan pupuk saat musim semi tiba. Kurangi keduanya saat musim gugur datang. Anda akan menemukan ritmenya menjadi kebiasaan setelah satu siklus penuh. Tanaman Anda akan menunjukkan apa yang dibutuhkannya melalui warna dan kekencangan daunnya.

Baca artikel lengkap: Paku Tanduk Rusa: 8 Spesies, Cara Menempel, dan Perawatan

Lanjutkan membaca