Anda bisa menjaga tanaman tetap tersiram saat bepergian dengan tiga metode terbukti. Gunakan pot siram otomatis, sistem sumbu buatan sendiri, dan kelompokkan tanaman di tempat lembap. Ketiganya bisa mengatasi perjalanan mulai dari akhir pekan panjang hingga liburan dua minggu tanpa perlu meminta siapa pun datang. Kombinasikan ketiganya untuk hasil terbaik.
Saya menguji ini sebelum perjalanan 10 hari musim panas lalu. Pot siram otomatis saya diisi penuh di pagi hari keberangkatan. Tanaman tanpa reservoir dipindahkan ke bak mandi di atas nampan berisi kerikil basah. Menyiram tanaman saat liburan terdengar sulit, tetapi seluruh persiapan hanya memakan waktu sekitar 45 menit. Setiap tanaman terlihat sehat saat saya pulang. Kelompok di bak mandi bahkan menumbuhkan tunas baru berkat kelembapan ekstra.
Berapa lama pot siram otomatis Anda bertahan tanpa kehadiran Anda bergantung pada empat hal. Ukuran reservoir paling menentukan karena tangki 1 galon menampung dua kali lipat dari yang setengah galon. Tanaman besar minum lebih cepat, jadi pakis besar menguras tangki lebih cepat dari pothos kecil. Ruangan panas mempercepat kehilangan air melalui daun. Kelembapan rendah membuat permukaan tanah lebih cepat kering. Tanaman hias berukuran sedang di pot standar bisa bertahan 10 hingga 14 hari di ruangan sejuk.
NC State Extension merekomendasikan penambahan sekitar 2,5 cm mulsa di atas setiap pot sebelum Anda pergi. Langkah sederhana ini mengurangi penguapan permukaan dan memperpanjang waktu antar pengisian beberapa hari. Serbuk kulit kayu atau sabut kelapa cocok untuk ini. Mulsa menahan kelembapan di permukaan tanah alih-alih membiarkannya menguap ke udara, yang memberi tanaman Anda waktu ekstra selama Anda bepergian.
Isi Semua Reservoir
- Waktu: Isi penuh setiap pot siram otomatis di pagi hari keberangkatan agar setiap reservoir mulai dengan kapasitas penuh.
- Cara: Tuangkan air ke tabung pengisi sampai mencapai lubang overflow, lalu hentikan dan biarkan mengendap beberapa menit.
- Rencana cadangan: Untuk pot tanpa reservoir, siram secara menyeluruh dan letakkan tatakan di bawahnya untuk menampung kelebihan air.
Tambahkan Mulsa dan Kurangi Cahaya
- Penutup permukaan: Taburkan 2,5 cm mulsa di atas setiap pot untuk mengurangi penguapan dan menjaga zona akar tetap sejuk selama Anda pergi.
- Penyesuaian cahaya: Pindahkan tanaman menjauhi jendela menghadap selatan agar mendapat cahaya terang tidak langsung, bukan sinar matahari langsung yang panas.
- Kontrol suhu: Turunkan termostat ke sekitar 18°C (65°F) untuk memperlambat transpirasi di semua tanaman Anda.
Kelompokkan Tanaman untuk Kelembapan
- Penempatan: Kumpulkan tanaman tanpa reservoir di atas nampan berisi kerikil basah di kamar mandi atau dapur yang cenderung lebih lembap.
- Jarak: Letakkan tanaman berdekatan tapi tidak bersentuhan agar udara tetap mengalir di antaranya, yang mencegah pertumbuhan jamur pada daun.
- Peningkatan kelembapan: Tanaman yang dikelompokkan menciptakan mikroklimat yang memperlambat kehilangan kelembapan dari setiap pot.
Sistem sumbu buatan sendiri sangat efektif untuk pot yang tidak memiliki reservoir bawaan. Potong sehelai kain katun, tanam salah satu ujungnya sedalam lima sentimeter ke dalam tanah, dan celupkan ujung lainnya ke dalam toples berisi air di samping pot. Kain tersebut menarik air ke atas melalui aksi kapiler dan menyalurkannya langsung ke zona akar. Satu toples berukuran satu liter bisa menjaga tanaman kecil hingga sedang selama sekitar satu minggu tergantung kondisi.
Anda bisa menjaga tanaman tetap hidup saat liburan tanpa alat canggih atau bantuan teman. Isi reservoir, tambahkan mulsa, jauhkan tanaman dari sinar matahari langsung, dan kelompokkan untuk kelembapan bersama. Turunkan juga termostat beberapa derajat. Kelima langkah ini memakan waktu kurang dari satu jam dan menjaga tanaman Anda bertahan hingga dua minggu di sebagian besar rumah.
Baca artikel lengkap: Pot Siram Otomatis: Panduan Lengkap