Bagi kebanyakan orang, yarrow berbahaya jika disentuh bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan. Anda bisa memegang tanaman ini tanpa masalah dalam sebagian besar kasus. Tapi jika Anda memiliki kulit sensitif, yarrow bisa menyebabkan ruam yang disebut dermatitis kontak. Senyawa dalam tanaman bernama alpha-peroxyachifolid bertindak sebagai pemicu kulit bagi sebagian orang. Peluang Anda mengalami masalah cukup rendah, tapi Anda tetap harus tahu apa yang perlu diwaspadai di kebun Anda.
Dari pengalaman saya, saya sudah menanam yarrow selama bertahun-tahun. Saya memegangnya sepanjang musim panas saat memangkas bunga layu dan membagi rumpun. Kulit saya tidak pernah bermasalah dengan tanaman ini. Tapi saya pernah bertemu penanam lain yang mengalami ruam merah dan gatal setelah menyentuh batangnya hanya beberapa menit. Perbedaannya tergantung pada jenis kulit Anda sendiri dan apakah Anda bereaksi terhadap famili tanaman tertentu. Saya mencoba trik tes pergelangan tangan pada diri sendiri bertahun-tahun lalu dan tidak ada masalah sama sekali, tapi itu tidak akan berlaku untuk semua orang yang membaca ini.
Tinjauan tahun 2023 oleh Farasati Far menemukan bahwa dermatitis kontak yarrow adalah efek samping nomor satu yang terkait dengan tanaman ini. Studi tersebut menunjuk pada kelas bahan kimia yang disebut sesquiterpene lactone sebagai penyebabnya. Senyawa-senyawa ini terdapat dalam getah dan jaringan daun tanaman. Ketika menyentuh kulit Anda cukup lama, mereka bisa memicu respons imun yang muncul sebagai kemerahan, benjolan, dan rasa gatal.
Risiko Anda meningkat jika Anda sudah bereaksi terhadap tanaman lain dalam famili Asteraceae atau famili bunga aster. Ragweed, marigold, dan krisan semuanya termasuk dalam kelompok yang sama. Jika salah satu dari tanaman tersebut membuat kulit Anda gatal atau hidung Anda berair, Anda harus ekstra hati-hati di sekitar yarrow. Tubuh Anda mungkin bereaksi silang karena tanaman-tanaman ini memiliki senyawa terkait yang memicu jalur imun yang sama.
Reaksi kulit yarrow cenderung muncul sebagai bercak merah dan gatal di area yang menyentuh tanaman. Anda mungkin melihat benjolan kecil atau lepuhan dalam kasus yang parah. Ruam bisa muncul dalam waktu beberapa jam hingga satu hari penuh setelah kontak. Sebagian besar kasus sembuh sendiri dalam satu hingga dua minggu jika Anda menjauhi tanaman tersebut. Jaga area tersebut tetap bersih dan jangan digaruk, meskipun Anda sangat ingin melakukannya.
Hari yang panas membuat risikonya lebih besar untuk kulit Anda. Panas menyebabkan tanaman mengeluarkan lebih banyak getah, dan pori-pori Anda terbuka lebih lebar dalam kehangatan. Kombinasi itu berarti senyawa meresap ke kulit Anda lebih cepat dan lebih dalam dibandingkan pada hari yang sejuk. Jika Anda berencana memangkas atau membagi yarrow, pilih pagi yang sejuk saat Anda dan tanaman sama-sama lebih tenang. Jam-jam awal memberi Anda waktu teraman untuk bekerja tanpa risiko ruam.
Berikut beberapa langkah sederhana untuk menjaga kulit Anda tetap aman. Kenakan sarung tangan berkebun setiap kali Anda memangkas, memotong, atau membagi yarrow. Cuci tangan dan lengan Anda dengan sabun dan air segera setelah selesai bekerja dengan tanaman. Jika Anda belum pernah menyentuh yarrow sebelumnya, lakukan tes cepat terlebih dahulu. Gosokkan daun kecil di bagian dalam pergelangan tangan Anda dan tunggu 24 jam untuk melihat apakah kulit Anda bereaksi.
Jika Anda melihat reaksi kulit yarrow yang menyebar melampaui area kontak atau memburuk setelah beberapa hari, temui dokter Anda. Sebagian besar kasus tetap ringan dan Anda bisa mengobatinya dengan krim yang dijual bebas di rumah. Tapi flare dermatitis kontak yarrow yang parah membutuhkan perawatan medis agar sembuh dengan benar. Dengan kebiasaan yang tepat, Anda bisa menanam dan menikmati yarrow di kebun tanpa masalah kulit sama sekali. Sedikit kehati-hatian sangat membantu menjaga tangan dan lengan Anda tetap nyaman saat bekerja dengan tanaman ini.
Baca artikel lengkap: Panduan Tanaman Yarrow untuk Setiap Taman