Apakah tanaman jade membutuhkan sinar matahari langsung?

picture of Benjamin Miller
Benjamin Miller
Diterbitkan:
Diperbarui:

Ya, tanaman jade Anda membutuhkan sinar matahari langsung selama 4 hingga 6 jam setiap hari agar tumbuh tebal dan kompak. Tanpa cukup sinar, jade Anda akan memanjang dan kehilangan bentuk kokoh yang membuat sukulen ini begitu menarik di kusen jendela atau meja.

Memahami kebutuhan cahaya tanaman jade membantu Anda memilih tempat yang tepat sejak awal. Saya menguji ini sendiri dengan meletakkan tiga stek jade dari tanaman induk yang sama di jendela berbeda di rumah saya. Yang di jendela menghadap selatan tumbuh rapat dan kompak dengan batang tebal. Jade di jendela menghadap timur tumbuh baik tapi sedikit lebih lambat. Yang saya taruh di rak menghadap utara berubah jadi tanaman memanjang berantakan dalam empat bulan.

Jendela menghadap selatan memberikan cahaya terkuat untuk jade di kebanyakan rumah. Jika Anda tinggal di apartemen dengan pilihan jendela terbatas, bahkan tempat terang menghadap timur sudah cukup baik untuk sukulen tangguh ini. Kuncinya adalah meletakkan jade Anda dalam jarak dua kaki dari kaca di mana cahaya paling kuat. Setiap kaki Anda menjauh dari jendela, cahaya yang diterima tanaman berkurang sangat banyak.

Pertumbuhan memanjang itu punya nama. Disebut etiolasi, dan terjadi ketika tanaman Anda tidak mendapat cukup cahaya. Batang menjadi panjang dan tipis saat jade meraih ke arah sumber cahaya terdekat. Daun menyebar dan berjarak jauh satu sama lain di sepanjang cabang. Begitu jade Anda sudah memanjang seperti ini, bagian yang sudah meregang tidak bisa dikembalikan. Anda hanya bisa memangkasnya dan memberikan cahaya lebih baik ke depannya.

Penn State Extension merekomendasikan 4 jam atau lebih sinar matahari langsung untuk tanaman jade. SDSU Extension menyarankan 6 jam cahaya tidak langsung juga bisa jika sinar langsung tidak tersedia. Tanaman jade dengan cahaya terang akan membalas Anda dengan daun gemuk dan berkilau yang tampak seperti batu hijau yang dipoles. Jika rumah Anda tidak mendapat cukup cahaya alami, lampu tumbuh yang menyala 12 jam sehari ditempatkan sekitar 6 inci di atas tanaman bisa mengatasinya dengan baik.

Saya membuat kesalahan besar dengan jade pertama saya dengan langsung meletakkannya di bawah sinar sore yang terik setelah berbulan-bulan hidup di sudut gelap. Dalam seminggu, bercak cokelat hangus muncul di beberapa daun. Solusinya sederhana tapi butuh kesabaran. Pindahkan jade Anda lebih dekat ke jendela yang cerah secara bertahap selama 2 hingga 3 minggu, bukan sekaligus. Mulai dengan satu jam sinar pagi dan tambahkan sekitar 30 menit setiap beberapa hari sampai tanaman menyesuaikan diri.

Sinar pagi dari jendela menghadap timur paling cocok untuk kebanyakan tanaman jade dalam ruangan karena cahayanya cukup kuat tanpa panas terik sinar sore. Jika Anda hanya punya jendela menghadap barat atau selatan, tirai tipis bisa menyaring intensitasnya saat jam-jam puncak. Perhatikan daun jade Anda untuk mengetahui kondisi cahayanya. Daun yang kencang dan hijau tua berarti tingkat cahaya sudah tepat. Tepian daun merah atau ungu sering menandakan tanaman mendapat sinar kuat, yang tidak masalah selama tidak ada luka bakar.

Putar tanaman jade Anda seperempat putaran setiap minggu agar semua sisi mendapat cahaya merata. Ini mencegah pertumbuhan tidak seimbang di mana satu sisi memanjang ke arah jendela sementara sisi lainnya tetap kompak. Jade Anda akan tumbuh dengan bentuk yang jauh lebih seimbang dan menarik dengan satu kebiasaan kecil ini.

Baca artikel lengkap: Panduan Perawatan Tanaman Jade untuk Pemula

Lanjutkan membaca