Apakah monstera lebih suka pot dalam atau lebar?

picture of Julia Anderson
Julia Anderson
Diterbitkan:
Diperbarui:

Saat memilih antara pot dalam atau lebar untuk Monstera, pilih wadah yang sedikit lebih lebar daripada dalamnya. Monstera menyebarkan akarnya ke samping daripada mendorongnya lurus ke bawah, jadi lebar memberikan lebih banyak ruang tumbuh yang bisa digunakan. Pastikan pot apa pun yang Anda pilih memiliki setidaknya satu lubang drainase di bagian bawah.

Saya mempelajari ini melalui coba-coba dengan Thai Constellation saya sendiri. Repotting pertama saya menggunakan wadah keramik tinggi dan sempit karena terlihat bagus di rak saya. Dalam beberapa bulan tanaman mulai miring ke satu sisi dan akarnya berputar di bagian bawah alih-alih menyebar. Ketika saya memindahkannya ke pot nursery yang lebih lebar, akar menyebar ke segala arah dalam hitungan minggu. Tanaman berdiri lebih tegak dan mengeluarkan dua daun baru di bulan pertama setelah pergantian. Pot lebar memberikan ruang lateral yang dibutuhkan tanaman ini.

Biologi akar Monstera menjelaskan mengapa lebar itu penting. Tanaman ini adalah hemi-epifit, yang berarti ia tumbuh baik di tanah maupun di permukaan lain di habitat alaminya. Akar tanahnya menyebar secara horizontal untuk mengumpulkan nutrisi dan air dari area yang luas. Akar aerialnya menangani pekerjaan vertikal, mencengkeram batang pohon atau tiang lumut untuk penyangga. Pot lebar membiarkan akar tanah melakukan tugasnya sementara akar aerial mengurus pemanjatan. Pot dalam yang sempit memaksa akar ke pola yang tidak alami dan membuang ruang di bagian bawah yang tidak akan digunakan tanaman.

Data dari Missouri Botanical Garden menunjukkan bahwa Monstera dalam ruangan bisa mencapai tinggi 6 hingga 8 kaki (1,8-2,4 m) dengan rentang 6 hingga 10 kaki (1,8-3 m). Rentang yang mengesankan itu dimulai dari sistem akar. Akar membutuhkan ruang untuk berkembang sebanding dengan apa yang terjadi di atas garis tanah. Akar yang sempit menyebabkan pertumbuhan lebih lambat, daun lebih kecil, dan tanaman yang tumbang karena basisnya tidak mampu menopang bobotnya.

Pot Terakota

  • Aliran udara: Dinding tanah liat yang berpori memungkinkan udara mencapai akar dan membantu kelembapan berlebih menguap, yang mengurangi risiko busuk akar pada Monstera Anda.
  • Keunggulan bobot: Terakota yang berat menambah stabilitas untuk menjaga Monstera tinggi agar tidak terjungkal, menjadikannya pilihan solid untuk tanaman yang lebih besar.
  • Kecepatan pengeringan: Tanah mengering lebih cepat di terakota, jadi Anda akan lebih sering menyiram tetapi memiliki risiko penyiraman berlebih yang jauh lebih rendah.

Pot Nursery Plastik

  • Retensi kelembapan: Plastik menahan air lebih lama daripada tanah liat, yang cocok jika Anda cenderung lupa jadwal penyiraman atau sering bepergian.
  • Visibilitas akar: Pot plastik bening memungkinkan Anda melihat kesehatan akar tanpa mengeluarkan tanaman, sehingga Anda bisa mendeteksi masalah sebelum menjadi parah.
  • Biaya dan bobot: Jauh lebih murah dan ringan daripada pilihan keramik, menjadikannya praktis untuk Monstera besar yang perlu sering direpotting.

Pot Keramik Berglasir

  • Daya tarik visual: Pot berglasir hadir dalam beragam warna dan gaya yang cocok dengan dekorasi rumah apa pun, menjadikan Monstera Anda sebagai elemen desain.
  • Masalah drainase: Banyak pot keramik tidak memiliki lubang drainase, jadi Anda harus mengebornya sendiri atau menggunakan pot tersebut sebagai penutup dekoratif saja.
  • Faktor bobot: Keramik yang berat menambah stabilitas yang baik untuk tanaman tinggi tetapi membuat pemindahan dan repotting jauh lebih sulit seiring pertumbuhan Monstera Anda.

Pot terbaik untuk Monstera tergantung pada kebiasaan penyiraman dan kondisi rumah Anda. Untuk ukuran wadah repotting Monstera, ikuti aturan 2 inci (5 cm). Pilih pot yang berdiameter 2 inci lebih lebar dari pot saat ini. Lebih besar dari itu menyisakan terlalu banyak tanah basah di sekitar akar, yang mengundang pembusukan. Lebih kecil menghimpit akar dan menghambat pertumbuhan. Periksa apakah akar muncul dari lubang drainase atau berputar di permukaan. Kedua tanda itu berarti tanaman Anda siap untuk naik ukuran.

Repotting Monstera Anda di musim semi atau awal musim panas saat tanaman tumbuh cukup cepat untuk mengisi ruang baru dengan akar. Siram sehari sebelum repotting untuk mengurangi stres transplantasi. Letakkan tanaman pada kedalaman yang sama seperti di pot lama dan isi sekelilingnya dengan tanah yang chunky dan drainasenya baik. Siram dengan baik setelah repotting. Lalu tunggu seminggu sebelum menyiram lagi agar akar bisa menyesuaikan diri.

Baca artikel lengkap: Panduan Monstera Thai Constellation

Lanjutkan membaca