Apakah lilac beracun untuk hewan peliharaan?

picture of Liu Xiaohui
Liu Xiaohui
Diterbitkan:
Diperbarui:

Apakah lilac beracun untuk hewan peliharaan? Tidak. Lilac kebun umum (Syringa vulgaris) tidak termasuk dalam daftar tanaman beracun untuk anjing, kucing, atau kuda. Hewan peliharaan Anda bisa mencium, bergesekan, bahkan menggigit-gigit daun atau bunga lilac tanpa risiko keracunan serius.

Saat pertama kali menanam lilac di halaman, saya khawatir kedua anjing saya akan mengunyahnya. Selama tiga tahun terakhir, kedua anjing itu berguling-guling di bawah semak, mencium bunga yang rendah, dan mengunyah daun yang jatuh. Tidak ada satu pun yang pernah sakit karenanya. Dari pengalaman saya, hewan peliharaan dan lilac bisa berbagi halaman yang sama tanpa masalah.

Namun, keamanan lilac untuk hewan peliharaan memang agak rumit di satu hal. Anda perlu tahu perbedaan antara lilac asli dan tanaman yang mirip. Lilac asli termasuk genus Syringa dan aman. Tapi pohon lilac Persia (Melia azedarach) adalah tanaman yang berbeda dengan nama serupa. Tanaman penipu ini menghasilkan buah beri kuning kecil yang sangat beracun untuk anjing, kucing, dan kuda. Buah beri ini mengandung senyawa yang bisa menyebabkan kejang bahkan kematian pada hewan peliharaan.

Lilac Syringa asli Anda tidak akan meracuni hewan peliharaan. Namun, memakan tanaman apa pun dalam jumlah banyak bisa membuat perut anjing atau kucing terganggu. Anjing yang mengunyah tumpukan besar daun lilac mungkin muntah atau mengalami feses encer selama satu hari. Ini terjadi karena perut hewan peliharaan tidak dirancang untuk memproses bahan tanaman dalam jumlah besar. Hal yang sama terjadi saat anjing makan rumput atau tanaman kebun lainnya dalam jumlah banyak.

Hindari Pestisida Keras

  • Mengapa penting: Semprotan kimia pada dedaunan lilac jauh lebih berbahaya bagi hewan peliharaan daripada tanamannya sendiri.
  • Alternatif aman: Gunakan minyak neem atau sabun insektisida sebagai pengganti bahan kimia keras jika hama menyerang semak Anda.
  • Tips waktu: Aplikasikan perawatan apa pun di sore hari saat hewan peliharaan Anda di dalam rumah agar mengering sebelum keesokan harinya.

Perhatikan Perilaku Tidak Biasa

  • Tanda yang harus diperiksa: Perhatikan air liur berlebihan, muntah berulang, atau lesu jika hewan peliharaan Anda memakan banyak tanaman apa pun.
  • Tindakan cepat: Hubungi dokter hewan atau hotline ASPCA Poison Control jika gejala berlangsung lebih dari beberapa jam.
  • Catat: Tulis tanaman apa yang dimakan hewan peliharaan Anda dan berapa banyak agar dokter hewan mendapat informasi akurat untuk penanganan.

Verifikasi Spesies Tanaman Anda

  • Ciri lilac asli: Syringa vulgaris memiliki daun berbentuk hati, bunga ungu atau putih yang harum, dan tumbuh dengan banyak batang.
  • Penipu beracun: Melia azedarach menghasilkan buah beri kuning kecil dan memiliki daun majemuk seperti bulu yang terlihat sangat berbeda.
  • Minta bantuan: Bawa sampel daun ke pusat taman lokal untuk identifikasi jika Anda tidak yakin tanaman mana yang Anda miliki.

Jaga agar tanah di bawah lilac Anda bersih dari buah jatuhan tanaman lain di sekitarnya. Lilac asli tidak menghasilkan buah beri, tetapi semak tetangga mungkin menjatuhkan buah beracun di bawah kanopi lilac. Anjing Anda bisa menemukan dan memakan buah beri tersebut saat bermain dekat lilac. Pemeriksaan cepat di tanah setiap minggu selama musim berbuah menjaga area tetap aman.

Intinya, lilac aman untuk anjing dan kucing, jadi Anda tidak perlu khawatir soal kebun. Tanam lilac Syringa asli, hindari semprotan beracun, dan awasi hewan peliharaan yang memperlakukan kebun Anda seperti prasmanan. Anda bisa menikmati bunga lilac setiap musim semi dengan tenang karena teman berbulu Anda aman di sekitarnya.

Baca artikel lengkap: Panduan Perawatan dan Cara Menanam Semak Lilac

Lanjutkan membaca