Apakah kroton tanaman indoor yang bagus?

picture of Kiana Okafor
Kiana Okafor
Diterbitkan:
Diperbarui:

Ya, tanaman croton dalam ruangan adalah pilihan yang sangat baik untuk rumah Anda jika Anda bisa memberikan cahaya terang dan kelembapan yang memadai. Hanya sedikit tanaman hias yang bisa menandingi perpaduan warna merah, oranye, kuning, dan hijau pada daun croton. Tanaman tropis ini menghadirkan warna yang sulit ditandingi oleh kebanyakan tanaman dalam ruangan.

Saya membawa pulang tanaman croton pertama saya sekitar empat tahun lalu dan meletakkannya di samping jendela menghadap selatan. Dalam beberapa bulan, daunnya berubah menjadi merah pekat dan oranye tua yang membuat semua tanaman hijau di rak terlihat kalah. Teman-teman terus bertanya tentang tanaman ini karena dedaunannya langsung menarik perhatian dari seberang ruangan.

Croton cocok untuk dalam ruangan karena ukurannya tetap terkendali. Sebagian besar varietas hanya tumbuh setinggi sekitar 3 kaki (91 sentimeter) dalam pot. Kultivar Petra mempertahankan warnanya di bawah cahaya dalam ruangan lebih baik daripada banyak jenis lainnya. UF/IFAS Extension menyebut Petra sebagai salah satu pilihan terbaik untuk penanam rumahan yang menginginkan dedaunan berwarna cerah.

Penempatan adalah hal terpenting untuk tanaman ini. Letakkan croton Anda di dekat jendela menghadap selatan atau barat yang mendapat enam jam atau lebih cahaya terang setiap hari. Jaga suhu ruangan antara 60 dan 85°F (15 hingga 29°C) dan Anda akan terhindar dari kerontokan daun yang menakutkan banyak pemilik baru. Hembusan udara dingin dari jendela atau ventilasi AC akan membuat tanaman stres dengan cepat, jadi pilih tempat yang jauh dari aliran udara langsung.

Cahaya Terang yang Konsisten

  • Kebutuhan harian: Croton Anda membutuhkan setidaknya 6 jam cahaya terang untuk mempertahankan warna daun cerah yang menjadi alasan Anda membelinya.
  • Jendela terbaik: Jendela menghadap selatan dan barat memberikan paparan cahaya terkuat untuk croton dalam ruangan sepanjang tahun.
  • Peringatan cahaya rendah: Tanpa cahaya yang cukup, daun akan memudar kembali menjadi hijau polos dan tanaman akan mulai menggugurkan dedaunan dalam hitungan minggu.

Kelembapan di Atas 50 Persen

  • Kisaran target: Jaga kelembapan pada 50% atau lebih tinggi di sekitar croton Anda untuk mencegah tepi daun menjadi kering dan renyah.
  • Solusi cepat: Kelompokkan croton Anda dengan tanaman hias lain atau letakkan di atas nampan kerikil berisi air untuk meningkatkan kelembapan udara.
  • Masalah musim dingin: Pemanas ruangan menurunkan kelembapan hingga 20-30% di banyak rumah, jadi penyemprotan atau humidifier kecil membantu selama bulan-bulan dingin.

Perlindungan dari Hembusan Udara

  • Penurunan suhu: Bahkan paparan singkat terhadap hembusan udara dingin di bawah 60°F (15°C) memicu kerontokan daun akibat stres pada croton.
  • Penyebab umum: Ventilasi AC, jendela berangin, dan pintu luar mengarahkan udara dingin langsung ke tanaman Anda saat pergantian musim.
  • Tempat yang stabil: Pilih satu lokasi terang dan biarkan croton Anda di sana karena memindahkannya juga menyebabkan kerontokan daun akibat guncangan lingkungan.

Penyiraman cukup mudah begitu Anda menemukan ritmenya. Periksa satu inci teratas tanah dengan jari Anda dan siram hanya jika terasa kering. Busuk akar akibat penyiraman berlebihan membunuh lebih banyak croton daripada kekeringan, jadi lebih baik condong ke sisi kering saat Anda ragu. Beri pupuk cair seimbang sebulan sekali selama musim semi dan musim panas untuk mendukung pertumbuhan baru.

Menanam croton di dalam ruangan membutuhkan perhatian lebih dibandingkan pothos atau lidah mertua, tetapi hasilnya sepadan dengan usahanya. Percikan warna tropis di pagi hari yang mendung bisa mengangkat suasana hati Anda. Berikan croton Anda cahaya, kehangatan, dan kelembapan yang dibutuhkannya dan tanaman ini akan membalas Anda dengan dedaunan memukau selama bertahun-tahun.

Baca artikel lengkap: Panduan Tanaman Kroton: Varietas, Warna, dan Perawatan

Lanjutkan membaca