Apakah croton beracun bagi manusia? Ya, tetapi pada tingkat keparahan rendah. Getah putih susunya menyebabkan iritasi kulit ringan saat bersentuhan. Anda tidak perlu panik karena memilikinya di rumah. Cukup tangani dengan hati-hati saat memangkas dan mengganti pot agar semua orang tetap aman.
Saya menemukan ini saat memangkas croton saya tanpa sarung tangan untuk pertama kalinya. Setetes getah jatuh ke lengan bawah saya dan dalam sepuluh menit saya merasakan gatal ringan dan melihat bercak merah. Saya mencucinya dengan sabun dan air hangat. Iritasinya hilang dalam satu jam. Bukan reaksi serius, tetapi hal itu mengajarkan saya untuk selalu memakai sarung tangan.
NC State Extension menyebut senyawa beracun dalam getah croton sebagai ester diterpen. Mereka menilai tingkat keparahan racunnya Rendah. Artinya menyebabkan ketidaknyamanan tetapi tidak membahayakan secara serius dalam kebanyakan kasus. Setiap bagian tanaman mengandung senyawa ini. Daun, batang, akar, dan biji semuanya mengandungnya. Apakah tanaman croton beracun? Ya, tetapi risikonya tetap rendah dengan langkah-langkah sederhana.
Sebuah studi tahun 2021 oleh Njoya et al. menemukan bahwa croton hias mengandung ester forbol dalam getahnya. Senyawa ini memicu reaksi kulit saat getah mengenai kulit telanjang. NC State juga memperingatkan bahwa iritasi getah croton berkisar dari kemerahan singkat hingga ruam setelah kontak berulang. Getah ini juga menodai kain secara permanen, jadi kenakan pakaian lama saat Anda memangkas.
Kekhawatiran terbesar adalah pada anak kecil dan hewan peliharaan yang mungkin mengunyah daun. Memakan daun croton menyebabkan nyeri mulut, mual, dan gangguan perut. Rasa pahit getahnya membuat kebanyakan anak tidak makan banyak. Tetap saja, Anda harus menanggapinya dengan serius dan menghubungi Pusat Racun jika hal itu terjadi.
Keamanan saat Memangkas dan Mengganti Pot
- Pakai sarung tangan: Gunakan sarung tangan sekali pakai atau sarung tangan berkebun setiap kali Anda memotong batang, membuang daun, atau menangani bola akar saat mengganti pot.
- Lindungi pakaian: Getah susu menodai kain secara permanen, jadi kenakan kemeja lama atau celemek saat bekerja dengan croton Anda.
- Bersihkan alat setelahnya: Lap gunting pangkas Anda dengan alkohol gosok setelah memotong untuk menghilangkan residu getah sebelum menyimpannya.
Perlindungan Anak dan Hewan Peliharaan
- Ketinggian penempatan: Letakkan croton di rak tinggi atau di ruangan yang tidak bisa dijangkau oleh balita dan hewan peliharaan untuk daun atau dedaunan yang jatuh.
- Jika tertelan: Bilas mulut dengan air dan hubungi Pusat Racun di 1-800-222-1222 untuk panduan langkah selanjutnya.
- Perhatikan tanda-tanda: Ngiler, nyeri mulut, dan gangguan perut adalah gejala utama yang harus diperhatikan setelah anak mengunyah daun croton.
Tips Penanganan Sehari-hari
- Menyentuh daun: Daun yang utuh aman disentuh selama penyiraman dan pembersihan debu normal tanpa reaksi kulit apa pun.
- Setelah kontak: Cuci tangan Anda dengan sabun dan air setelah menangani batang yang patah atau daun yang rusak yang mengeluarkan getah.
- Aturan dapur: Jauhkan croton dari area persiapan makanan untuk menghindari kemungkinan getah mengenai makanan atau peralatan makan.
Jangan biarkan toksisitasnya membuat Anda takut untuk memiliki croton. Jutaan orang memelihara tanaman ini di rumah mereka tanpa masalah apa pun. Kuncinya adalah memakai sarung tangan saat memangkas, mencuci tangan setelah menangani batang yang dipotong, dan menjaga tanaman agar tidak terjangkau oleh anak-anak dan hewan peliharaan yang penasaran. Dengan kebiasaan sederhana ini, croton Anda sangat aman untuk dinikmati.
Baca artikel lengkap: Panduan Tanaman Kroton: Varietas, Warna, dan Perawatan