Apa saja masalah umum tanaman jade?

picture of Benjamin Miller
Benjamin Miller
Diterbitkan:
Diperbarui:

Masalah tanaman jade yang paling umum adalah busuk akar, pertumbuhan memanjang, daun rontok mendadak, serangan kutu putih, dan busuk lunak bakteri. Sebagian besar masalah ini berakar pada tiga penyebab sederhana: terlalu banyak air, terlalu sedikit cahaya, atau stres suhu. Perbaiki penyebabnya dan jade Anda akan pulih dari hampir semua masalah kecuali busuk lunak.

Saya pernah menghadapi masalah daun rontok yang membuat frustrasi pada tanaman jade di dapur saya musim dingin lalu. Setiap pagi daun berjatuhan dan saya menemukannya berserakan di sekitar pot. Saya memeriksa kelebihan air terlebih dahulu, tetapi tanahnya baik-baik saja. Penyebab sebenarnya ternyata kombinasi dari cahaya musim dingin yang minim dan angin dingin dari jendela terdekat yang insulasinya buruk. Memindahkan tanaman ke tempat yang lebih hangat dan terang menghentikan daun rontok dalam seminggu. Kebanyakan masalah tanaman jade punya penyebab yang jelas begitu Anda tahu di mana harus mencari.

Troubleshooting tanaman jade dimulai dengan pemeriksaan sederhana pada tiga hal. Pertama, rasakan daunnya. Daun lunak dan lembek berarti kelebihan air dan kemungkinan busuk akar. Daun berkerut dan mengkerut berarti tanaman butuh lebih banyak air. Kedua, periksa batangnya. Jika terasa lembek atau terlihat cokelat dan basah di bagian pangkal, busuk akar sudah terjadi dan Anda harus segera bertindak. Potong semua bagian yang busuk dengan pisau bersih, biarkan potongan mengering selama sehari, lalu tanam ulang di tanah kering yang baru. Ketiga, perhatikan pola pertumbuhannya. Batang panjang memanjang dengan jarak besar antar daun berarti jade Anda butuh lebih banyak cahaya.

Busuk Akar akibat Kelebihan Air

  • Tanda peringatan: Batang lembek di dekat permukaan tanah, daun kuning atau tembus cahaya, dan bau busuk dari pot saat Anda menyiram.
  • Solusi cepat: Keluarkan tanaman, potong semua akar cokelat yang lembek dengan gunting steril, biarkan mengering selama 24 jam, lalu tanam ulang di tanah kering yang baru.
  • Pencegahan: Hanya siram saat tanah bagian atas terasa kering dan selalu gunakan pot dengan lubang drainase agar air tidak menggenang di sekitar akar.

Pertumbuhan Memanjang

  • Tanda peringatan: Batang panjang dan tipis, jarak lebar antar pasangan daun, dan tanaman condong kuat ke arah jendela atau sumber cahaya terdekat.
  • Solusi cepat: Pangkas batang yang memanjang kembali ke ruas yang sehat dan pindahkan tanaman ke tempat dengan setidaknya 4 hingga 6 jam cahaya terang.
  • Pencegahan: Letakkan jade di dekat jendela menghadap selatan atau timur dan putar pot seperempat putaran setiap minggu untuk paparan cahaya merata.

Serangan Kutu Putih

  • Tanda peringatan: Gumpalan putih seperti kapas yang bersembunyi di ketiak daun, sepanjang batang, dan di bawah daun yang terlihat seperti potongan kecil kapas atau serat halus.
  • Solusi cepat: Oleskan setiap kutu putih dengan cotton bud yang dicelupkan ke alkohol gosok 70% dan ulangi setiap beberapa hari sampai habis.
  • Pencegahan: Periksa tanaman baru sebelum mendekatkannya ke jade Anda dan lap daun dengan kain lembap saat pemeriksaan bulanan.

Busuk Lunak Bakteri

  • Tanda peringatan: Bercak basah dan lembek yang menyebar cepat di batang dan daun disertai bau busuk yang semakin parah setiap hari.
  • Kenyataan pahit: SDSU Extension memperingatkan bahwa infeksi bakteri ini tidak bisa disembuhkan dan seluruh tanaman harus dibuang untuk melindungi tanaman di sekitarnya.
  • Pencegahan: Hindari kelebihan air, pastikan sirkulasi udara yang baik di sekitar tanaman, dan jauhkan air dari daun saat menyiram tanah.

Penn State Extension menunjukkan bahwa titik-titik putih kecil pada daun jade adalah hidatoda. Ini adalah pori alami yang digunakan tanaman untuk melepaskan mineral berlebih. Ini normal dan bukan tanda penyakit atau hama. Jangan menggosoknya atau mengobatinya dengan apapun. Banyak pemilik jade baru salah mengira titik-titik ini sebagai kutu putih atau pertumbuhan jamur.

Sebagian besar masalah tanaman jade bisa dicegah dengan rutinitas perawatan yang konsisten. Siram hanya saat tanah sudah kering. Berikan jade Anda banyak cahaya terang. Jaga suhu tetap stabil antara 60°F dan 75°F (15°C hingga 24°C). Periksa hama saat membersihkan daun bulanan. Kebiasaan sederhana ini mencegah 90% masalah yang dihadapi tanaman jade di dalam ruangan dan menjaga tanaman Anda tumbuh sehat selama bertahun-tahun.

Baca artikel lengkap: Panduan Perawatan Tanaman Jade untuk Pemula

Lanjutkan membaca