Apa nama pagar dari tiang-tiang kayu?

picture of Michael Sullivan
Michael Sullivan
Diterbitkan:
Diperbarui:

Pagar dari tiang pancang memiliki tiga nama utama. Tiang runcing tinggi yang dipasang rapat membentuk pagar palisade. Papan dengan ujung rata tanpa celah di antaranya membentuk pagar stockade. Tiang pendek berjarak dengan ujung dekoratif membentuk pagar picket. Nama berubah berdasarkan tinggi, jarak, dan bentuk tiangnya.

Saya pertama kali melihat pagar palisade asli di sebuah situs sejarah kolonial di Virginia beberapa tahun lalu. Mereka membangunnya dari tiang kayu oak yang dibelah tangan di sekeliling petak kebun. Pagar itu berdiri setinggi sekitar 9 kaki dan menghalangi semua pandangan. Pemandu bercerita bahwa pemukim membangun pagar ini untuk menghalau rusa dan ternak dari tanaman. Saya terus berpikir desain yang sama bisa diterapkan untuk kebun saya sendiri.

Pagar palisade memiliki sejarah terpanjang di antara ketiga jenis tersebut. Pemukiman kolonial Amerika membangunnya setinggi 8 hingga 10 kaki dari batang kayu runcing yang ditanam dalam ke tanah. Ujung runcing mencegah orang memanjatnya. Penghalang tinggi ini berfungsi sebagai pertahanan utama untuk seluruh pemukiman. Pagar palisade skala kebun tetap efektif menghalau rusa karena hewan tersebut tidak akan melompati dinding solid yang tidak bisa mereka lihat tembusnya.

Pagar Palisade

  • Rentang tinggi: Berdiri setinggi 6 hingga 10 kaki dengan ujung runcing atau lancip untuk keamanan kuat di sekeliling batas kebun.
  • Jarak tiang: Tiang dipasang rapat satu sama lain tanpa celah yang terlihat untuk menghalangi pandangan maupun akses masuk.
  • Penggunaan terbaik: Area kebun besar di mana rusa atau hewan besar menjadi ancaman utama bagi tanaman Anda.

Pagar Stockade

  • Rentang tinggi: Berdiri setinggi 5 hingga 8 kaki dengan ujung rata atau dog-ear dan papan dipasang rapat untuk privasi penuh.
  • Gaya papan: Menggunakan kayu olahan alih-alih tiang mentah untuk tampilan yang lebih rapi dan modern di halaman Anda.
  • Penggunaan terbaik: Kebun belakang rumah di mana Anda menginginkan perlindungan angin dan privasi dari tetangga sekaligus.

Pagar Picket

  • Rentang tinggi: Berdiri setinggi 3 hingga 4 kaki (0,9 hingga 1,2 meter) dengan tiang berjarak dan ujung dekoratif.
  • Jarak tiang: Celah antar picket memungkinkan aliran udara dan pandangan yang jelas sambil menandai garis kebun Anda.
  • Penggunaan terbaik: Batas kebun depan dan bedeng bunga di mana keindahan lebih penting daripada menghalau hama.

Pagar stockade menjadi populer di kawasan pinggiran kota Amerika pada 1950-an dan 1960-an. Pemilik rumah di lahan yang lebih kecil menginginkan privasi dari tetangga mereka. Pagar stockade menggunakan papan olahan alih-alih tiang mentah. Papan-papan dipasang rata sehingga Anda tidak bisa melihat tembusnya sama sekali. Pagar stockade modern bekerja baik untuk kebun yang membutuhkan perlindungan angin dan penyaring visual.

Setiap gaya memiliki peran berbeda dalam pengaturan kebun. Pagar palisade menghalau hewan besar dari petak yang lebih luas. Pagar stockade memberikan privasi dan menghalangi angin kencang. Pagar picket menambah daya tarik visual pada kebun depan dan bedeng bunga. Saya pernah melihat penekun kebun menggabungkan gaya juga. Seorang tetangga saya menggunakan picket 4 kaki di bagian depan dan bagian stockade 6 kaki di belakang tempat rusa masuk.

Pilih gaya pagar tiang pancang yang sesuai tujuan utama Anda. Pilih picket untuk keindahan, stockade untuk privasi, atau palisade untuk keamanan tinggi. Ketiganya memiliki desain dasar yang sama berupa tiang vertikal pada rel. Tinggi dan jarak yang Anda pilih menentukan apa yang bisa dilakukan pagar tersebut untuk kebun Anda.

Dari pengalaman saya, kebanyakan penekun kebun rumahan paling cocok dengan picket 4 kaki atau stockade 6 kaki tergantung tekanan hama mereka. Rusa membutuhkan penghalang yang lebih tinggi. Kelinci dan hewan kecil hanya butuh jarak rapat. Pikirkan apa yang ingin Anda halau sebelum memilih gaya. Pagar tiang pancang yang tepat menghemat uang dan masalah Anda sejak hari pertama.

Anda bisa membangun pagar tiang pancang jenis apa pun dari cedar, pinus, atau kayu daur ulang. Cedar paling awet tanpa pengawetan hingga 15 hingga 20 tahun. Pinus bertekanan lebih murah dan bertahan hampir sama lama berkat perlindungan kimianya. Pinus mentah lapuk dalam 3 hingga 5 tahun jadi hindari untuk tiang yang menyentuh tanah.

Baca artikel lengkap: Panduan Pagar Kebun untuk Setiap Halaman

Lanjutkan membaca